My Love Story With 5 Men

My Love Story With 5 Men
Berbohong


__ADS_3

Minggu pagi clara ditinggal sendirian dirumah dan itu ortma kalinya semenjak dia tinggal bersama klurga neneknya. Kakek, nenek, tante dan kedua adik sepupunyapun ikut serta berangkat ke sawah karena sudah waktunya panen. Bukanya clara tidak mau ikut membantu, melainkan neneknya sendiri tahu bahwa clara akan mengalami gatal - gatal. Itu sebabnya neneknya clara tidak mau mengambil resiko dan menugaskan ckara untuk menjaga rumah.


Tepat jam 11 siang, ponsel clara tiba - tiba berbunyi.


"Hallo tante ada apa?"


"Ini nenek mu mau bicara." (sahut tante yuli).


"Iya, ada apa nek??".


"Sekarang juga kamu masak nasi, kalau kamu pkai takaran gelas, berasnya sekitar 5 gelas saja. tiga puluh menit lagi adikmu lia yang akan pulang untuk mengambilnya."


Lia merupakan anak dari anak pertama neneknya clara. Saat itu duduk dibangku kelas 4 sekolah dasar (SD). Kadang clara juga bermain denganya, hanya saja dia tinggal bersama kedua orang tuanya. Tapi jarak rumah nenekku dengan semuan anaknya tidaklah jauh, berjalan kakipun tidak akan merasakan capek karena jarak begtu dekat.


Pembicaraanpun berakhir, clara mulai binggung karena tugas yang diberikan nenekanya untuk memasak nasi menggunakan kompor. Menggunkan mejikom saja clara tidak bisa, apalgi menggunakan kompor. Tidak ada cara lain selain menghubungi ibubya sndri untuk mencoba bertanya bagaimana cara memasak nasi.


Clara begitu mendengar dengan sangat baik dan mengikuti langkah - langkah yang diberi tahukan oleh ibunya.


Awalnya clara merasa begitu gampang, cuci beras, kasih takaran air yang pas lalu baru dimasakin diatas api.


Beberapa menit kemudian, clara tidak tahu apakah beras yang dia masak sudah matang apa belum. Untuk memastikannya, clarapun mencicipinya dan ternyata masih mentah. Sudah tidak ada air yang tersisa akan tetapi nasi masih juga mebtah, akhirbya clara mencoba menambahkan airnya lagi serta menganduknya secara perlahan dan tidak lupa juga clara mengecilkan api ketika itu. Lima menit kemudian, clara kembali mencium bau gosong dari dapur. Spontan clara langsung menggakat nasi dan langsung membuka tutup panci. Terlihat sangat jelas bahwa bagian pinggir terlihat sedikit coklat, pkir clara nasinya sudah matang. Clara kembali mencicipinya, yang benar saja itu bukan nasi seperti yang dia makan sehari-hari. Clara mulai kebinggunggan harus bagaimana, karena beras yang dia masak matangnya tidak meratah dan keadaan nasi bagian bawahnya benar - benar gosong.


Ingin rasanya aku menghubungi neneknya dan memberitahukan bahwa dirinya tidak bisa memasak nasi dengan benar. Tapi karena rasa takut akan dimarahi oleh neneknya, clara kembali teridam seketika dan berpikir bagaimna cara agar bisa memasak beras menjadi nasi yang rasanya enak.


Semenjak clara pindah sekolah pengalaman pertamanya bukanlah hanya mencuci baju, melainkan memasak nasi juga merupakan pengalaman pertama dalam hidupnya.


"Aaahhhh Bagaimana ini, Aduuuuuhhhhh." ( Berbicara sendiri di dapur ).


"Kak clara, kak...."

__ADS_1


Terdengar suara adik lia sudah tiba dirumah. Karena tidak ada sahutan dari clara, lia langsung menuju belkang bagian dapur. Lia yang melihat clara berdiri tepat di depan pintu dapur langsung memberitahukan kepada clara bahwa dia akan mengambil nasi yang diperintahkan nenek.


Senyuman clara memberitahukan bahwa ada sesuatu yang tak beres dan liapun mencium bau gosong dari arah dapur.


Liapun menanyakan kepada clara tebtang nasinya sudah siap dibawakannya apa belum. Bukannya memberikan jawaban, malah clara menyuru lia u tuk melihat sendiri di dapur.


"Kak ini nasi apa beras??. Ini sudah gosong tapi kok masih mentah."


Lia melemparkan pertanyaan sambil mentertawakan clara.


"Lebih baik mamu stop tertwanya dulu deh, sekarang lebih baik kamu bantu aku dan berpikir bagaimana agar beras ini bisa jadi nasi. Kalau kamu bantu aku, aku kasih kamu uang. Tapi jangan bilang ke siapapun terutama nenek, Kalau aku tidak bisa memasak nasi."


