My Love Story With 5 Men

My Love Story With 5 Men
Apakah ini sebuah tanda???


__ADS_3

Hari ketiga,


Kegiatan selanjutnya di pagi hari yaitu out bond, pasti sangat menyenangkan. Sayang sekali clara tidak bisa minggikuti kegiatan out bond, karena hari ketiga adalah gilirandia haris piket bersama 4 teman lainnya.


Kegiatan out bond berakhir tepat saat waktu makan siang. Banyak anak pramuka yang lalu lalang dengan keadaan basa kuyup, tapi di raut wajah mereka tidak terlihat lelah, yang clara lihat mereka semakin semangat. Ada yang melanjutkan main bola dan ada juga yang asik bercanda tawa tepat didepan tendanga. Kejadian yang tak disangka, saat clara memperhatikan orang-orang di sekelilingnya, dia tiba-tiba mendengar seseorang memaikan sebuah gitar.


Clara terus menerus bertanya dalam hati kecilnya, dari mana asal suara gitar yang dia dengar.


Ingin rasanya saat itu clara bertanya kepada orang yang berada di dekatnya tapi dia sendiri malu. Clara lebih memilih diam-diam mencari sendiri asal suara petikan gitar yang dia dengar.


Setelah mencari-carai, ternyata suara gitar itu berasa dari tenda junior yg laki-laki. Disana sebagian teman laki-laki baik itu yang junior maupun senior sedang asik bermain bola, tapi ada satu orang yang sedang asik dengan gitarnya sendiri. Mata clarapun terus tertuju padanya, entah kenapa dia terpaku diam membisu menatap wajah lelaki itu dari kejauhan.


*"Apakah dia laki-laki yang tadi malam??. (Jatungku berdetak lebih cepat tidak seperti biasanya ), ada apa dengan diriku...?" (Hati kecil clara terus berbicara dan bertanya pada dirinya sendiri).


"DOOORRRRRR".*


Clara benar-benar terpanah oleh lelaki itu, sampai-sampai dia tidak kaget saat putri, eny dan tia mencoba mengejutkannya.


Putry, eny dan tia mulai menaroh curiga pada sahabatnya itu,


"Clara....., kamu kenapa sih?, siang bolong malah benggong, kesurapan baru tau terasa lho?" ( sahut rny).


Clara sudah tdak bisa menyembunyikannya keanehan yang dia rasakan semenjak malam itu. Akhirnya dia memilih menceritakan ke sahabat-sahabtnya tentang kejadian yang terjadi malam itu.


Tepat pukul 08:00 malam, semua peserta pramuka berkumpul dilapangan. kegiatan selanjutnya yaitu semua anggota pramuka sambil mengengam tanggan mengelilingi api unggun sambil menyayikan beberapa sebuah lagu. Malam itu merupakan malam terakhir kegiatan pramuka, semua yang mengikuti kegiatan hari pramuka terlihat sangat jelas bahwa mereka sangat menikmati malam terkhir malam itu.


Pagi-pagi tenda-tenda mulai di bongkar, tatapan clara sesekali melirik ke arah tenda seniornya itu, akan tetapi dia tidak melihat sosok lelaki yang di carikannya. pada akhirnya clara menyerah, diapun berniat melupakan kejadiaan malam itu


Jam sudah menunjukan pukul 09:00 pagi. tidak ada yang membangunkan clara, mungkin karena orang tuaku tahu, kalau dia membutuhkan istirahat setelah pulang dari kegiatan pramuka.


Tiga hari lamanya clara tidak pernah keluar rumah. Selain membutuhkan istirahat, dia juga membutuhkan perawatan untuk kulitnya. Terlalu sering terpapar matahari saat mengikuti kegiatan pramuka, sehingga kondisinya kulitknya sedikit memerah, sehibga dia merasa kurang enak dilihat oleh matanya.


Seiring berjalannya waktu, hari libur clara tersisa tuju hari lagi. Semenjak selsai menggikuti keagitan pramuka clara, tia, eni dan putry tidak pernah berkumpul lagi. Akhirnya merekapun membuat rencana untuk menggunakan sisa hari libur untum berkumpul dirumahnya Putry besok harinya pada pukul 02:00 siang.


Keesokan harinya clara terbangun pukul 07:00 pagi. Kebiasaan pertama yang di lakukannya ketika bangun tidur, yaitu langsung mengecek posel yang berada tepat disebelahnya.

__ADS_1


Pagi itu sedikit membuat clara penasaran dengan lima panggilan tak terjawab, tapi nomor ponsel tersebut tidak dia kenal sama sekali.


Biasanya clara tidak terlalu mengubris jika ada panggilan dari nomor yang tidak dia kenal. Tapi karena ada lima panggilan tak terjawab, dengan nomor yang sama. Clara berpikir mungkin orang yang menghubungi dirinya itu ada seseorang yanh ingin mengatakan sesuatu yang penting yang ingin dibicarakan. Clarapun mencoba menghubungi nomor itu kembali, panggilan pertama tidak ada jawaban, sampai cobaan yanb ketiga kalinnya untuk menggubunggi nomor tersebut, tetap tak ada jawabannya sama sekali. Akhirnya Clara tidak ingin ambil pusing ataupun pensaaran dengan panggilan nomor baru tersebut. Clara berpikir, mungkin hanya orang iseng yang mencoba ingin mengerjai dirinya.


Kring-kring-kring, ponselku berbunyi.


Clara langsung menatap.layar ponselnya, ternyata panggilan masuk dari nomor tak di kenal itu menghubunginya kembali. Tanpa berpikir panjang dia langsung menjawab panggilan masuk diponselnya


"Hallo,maaf ini siapa ya?"


