My Love Story With 5 Men

My Love Story With 5 Men
Konsekuensi


__ADS_3

Hubungan clara baru saja masuk dua bulan setelah putus dari hubungan sebelumnya. Dua bulan terakhir ini hubungannya baik-baik saja. Hanya saja kadang-kadang ada keributan kecil, tapi mereka langsung bisa menyelsaikannya. yang namanya suatu hubungan, bisa dikatakan yang masih seumur jagung, pasti akan ada perbedaan pendapat.


Di hari minggu sore, seperti biasanya para anggota pramuka tetap melakukan latihan. semenjak kak richy menjalin hubungan dengan clara, dia yang dulunya jarang mengikuti latihan paramuka, tapi berbeda dengan yang sekarang, dia selalu mengikuti pelatihan. Dengan waktu yang bersamaan sore itu, clara juga harus melakukan latihan untuk upacara senin besok. karena upacara senin besok yang bertugas adalah penggurus OSIS dan clara sendiri terpilih bertugas sebagai pembawah bendera.


Saat clara stirahat latihan upacara, dia melihat ke arah sahabat-sahabatnya yang sedang asik latihan pramuka di tengah lapangan basket, sesekali mereka dan anggota pramuka lainnya juga bercanda.


akan tetapi ketika clara melihat kearah kak Richy,  dia merasa kak richy sedikit agak pendiam sore itu. Clarapun bergegas mengahampirinya sebelum latihannya di mulai kembali.


" Hay.., kakak kenapa??. Aku perhatikan kok kakak tidak seperti biasanya, apakah ada yang mengganggu pikiran kakak??"


"Ngak ada masalah apa-apa kok, cuman aku merasa ngatuk aja." (jawabnya).


Setelah mendengar jawaban darinya, aku langsung balik melanjutkan latihanku.


Latihan upacara telah selsai, Clara ikut berkumpul dengan anggota pramuka lainnya, walaupun saat dia ikut bergabung latihannya sudah selsai. Disaat Clara ikut berkumpul dengan anggota pramuka lainnya, dia tidak melihat kak Richy sama sekali. pikirnya mungkin dia sudah pulang lebih duluan, clarapun tidak menjadikan itu sbeuah permasalahan baginya.


Hari seninpun telah tiba. Semenjak clara menjalin hubungan  dengan Kak Richy, setiap hari senin dia selalu membawa dua dasi dan dua topi. Satu untuk dirinya dan satu lagi untuk Kak Richy. Karena Kak Richy suka lupa membawa perlengkapan untuk di pakai saat upacara, itu sebabnya dia selalu membawakn double. jika kak richy sampai lupa membawa pelengkapannya, maka dia akan dihukumdan clara tidak ingin itu terjadi padanya. Oleh karen itu aku membawakan untuknya atas niatnya sendiri. Karena sudah terbiasa, sebelum upacara di mulai, Kak Richy selalu menghampiri clara ke kelas untuk dikenakan dasi padanya. Biasanya dia selalu tersenyum ketika clara memasangkan dasi dikerak bajunya, tapi hari itu tidak. Clara merasa dia menyembunyikan sesuatu tapi clara tidak bertanya sedikitpun.

__ADS_1


Semua murid terlihat mulai berkumpul di tengah lapangan,clarpun bergegas ketempat posisi yang sudah ditetapkan untuk pengerek bendera. Clara tidak merasa gugup sama sekali, karena semenjak dia duduk di bangku SD, SMP dia selalu mendapatkan bagian bertugas sebagai Pengerek bendera.


Pembina upacara saat itu tidak lain guru yang dekat dengan orang tua clara ( Namanya pak Hamdan), beliau sudah seperti keluargan clara sendiri. Bahkan di saat beliau wisuda, dia meminta ayahnya  juga ikut mendampinginya. Dan beliau juga yang membatu clara untuk daftar masuk kesekolah itu dan beliau di kenal sebagai guru yang tegas.


Saat pembina upacara memulai inti pembicraannya, beliau mengingatkan agar semua murid yang hadir di upacara saat itu untuk tidak melakukan prilaku yang tidak terpuji. Beliau memberitahukan bahwa di hari sabtu minggu kemaren ada tiga murid yang ketahuan merokok di dalam kelas.


Seketika clara langsung melilirik kearah semua barisan, saat itu juga setiap kerumunan barisan sebagian kakak kelas terlihat diam. sedangkan barisan yg seangktan dengan dirinya terlihat sedikit berisik, bahkan terdengar mereka saling melempar pertanyaan "siapa murid yang ketahuan itu?" semua murid terdiam, ketika pembina upacara meminta untuk tidak berbicara  di dalam barisan.


Semuanya penasaran siapa orang itu???. Begitu juga sebaliknya dengan clara. Pembina upacara tidak mnyebut namanya, hanya saja dia menyembut murid dari kelas dua. Orang yang berdiri tepat disamping kiri dan kanannya yang juga beretugas sebagai pengerek bendera menatap kearahnya. mereka berdua sangat mencurigakan, karena menatapku secara bersamaan kepada clara.


"Kenapa kakak berdua menatap aku secara bersamaan, apakah tadi aku melakukan kesalahan??"


