My Love Story With 5 Men

My Love Story With 5 Men
Yang terjadi, Terjadilah.


__ADS_3

Pagipun tiba, baru saja clara tiba di depan kelas. Ai dan tami langsung mengajak clara menuju kantin untuk sarapan di kantin sebelum jam pelajaran pertama dimulai. Sebelum pergi, clara tak lupa meletakan tasbya terlebih dahulu di dalam kelas. Hari ketiga, tapi ini merupakan pertama kalinya clara menginjak kantin disekolah itu. Di luar dugaannya, ada beberapa laki - laki yang mencoba mengoda dan menitip salam melalui tami dan ai untuk clara. Clara hanya ingin fokus belajar dan memperbanyak teman di lingkungan sekolah barunya, itu sebabnya dia tidak memperdulikan lelaki yang terlihat ingin mendekatinya.


"Tami, perempuan yang datang bersama kalian siapa?" ( tanya bibi kantin).


"Ooo, dia murid baru pindah Bi." (sahut tami).


"Ini to murid baru itu, pantasan beberapa murid yang makan disini membicarakan kamu 2 hari belakangan ini. Nggak heran lagi, ternyata orangnya cantik."


"Masa sih Bi... cantik?" ( sahut seseorang yang baru datang).


Clara, tami dan ai membalikan badan kearah asal sahutan itu. Ternyata perempuan itu murid dari kelas 2 IPA2, dia perempuan yang mengatakan clara perempuan pencari perhatian. Clara merasa sikap perempuan tersebut selalu sinis terhadapnya,pikir clara perempuan tersebut tidak menyukainya. Clara sendiri masih tidak tahu kenapa perpempuan tersebut dari kemaren bersikap seperti itu kepadanya, seakan - akan clara pernah menyakitinya. Awalnya clara sudah mencoba melupakan apa yang dia katakan di hari sebelumnya, akan tetapi karena hari ini terjadi lagi, clara sedikit pensaran tentang perempuan tersebut.


"Iya memang dia cantik kok." (Sahut salah satu lelaki yang berada saat itu di kantin).


Perempuan itu hanya membeli air, seteleha membayar dia langsung pergi meninggalkan kantin begitu saja. Clara mencoba bertanya kepada ai dan tami tentang perempuan itu sambil menikmati sarapan pagi mereka di kantin.


"Kalau boleh tahu, perempuan barusan namanya siapa?"


"Yang tadi itu, itu cici." (sahut ai).


"Kenapa kamu tanya namanya dia?" ( Tanya tami).


Clara memilih menceritakan kejadian kemeren kepada tami dan ai. Setelah mendengar cerita dari clara, mereka malah kembali bertanya kepada clara.


"Kamu mungkin tidak pernah menggoda laki - laki. Tapi apakah kamu merasa tidak ada lelaki yang mencoba menggoda kamu selama 2 hari belakangan ini?" (tanya tami).


"Semenjak aku pindah, aku merasa banyak orang yang memperhatikanku. Mungkin itu hanya persaanku, karena ini lingkungan baru bagiku. Tapi di hari pertama aku pindah, saat itu aku sedang menunggu jumputan tantekku ketika pulang sekolah, ada beberpa laki - laki yang mencoba mengajak aku bicara dan menawarkan untuk mengatarkan aku pulang. Tapi aku tidak mengubris salah satupun diantara mereka."


"Kira - kira kamu tahu tidak nama - nama mereka, atau kamu ingat nggak dengan wajah mereka?" ( tanya tami).


"Beberapa orang aku ingat, salah satunya lelaki yang barusan keluar dia mencoba menawarkan untuk mengatarkan aku pulang. Lelaki yang tadi menjawab pertanyaan cici."


"Nggak heran lagi, sepertinya akubtahu kenapa cici besikap seolah-olah dia tidak menyukai kamu." (sahut ai).

__ADS_1


Bel berbunyi, tanda jam pelajaran pertama akan dimulai. clara, Ai dan Tami bergegas menuju kelas.


"Nanti saat jam istirahat kita lanjut lagi ceritanya di dalam kelas." ( sahut ai).


