My Crazy Roommate

My Crazy Roommate
Anak Pungut


__ADS_3

Millie menjelaskan pada Ardy jika Jordan sudah bukanlah pribadi yang sama dengan yang diingatnya, dan Ardina adalah ibu kandung Ardy yang selama ini Jordan kurung demi melindunginya dari kejahatan keluarganya yang haus akan kekuasaan dinasti perusahaan turun temurun itu.


Namun kini berkat penggabungan kekuatan yang Ardy dan Jordan bangun, maka mereka bisa menyingkirkan para pengkudeta.


Perusahaan tetap di pegang oleh pemilik saham tertinggi, entah itu anggota keluarga maupun orang luar.


Sedikit demi sedikit ingatan Ardy kembali. Dia bahkan mempertanyakan keberadaan Amir sang ajudan.


"Dia sekarang jadi asisten pribadi kak Arsen. Lagian pulang kerja dia gak bisa kemana mana, sibuk ngurusin anak kembar 3 nya" jelas Millie kala Ardy menanyakan keberadaan Amir.


"Apa? kembar 3?" Ardy sedikitnya terkejut jika Amir ternyata sudah sold out dan punya anak lebih banyak darinya.


"Iya, makanya kita susul yok. Masa segitu segitu aja anak kita" ajak Millie menarik Ardy tanpa permisi pada kedua mertuanya.


"E eh, mau dibawa kemana lagi anak ibu?" sergah Ardina.


"Ya mau afdruk anak lah bu" jawab enteng Millie lantas meraih David dan memindahkannya ke kamar lalu kembali menarik Ardy ke kamar mereka.


"Afdruk? dasar Millie.. dipikir pas foto apa, 2x3 4 lembar" gerutu Ardina membuat Jordan terkekeh.


"Jangan iri dong sayang. Kita juga bisa" timpal Jordan menaik turunkan alisnya.


Pagi menyapa, namun para penghuni kamar tampak enggan menyingkap selimutnya.


Terutama pasangan pengantin yang baru bertemu kembali.


ting tong


Bel pintu berbunyi di pagi yang sejuk.


Berhubung kedua pasangan masih bergelung dengan selimut, David yang berinisiatif membukakan pintu karena para asisten sedang sibuk dengan pekerjaannya masing masing.


"Cayi syapa?" tanya David mengerutkan kening pada pasangan paruh baya yang bertamu.


"Halo anak manis, apa tuan David ada di rumah?" tanya pria paruh baya itu dengan ramah.


"David? apa aku mengenalmu, tuan?" lanjut David bingung. Seingatnya dia tak pernah bertemu dengan pasangan berparas bule seperti mereka.


"Ah, tidak tidak. Kita belum pernah berkenalan sebelumnya. Kami kemari mencari anak kami yang bernama David Michael. Kemarin dia meminta kami untuk datang kesini" jelas si pria.


"Tapi David nda kenal kalian. David juga bukan anak kalian, David anak momy cama dady" sanggah David sedikit berkaca kaca.

__ADS_1


Pasangan itu saling melirik dan mengerti jika bocah itu tengah kebingungan.


"Nak, bukan begitu. Begini, apa kami boleh tau namamu?" tanya Michael, ayah angkat Ardy.


"David Michael Wijaya" jawab David mantap. Bibir bawahnya sudah sedikit lebih maju karena menahan isakan.


"Ah, pantas saja. Kalau begitu, apa kami bisa bertemu orang tuamu?" tanya Michael akhirnya. Dia ingin mengkonfirmasi informasi yang anak angkat mereka sampaikan.


"Momy cama dady lagi bikin dede, nda boyeh diganggu" tukas David dengan polos membuat Maggie sang istri memijat pelipisnya.


"Ada siapa sayang?" seru Millie dari arah dalam.


Suara Millie membuat David langsung merangsek masuk kepelukan Millie.


"Momy momy.. David anak momy kan? David bukan anak pungut kan?" tanya David yang tiba tiba terisak.


Michael dan Maggie yang bisa mendengar keluhan bocah tampan itu menggaruk kepalanya merasa bersalah.