"angan - jangan yang kedapatan merokok itu mereka berdua, tapi masa iya diantara mereka"


Karena salah satu diantara meraka clara sangat mengenalnya semenjak duduk dibangku SMP.


"Kalau bukan mereka lalu siapa??"

__ADS_1


Ckara terus bertanya pada dirinya sendiri bahkan dia sempat menaruh curigai pacarnya sendiri. Karena mereka berdua merupakan teman kelasnya Kak Richy makanya mereka menatapkearah clara saat itu, tapi tidak mungkin pikirnya. Bagaimanapun dia sudah berjanji berhenti merokok semenjak clara menerimanya untuk menjadi pacarnya. Berulang-ulang dia bertanya lagi pada dirinya sendiri. Tapi setelah di ingat akan prilakunya Kak Richy semenjak hari minggu kemaren sore dan pagi ini, clara merasa dia benar - benar berbeda seperti sedang menyembunyikan sesuatu darinya.


Setelah menyelsaikan upacara bendera, ketika clara berjalan menuju kelas dia mendengar murid-murid menyebut nama Kak Richy. Tidak lama kemudian clara mendapatkn informasi, ternyata dugaannya itu benar. Bahwa Kak Richy salah satu diantara Tiga orang tersebut. Clara Merasa kesal,kecewa dan rasanya ingin marah, di saat itu juga  dia tidak ingin bertemu dengan Kak Richy.


Beberapa jam kemudian, waktunya jam istirahat. clara masih dalam keadaan suasana gelisa, kecewa dan marah. karena Eny, Tia dan Putry menjemput dirinya kekelas secara langsung, clara tidak bisa menolak ajakan sahabatnya menuju kantin. Sambil berjalan menuju kantin, clara menceritakan semua ke mereka rasa kekesalan dan kekecewaan yang dia rasakan saat itu terhadap Kak richy. Tepat ditengah lapangan, clara melihat Kak Richy melangkah menuju ke arahnya. Clarapun berpura-pura tidak melihatnya dan dia tetap melanjutkan langkah kakinya bersama ketiga sahabatnya. Kak Richy yang mencoba memanggil-manggil namanya sambil mengikuti  dari belakang, clarapun akhirnya memilih menghentikan langkahnya. Ketika clara menoleh kearah belakangnya, dia melihat kak richy melontarkan senyum kepadanya. Clara tidak peduli dengan senyum yang dia lontarkan, clara mencoba meminta agar kak richy untuk mengikutinya sampai dibelakang kelas yang tidak jauh dari kantin. Disana clara benar-benar berbicara empat mata dengan richy dengan serius dan tegas.


Tanpak basa-basi emosinya langsung meledak bahkan clara langsung memarahi kak Richy. Dia tidak peduli jika kak richy lebih dewasa dari pada dirinya. Yang ada dipikirannya saat itu, dia tidak terima dibohongi atas kejadian tersebut, karena dia jelas-jelas tahu sebelum clara menerimanya sebagai pacar, clara memberitahukan bahwa dia tidak suka lelaki perokok dan tidak suka dibohongi.


Tidak ada satu manusiapun yang tidak pernah melakukan kesalahan maupun melakukan kebohongan. Tapi clara sudah jelaskan sebelumnya ke Kak Richy syarat-syarat clara menerima dirinya, kenapan dia harus iyakan syarat yang clara berikan jika dia tidak sanggup melakukannya.Clara juga sudah menjelaskannya, jika dia harus terpkasa melakukan kebohongan dan ketahuan berbohong olehnya, orang tersebut harus memberikan alasan yang masuk akal. Tapi untuk kebohongan yang dia buat, clara tidak mau mendengar penjelasan dari kak richy. karena stuasi saat itu sudah sangat jelas, dia tidak hanya mempermalukan dirinya sendri, tapi clara juga merasa dipermalukan.


Begitu kecewanya,  sampai-sampai tanpa berpikir panjang dia mengeluarkan kata yang tak pernah terpikirkan dia akan melontarkan kata-kata.....


"Lebih baik kita tidak usah bertemu dan berbicara untuk sementara ini, baik itu secara langsung maupun tidak langsung. Sampai aku bisa memutuskan untuk hubungan kita kedepannya seperti apa."


"Aku meminta maaf, aku tahu aku salah. aku tidak tahu harus mengatakan apa lagi kepadamu, Selain kata maaf."  (Sahutnya).


ketika clara melihat kearah kak richy terlihat matanya mulai berkaca - kaca, dia terus meminta maaf dan mengatakan bahwa dia berjanji tidak akan mengulanginya lagi, akan tetapi tidak tergoyahkan sedikitpun. Sampai akhirnya dia meneteskan airmata, clara tetap tidak peduli dan langsung meningalkan dia tanpa melihat kearahnya lagi.

__ADS_1


Clara tahu hal yang paling menyakitkan bukan dibenci oleh seseorang, melainkan kita diabaikan oleh seseorang. ketika dia memilih melakukan hal seperti itu yang jelas-jelas clara tidak menyukainya maka orang tersebut harus siap menerima konsekuensinya.


__ADS_2