Bel berbunyi tanda jam istirahat, tami langsung menghampiri tampat clara dan Ai duduk.


"Aku mau lanjut cerita yang kita bicarakan tadi, tapi biar tami saja yang menceritkannya." ( sahut ai).


"Ya deh ya deh, aku saja yang cerita. Kamu merasa cici tidak menyukai kamukan?, Itu semua karena......" (tami belum menyelsaikan pembicaraanya, tiba-tiba ita dan febby yang duduk didepan clara mendengar apa yang dikatakan tami).


"Boleh gabung nggak??, kita juga ingin donk dengar gosip baru."( sahut ita).


Beberapa teman kelas perempuan yang melihat ita dan febby ikut bergabung bersama clara , tami, dan ai, yang lainpun malah ikut - ikutan bergabung. Awalnya clara tidak mau menceritakan apapun di depan mereka, karena bagi clara mereka sudah lama disekolah ini, sudah pasti diantara merek ada yang dekat dengan cici. Apalgi kelas IPA hanya terdapat dua kelas dan murid kelas IPA1 dan IPA2 terlihat begitu dekat satu sama lain. Itu sebabnyaclara memilih diam dan tidak mau menceritakan tentang cici di dwpan teman-teman kelasnya.


Tapi berbeda dengan tami, dia malah melanjutkan ceritanya. Ketika mereka semua mendengar cerita dari tami, clara tidak pernah menduga teman - teman kelasnya malah ikut menjelaskan semua kepada clara


"Cici itu sudah lama suka sama lelaki itu ( Lelaki yang berada dikantin pagi tadi), dia kakak kelas kita namanya brendy. Wajar saja jika kamu merasa cici tidak menyukaimu, padahalkan kamu baru saja pindah ke sekolah ini. Akan tetapi, bagaimanapun kak brendy langsung menawar untuk mengantarkan kamu pulang, meskipun kamu sendiri tidak memperdulikannya. Sedangkan cici sudah lama menunggu akan hal itu. Jadi kamu tidak usah perduli jika cici tidak menyukaimu, dia hanya belum mengenal kamu saja. Kita yakin suatu saat dia pasti menyukaimu, karena cici aslinya baik kok." ( Sahut teman kelas clara yang saat itu ikut bergabung).


Mendengar pengkauan yang keluar dari mulut clara, teman- teman yang ikut gabung berbincang-bincang saat itu terlihat tidak bisa menahan ekpresinya. Berbagai macam reaksi yang mereka perlihatkan di depan clara.


"Serius kamu sudah punya pacar, pacar kamu orang mana." ( tanya tami).


"Aku serius tamiiiii. Namanya richy, dia kakak kelas aku di sekolahku sebelumnya dan bulan ini hubungaku denganya masuk 1 tahun sudah."


"Kamu punya fotonya nggak?. Kita mau lihat donk!!!, Iyakan teman - teman." ( sahut tami).


Tanpa berpikir panjang, clara langsung mengeluarkan ponselnya dan memperlihatkan foto riichy kepada teman-teman barunya. Sedangkan teman laki- laki yang juga berada di dalam kelas, saat itu ternyata mereka juga mendengar pembicaraan teman perempuan di dapam kelasnya. Merekapun ikut penasaran ingin melihat pacar clara. Tidak ada pilihan lain, clara menyerah dan membiarkan ponselnya berpindah tangan bergiliran kepada teman - teman kelasnya.


Ketika pulang sekolah clara menyempatkan diri menelpon ketiga sahabatnya, banyak hal yang ceritkan kemereka. Clara memberitahukan ke mereka bahwa hari sabtu setelah pulang sekolah besok clara akan pulang mengambil beberapa barang yang tertinggal dirumanya. Clara meminta kepada ketiga sahabatnya untuk tidak memberitahukan richy atas kepulangannya, karen dia sendiri yang akan menghubungi richy setelah dirinya tiba dirumah sabtu besok.


Sabtu tiba, clara sudah tidak sabar menunggu jam pulang sekolah.


