
Pagi tiba, Ini merupakan hari kedua clara di sekolah barunya. Sesampai dikelas, clara melihat semua teman kelasbya memakai seragam olaraga.
"Clara Kok kamu tidak memakai seragam olaraga?" ( tanya Ita).
"Aku belum mendapatkannya, aku akan memintanya sekarang ke ruang TU."
Ketika clara meletakkan tas dibangku tempat kemaren dia duduk, clara melihat seorang perempuan yang tidak dia kenal dan kemarenpun clara tidak melihatnya. Awalnya clara berpikir vahwa perempuan tersebut sama seperti dirinya, karena hari itu clara melihat perempuan itu juga memakai seragam putih abu - abu sepertinya.
" Hay." ( sapanya).
"Murid pindahan ya?" ( Tanya clara).
"( Dia tersenyum), aaahhh bukan. Aku bukan murid pindahan. Ternyata kamu murid baru yang dibicarakan teman kelas, yang duduk di sebelahku. Aku kamaren tidak masuk sekolah, jadi wajar saja kamu menggira aku murid pindahan." ( Sahutnya).
" Oooo ya kenalin aku cllara, maaf ya aku sudah salah menebak. Aku kira kamu murid pindahan, tadinya aku mau mengajak kamu bersamaan keruang TU untuk gambil seragam olaraga."
"Namaku ai. Kebetulan aku mau menganti seragam olaragaku di kamar mandi. bagaimana kalau aku temanin kamu dulu ke ruang TU buat ngambil seragam olaraga kamu, setelah itu kita ganti baju olaraga bersamaan."
"Boleh juga."
Tidak lama kemudian, clara sudah bersiap - bersiap menggikuti mata pelajaran pendidikan jasmani. Tapi ada sesuatu yang membuat clara tidak tenang, pikir clara dia tidak mungkin meninggalkan ponselnya itu didalam kelasnya. Jika clara membawanya bersamaan saat mengikuti pelajaran jasmani, takutnya guru jasmani mengetahui akan dirinya yang mebawa ponsel. Apalagi dia murid baru, pasti akan diperhatikan. Setelah dipikir-pikirnya, akhirnya clara memilih menitipkan ponselnya kepada tata. Clara sedikit nerasa canggung, tapi tak ada pilihan lain selain dia harus menuju kelas tata. Tata yang berada di kelas 2 IPA2, yang yang kebetulan kelasnya bersampingan dengan kelasnya membuat clara tidak perlu berjalan jauh.
Tepat didepan kelasnya 2 IPA2, ada seorang lelaki yang sedang berdiri tepat didepan pintu. Clara mencoba langsung masuk ke kelas itu, tapi terhalang oleh lelaki tersebut.
"Kamu murid pindahan itu ya?" ( Tanya lelaki yang berdiri di depan pintu saat itu).
"Iya."
"begitu sekali jawabnya, judes. Kamu cari siapa?"
"Aku cari tata".
Sebelum lelaki itu nasuk ke kelas dan duduk disebuah bangku, dia teriak memanggil tata tepat didepan clara.
__ADS_1
Tatapun langsung menghampiri clara dan menanyakan maksud clara yang datang mencarinya.
"Aku membawa ponselku. Aku tahu disekolah tidak diperbolehkan membawa ponsel, tapi aku terpaksa. Hari ini pelajara dikelasku pendidikan jasmani, aku tidak mungkin meninggalkannya di dalam kelas ataupun membawanya saat aku berolaraga. Jadi aku ingin menitipkan ponselku di kamu. Aku akan mengambilnya saat jam sitirahat nanti. Bolehkan?"
"Iya boleh kok. Kebetulan juga guru yang mengajar di jam pertama di kelasku berhalangan datang. Aku boleh nggak mainin ponselmu?"
"Boleh-boleh. Terserah deh kamu pakai buat apa, yang penting ponselku aman."
Setelah merasa ponselnya aman di titipkan di tata, clara angsung bergegas berkumpul ditengah lapangan bersama teman kelasnya.
"Kamu dari mana saja?" ( Sahut Ai).
" Aku tadi menitipkan ponselku di tata."
"Kamu membawa ponsel ?"( Sahut teman perempuan yang saat itu berdiri sebelah Ai, dia namanya tami. Dia adalah orang yang pertama menyidir di hari pertama aku masuk sekolah, yang mengatakan dia tidak hanya murid baru, tapi semua yang dia kenakan serba baru).
"Pleaseee pelankan suaramu, aku takut guru olaraga mendangarkanmu."
"Jangan tersinggung ketika dia berucap, dia anaknya memang seperti itu." ( Sahut Ai).
Setelah mata pelajaran pendidikan jasmani berakhir. Clara , ai dan tami tidak langsung menganti seragam karena guru yang mengajar mata pelajaran di jam kedua saat itu berhalangan hadir sehingga mereka bisa duduk santai di dalam kelas. Di hari kedua clara mulai terlihat beradaptasi dengan teman kelasnya saja, akan tetapi belum bisa beradaptasi dengan orang lain.
Sebelumnya richy memberitahukannya bahwa dia akan tetap membawa ponselnya ke sekolah. Karena sudah berjaji akan menghubungi richy saat jam istrhat hari ini, saat melihat guru di jam kedua di kelas 2 IPA2 keluar kelas, clarapun begegas menuju kelasnya tata. Clara sudah tidak sabar ingin menghubungi richy dan ingin menceritakan tentang keadaan dia di hari keduanya di sekolah barunya itu.