"Sayang, kenapa nanya kek gitu? ada siapa sebenarnya?" Millie lantas menggendong David dan menemui tamu yang belum dipersilahkan masuk itu.


"Halo, anda cari siapa ya?" tanya Millie.


Sedikit berantakan, muka bantal dan terlihat.. seksi. Meskipun mengenakan piyama panjang berbahan satin.


Maggie menyikut pinggang Michael, menyadarkannya dari lamunan.


"Ah, kami mencari anak angkat kami yang bernama David Michael. Kemarin-"


"Huaaaaa.... David anak momyyy..." tangisan David memotong ucapan mereka.


"Sayang, kenapa David nangis?" tanya Ardy menyusul sang istri yang terlihat berada di pintu ruang tamu.


"David, anakku.. Kami rindu nak.." seru Maggie merentangkan tangannya kala melihat Ardy mendekat.


"Dady bukan David namanya momy.. kenapa banyak cekali yang namanya David momyy..." protes David masih dengan tangisannya.


Ruang tamu kini dipenuhi dengan gelak tawa. Terlebih David yang menambah suasana ramai di rumah megah itu.


"Kalau dari awal saya tahu kalau dia anakmu, aku pasti sudah membawanya padamu" ucap Michael disela tawanya.


Ya, Michael dan Jordan ternyata saling mengenal.

__ADS_1


"Ya maklumlah. Sedari dulu anak ini sangat anti padaku. Syukurlah sekarang dia sudah ada pawang, jadi bisa dikendalikan" timpal Jordan.


"Tapi.. kalau Ardy sudah dinyatakan hilang, bukankah itu artinya kalian harus menikah lagi?" tanya Maggie.


"Ya ampun, kok ibu gak kepikiran ya. Berarti kalian kemaren kemaren.. zina dong" Ardina terkejut seraya menutup mulutnya.


"Ya ampun, bu. Gak usah kejauhan gitu mikirnya. Iya dinyatakan hilang, tapi Millie belum bikin surat kematian Ardy. Jadi masih sah bu, tenang aja" jawab Millie mantap.


Millie sangat berterimakasih pada pasangan itu karena telah menyelamatkan dan merawat sang suami.


Michael dan Maggie pun bersyukur karena mereka pun diakui sebagai orang tua angkat Ardy dan membolehkan David untuk sekali kali menginap bersama mereka dan ikut berlibur kala mereka tengah berkunjung ke Indonesia.


Terlebih Millie dinyatakan hamil lagi dan mengalami morning sicknes yang cukup parah pada trimester pertama.


Pasangan Michael-Maggie dengan senang hati membawa David ke negara mereka meski awalnya Ardina menolak.


Namun dengan bujukan Jordan yang turut mengajak Ardina liburan ke Amerika, akhirnya Ardina mengizinkan.


Millie melahirkan bayi kembar 2 berjenis kelamin laki laki dan perempuan.


Ardy tak mengijinkan Millie hamil lagi setelah melahirkan yang ke dua namun dobel ini.


Ardy tak mau Millie kesakitan karena mengandung dan melahirkan.


Merekapun akhirnya hidup dengan kebahagiaan yang sempurna.


Mereka bersyukur bisa melewati badai dalam hidup mereka, dan kini menikmati indahnya hidup.


...TAMAT...


TERIMAKASIH KEPADA PARA PEMBACA YANG TERUS MEMANTAU CERITA ARDY-MILLIE SAMPAI SELESAI.


TERIMAKASIH YANG SEBESAR-BESARNYA KEPADA PARA PENDUKUNG KARYA INI.


DAN MOHON MAAF JIKA CERITA DAN ALURNYA KURANG BERKENAN.


AUTHOR HARAP TIDAK MEMBERIKAN ULASAN NEGATIF MAUPUN BINTANG 1 JIKA TIDAK SUKA DENGAN KARYA INI.


BAGI YANG BARU NEMU KARYA AUTHOR DAN SUKA, SILAHKAN BACA KARYA YANG SEBELUMNYA DI BIO.


SAMPAI JUMPA DI KARYA BERIKUTNYA😉😘💓👋

__ADS_1


__ADS_2