Tepat pukul jam 01:30 siang, clara langsung begegas pulang. Sebelumnya clara sudah memberitahukan neneknya bahwa hari sabtu ini akan pulang kerumah menggambil beberapa barangnya yang tertinggal dan sangat dia butuhkan.

__ADS_1


"Sepertinya kamu tidak bisa pulang hari ini, Karena pamanmu tidak bisa mengantarkan kamu pulang." ( Sahut neneknya).


" Coba kamu hubungi irvan, siapa tahu dia bisa mengantarkan kamu pulang!!" ( Sahut kakeknya).


Clara dan irvan masih berhubungan keluarga. Dia seumuran dan seangkatan dengan clara, hanya saja mereka beda sekolah, tetapi sekolah mereka cukup dekat. Irvan keluarga dari ayahnya clara, dari kecil dia menyusui di Ibu clara, sehingga ibunya clara selalu bilang bahwa irvan itu adalah kakaknya juga. Clara cukup dekat dekat denganya dari keci, bahkan rumahnya dia didepan rumah neneknya clara ( Ibu dari Ayahnya clara).


Clara langsung menghubungi irvan dan memberitahukan maksud clara menguhubunginya. Irvan langsunh menyanggupi untuk mengantarkan clara pulang.


Tidak.membutuhlan waktu yang lama, tepat jam 2 siang irvan sudah menjemput clara. Sementara clara yang terlihat sudah tidak sabar sampai di rumah, langsung meminta irvan segerah mengabtarkannya.


Sebelumnya clara akan menghubungi richy setelah sampai rumah dan clara melihat tidak lama lagi dia akan tiba di rumahnya.


Sesuatu tak terduga terjadi, untuk sampai di rumahnya, clara harus melewati kampung halaman richy.


Tepat jam 4:27 sore, clara sampai dikampung halaman richy. Clara baru menyadari bahwa ponsel yang dia gengam terjatuh. Clara meminta irvan untuk kembali mengendarai motornya secara perlahan - lahan sambil melihat sisi jalan dan tengah jalan.


"Aku ingat sekali, tadi itu aku masih memengang ponselku di jalan ABZ, itu berarti ponselku tidak jauh jatuh dari sini."


Irvanpun langsung putar balik. Saat diperjalan kembali mencari ponsel clara, tiba - tiba terdengar suara kendaraan tidak jauh dari belakang mereka. Clara awalnya tidak menghiraukan kendaraan yang berada dibelakang mereka, karena clara saat itu fokus melihat jalan raya untuk melihat ponselnya yang terjatuh.


Kendaraan itu terus mengegas motornya, tetapi dia melewati kendaraan irvan. Irvan merasa terganggu, sementara clara yang mengetahui emosi irvan mencoba menenangkan Irvan agar tetap fokus membantunya melihat kearah jalan untuk mencari ponselnya.


" Biarkan saja, paling orang iseng, lebih baik kamu fokus bantu aku cari ponselku." ( Sahut clara).


Karena kita tidak menghiraukan kendaraan itu, dia mencoba mengendarai motornya tepat berjalan disebelah kendaraan irvan. Clara terkejut bukan main ketika dia mengatahui bahwa kendaraan yang berada dibelakangnya dan berpindah tepat disebelahnya adalah richy.


"Kamu ternyata begini ya."( Sahut Kak Richy, ekspresinya kelihatan sudah marah).


"Kamu siapa?. Clara, kamu kenal siapa lelaki ini?" (tanya irvan).


"Kamu siapanya clara?. Clara, apakah dia pacar barumu?"


Belum juga clara mengeluarkan satu katapun, tapi mereka sama - sama sudah terlihat emosi. Karena keadaa ketika itu masih dalam keadaan di atas kendaraan, clara meminta irvan menepi dan menghentikan kendaraanya. Baru saja clara mau menjelaskan kepada richy, tiba-tiba irvan sudah memberikan keterangan palsu kepada richy yang membuat richy langsung berbalik arah dan meninggalkan clara dan meninggalkan ekpreai marah.

__ADS_1


__ADS_2