" Ta... Tata."
Clara memilih memanggil tata dari depan pintu kelasnya,akan tetapi clara melihat tata sepertinya sedang mengerjakan sesuatu dengan temannya.
Tata yang mendengar suara panggilan dari clara, diapun meminta clara masuk kelasnya. Clarapun langsung masuk ke kelasnya tata. Beberapa teman kelas tata yang saat itu berbicara dengannya, langsung mengajak clara berkenalan. Tapi ada ada satu perempuan yang terlihat tidak menyukai clara, dia saat itu sedang berdiri tepat didepan pintu kelas bersama dua teman perempuannya.
"Kamu pasti mau meminta ponselmu ya?"( Tanya tata).
"Iya ta..." .
__ADS_1
"Clara kamu jangan marah ya. Sebelumbya aq minta karena tidak menjaga ponselmu dengan baik. Tadi saat jam pertama, teman kelasku yang bernama die dia merampas ponselmu dari tanganku."
"Dia itu siapa dan die itu dimana sekarang?"
Salah satubteman tata yang baru saja berkenalan dengan tata menujuk ke arah lelaki yang ternyata tidak lain orang yang tadi pagi berdiri didepan pintu kelas yang mencoba menghalangi jalan clara. Clarapun memberanikan diri langsung menghampiri lelaki tersebut.
Tanpa basa basi clara langsung menyodorkan tangannya dan memibta ponselnya itu di kembalikan.
Tak disangka, lelaki tersebut seakan tidak mengerti dengan apa yang baru saja clara ucapkan. Clarapun kembali meminta ponsel yang lelaki itu rampas dari tangan tata.
"ooooooo, Jadi itu ponselnya kamu. Maaf kalau aku lancang sudah melihat foto yang tersimpan di ponselmu. Ternyata kamu sudah punya pcar toh, pacar kamu lumayan cakep juga ya. Tapi kamu jangan senang dulu, karena aku bisa saja melaporkan bahwa kamu membawa ponsel kesekolah. Kalau kamu mau ponselmu kembali, coba saja rebut dari tanganku!!"
Walaupun beberapa orang dari murid kels 2 IPA2 melihat suasana diatara mereka yang sedang berdebat dengan salah satu teman kelas, clara tidak perduli. Demi mendapatkan ponselnya kembali, clara mencoba merebut ponselnya itu dari tanga lelaki yang bernama die tersebut. Terdengar sangat jelas oleh clara, bahwa perempuan yang berdiri di dedapan pintu saat itudengan kedua temannya, menyebut clara perempuan yang cari perhatihan terhadap laki - laki.
"Tidak hanya mengoda lelaki yang aku sukai sampai bisa menyukai dia, tetapi dia mencoba mencari perhatian dengan teman kelas kita juga." ( cetus perempuan tersebut ).
Clara tidak tahu siapa lelaki yang di maksudnya, clara mencoba tidak perdulikan. Clara sendiri tidak merasa pernah mencoba mengoda ataupun mencari perhatian kepada siapapun, jadi dia hanya fokus nerebut kembali po selnya. Setelah mendapatkan kembali ponselny, clara langsung kembali ke kalasbta dan tidak menghiraukan apa yang di katakan perempuan itu.
Ponsel yang baru saja berada di tangan clara tiba - tiba bergetar, ketika dia melihat layar ponselnya terpampang nama richy. Clara buru - buru masuk kelas untuk menerima panggilan telpon dari richy.
Saaat sedang berbicara melalui telpon bersama richy, terdengar suara seseorang yang clara kenal.
"Clara kamu kapan kesini?.Kamu tahu tidak, keadaan richy sekarang matanya berkaca - kaca. Saat menerima pelajaran tambahan dia nggak pernah konsen buat belajarnya." ( celetuk beni).
Mendengar perkataan yang baru saja beni ucapkan akan hal seperti itu, clarakembali kepikiran akan keadaan richy. Clara selalu berusaha setiap hari bisa komunimasih dengannya, clara ku hanya bisa mendukung dia dari jauh.
"Kak, apakah ang dikatakan kak beni itu benar?"
"aaah kamu, perktaan beni saja kamu anggap serius.Nggak usa dengan perkataannya, dia hanya bercanda. Kamu tahulah, dia mencoba untuk mengodamu. Ya sudah, bel berbunyi tanda jam istrhat telah habis. Sebentar lagi guru datang, nanti kalau kamu pulang sekolah kasih tahu aku ya, kirimkan aku SMS. Aku akan menelponmu."
"Iya aku akan mengirimkan kakak SMS, tapi aku tidak akan menelpon ataupun mengangkat telpon dari kakak. Kakak kan setelah pulang sekolah hanya punya waktu istrahat 1 jam, setelah itu kakak kembali kesekolah lagi buat les. Jadi aku hanya menginginkan kakak konsen buat belajar." (
"Iya,,,,ya... bu guruuuuuu. Ya sudah, aku tutup duluan telponnya ya. I miss u dd...."
__ADS_1
" Miss u tooooo."
Mungkin Tuhan sengaja memberikan jarak diantara mereka. Tapi clara tidak perduli seberapa jauhkah itu, yang clara yakini jarak tidak akan membuatnya tergoyahkan. Jarak ini tidak akan mampu menghampus kenangaan saat clara bersama dulu, karena clara akan tetap setia untuk richy.