"Maaf mba, saharusnya aku yang bertanya anda siapa, barusan mbanya yang menelpon duluan."


Clara langsung sedikit kesel karena lelaki yang menelpon dirinya itu memanggil clara dengan sebutan mba-mba.


"Mba-mba, emangnya aku mba mu apa? . Sebelum ngomong lihat dulu faktanya, kamu yang duluan telpon aku, tepat pukul 11:47 malam tadi. Kamu tahu ngak jam segitu orang sudah tidur, ngapain kamu telpon aku. Asalkan kamu tahu saja, aku paling anti yang namanya diganggu oleh nomor ponsel yang tidak aku kenal sama sekali disaat jam aku sudah tidur."


Karena kesel, clara langsung


mematikan ponselnya.


Beberapa menit kemudian, nomor baru itu menggrimkan clara sebuah SMS.


clara mencoba membalas SMS lelaki yang tidak di kenalnya itu, ketima clara membalas dan bertanya tentang siapa nama teman lelakinya itu, sontak clara langsung teringat dan merasa tidak asing saat lelaki tersebut memberitahukan bahwa nama temannya itu namanya rehan


Ketika dia mendengar nama rehan, dia teringat salah satu temannya tyo yang merupakan mantan pertma clara namanya juga Rehan. Tapi clara berpikir, mungkin hanya kebetulan dengan nama yang sama dan tidak mungkin orang yang sama.


" Rehan???"


"Iya namanya Rehan, sekarang dia masih duduk dibangku kelas 3 SMP."


Clara mencoba menyebut ciri-ciri rehan yang juga merupakan temannya Tyo.


Sontak clara terkejut saat lelaki itu membernarkan bahwa rehan yang clara maksud sama persis dengan ciri-ciri yang clara sebutkan.


Clara semakin yakin, rehan yang dimaksud lelaki itu adalah temannya Tyo. Clara semakin penasaran, jika itu benar rehan yang dimaksudnya itu adalah temannya tyo, clara ingin tahh maksud rehan menelpon dirinya. Clara dan rehan pernah bertemu tiga kali saat dia masih pacaran dengan Tyo, setelah itu mereka tidak pernah bertemu lagi.

__ADS_1


Kring-kring-kring ponselnya clara berbunyi,


Terlalu banya berpikir dan bertanya pad dirinya sendiri, membuat clara lupa untuk membalas SMS dari lelaki tersebut. Sehinga lelaki tersebut kembali menghubungi clara. Clara langsung menggangkat panggilan masuk dari nomor baru itu lagi, clara mengira itu rehan ternyata itu tetap pemilik ponsel yang sebenarnya.


"Kok kamu tidak balas SMS dariku?"


"Iya maaf aku lupa bahwa aku belum balas SMS dari kamu. Eeeeee kalau boleh tahu rehannya ada ngak?, aku mau berbicara sama dia sebentar."


"Rehan sudah pulang tadi pagi."


"Ooo....,kalau begitu aku boleh minta nomor ponselnya rehannya nggak?"


"Ponselnya rehan dua hari yang lalu hilang, jadi dia belum memiliki ponsel lagi. Makanya dia meminjam ponselku tadi malam. Makanya aku sedikit binggung saat ada panggilan masuk dari kamu. Sekali lagi aku minta maaf masalah tadi."


"Iya ngak apa-apa kok, lupain saja!!!. Kalau kamu ketemu rehan, titip salam buat dia, kasih tahu saja dari Clara."


ketika clara akan mematikan ponselku tiba-tiba.....


"Tunggu-tunggu, jangan matikan dulu. Kamu bilang tadi nama kamu clara, apakah kamu sekolah di SMA 1 SM?"


"Kok kamu tahu aku sekolah di SM?"


"Aku sekolah di SMA itu juga, aku murid kelas 2 anak IPA, namaku richy. Jika clara adalah orang yang aku maksud itu benar kamu, berarti kita baru ketemu kurang lebih sekitar lima hari yang lalu."


Clara semakin mulai binggung, lima hari yang lalu?, itu berarti saat dia menggikuti kegiatan pramuka. Tidak mungkin setelah selsai mengikuti kegiatan pramuka, karena setelah selsai menggikuti kegiatan pramuka clara sendiri tidak pernah keluar rumah sampai saat hari itu juga. Tidak tahu kenapa clara sedikit merasa penasaran dengan lelaki itu.


Setelah clara tau,bahwa lelaki itu merupakan kakak kelasnya, clarapun memanghilnya dengan panggilan kakak...


"Maaf mungkin kakak salah orang."


"Apa yang kamu katakan, mungkin saja sih aku salah orang. Tapi apakah lima hari yang lalu kamu ikut kegitan pramuka?, aku salah satu senior yang mengikuti kegiatan pramuka lima hari yang lalu."


Entah kenapa clra merasakan detak jantungnya berdetak lebih cepat, clara mencoba menebak-nebak apakah ini kakak yang main gitar itu, ooohhh tidak mungkin pikirnya.


"Iya benar, aku lima hari yang lalu mengikuti kegiatan pramuka. Sebelumnya aku minta maat, karena aku tidak mengenal semua nama senior laki-laki yang ikut kegiatan pramuka saat itu."

__ADS_1


"Iya wajar saja kalau kamu tidak kenal aku, karena aku jarang ikut saat ada pelatihan. Tapi kalau ada kegiatan pramuka aku selalu ikut. Kalau kemaren saat pramuka kamu pernah lihat laki-laki yang sering memainkan gitar tidak?, klau kamu pernah lihat, itu aku."


Spontan clara langsung mematikan ponselnya.


__ADS_2