"Ok sekarang saya bantu kakak. Tapi benaran yaaa ada uangnnya??"


"Iya, buat apa kakak bohong. Sekarang juga aku ambil uangya didalam kamar, lebih baik sekarang kamu masa deh sebelum nenek menelpon aku lagi dan meminta kamu membawa nasinya."


Clara mendengar suara ponselnya berbunyi dan clara sengaja tidak mau melihat ponselnya yang dia tinggalkan dikamarnya karena dia pikir panggilan telpon itu dari tante yuli.


Beberapa menit kemudian, nasi sudah siap di bawa oleh lia dan clara baru melihat ponselnya. Ternyata panggilan nasuk yabg sengaja dia tidak hiraukan bukanlah dari tante yuli melainka dari richy. Ponsel clara kembali berdering dan clara langsung menrima panggilan tersebut.


"Dd dari mana, tumben pangilan telpon pertama tidak di angkat?" ( Sahut Kak Richy ).


"Maaf Kak, aku dari tadi didapur. Sedangan ponsel aku tinggalkan di kamar."


"Emangnya dd bisa masak?"


"Nggak bisa."


"Terus ngapain dd di dapur?"

__ADS_1


Clara akhirnya memilih menceritkan apa yang terjadi hari itu. Mendengar cerita clara, richy langsung mentertawakannya.


"Masa dd kalah sama anak kecil, apalgi dia masih kelas 4 SD tapi dia sudah bisa masak nasi. Sedangkan dd sudah duduk dibangku SMA dan itu merupakan pertama kalinya untuk masak nasi. Pantasan saja setiap ikut kegiatan pramuka, dd tidak pernah mau mengabil bagian memasak nasi saat dapat giliran piket, malah lebih memilih mencuci piring dang menganggkut air. Ternyata ini to alasannya, dd tidak bisa memasak nasi. haahahahahahahah."


"Puas - puasin saja tertawanya. Tapi suatu saat aku pasti bisa memasak kok."


Terdengar suara lia yang memberitahukan clara bahwa dia akan berangkat mengatar nasi ke sawah tempat neneknya. Sebwlum lia pergi, dia tidak lupa menagih uang yang di janjikan clara kepadanya.


"Ternyata ada yang nyogok adiknya." ( Sahut Kak Richy yang mendengar pembicaraanku ).


"hmmmmmmm."


"Ya sudaaahh, kita lupain kejadian hari ini. Bagaimana keadaan dd 2 minggu ini selama pindah sekolah. Baik - baik saja kan??"


"Iya seperti murid - murid lainnya, aku sudah mulai beradaptasi."


Clara memilih tidak menceritakan apa yang terjadi sabtu kemaren kepada richy karena clara tidak ingin richy mengkhawatirkany. Clara hanya menginginkan agar richy bisa fokus untuk belajarnya selama kurang lebih 5 bulan lagi mengahadapi UAN.


"Syukur deh kalau kamu baik - baik saja. Tapi tidak ada yang mencoba mengoda kamu kan??"


"Apaan sih kaaakk. Disekolah aku itu banyak perempuan cantik. Jadi tidak ada laki - laki yang mencoba mengoda aku."


Clara berbohong lagi, tapi itu yang terbaik baginya untuk dia lakukan. Clara benar - benar hanya ingin richy tidak memikirkan hal yang aneh - aneh tentangnya dan berharap richy benar- benar fokus dengan belajarnya. Bagi clara, yang terpenting itu masih bisa menjaga jarak dengan laki - laki yang mencoba mendekatinya dan clara juga selalu mengatakan bahwa dirinya sudah punya pacar kepada lelaki yang coba mendekatinya.


"Seriusannnn ngak ada lelaki satupun gitu yang coba ngerayu."


"Teman - teman kelasku semuanya juga tahu bahwa aku sudah punya pacar, aku juga memberitahukan mereka siapa nama pacarku dan bahkan aku memperlihatkan foto kita berdua. Jadi orang yang mencoba ingin mendekatiku, pasti mereka akan mengetahui bahwa aku sudah punya pacar. Oleh karena itu, kakak tidak usah khwatir. Sekarang puasss."


Entahlah apa yang terjadi pada clara. Hal seperti itu belum pernah dia rasakan. Semenjak aku LDR_an dengan richy, clara selalu berusaha untuk menutupi kejadian yang tidak menyenangkan selama dirinya pindah sekolah. Bukannya tidak mengkhwatirkan diri sendiri, melainkan clara hanya ingin richy hidup tenang. Clara sangat tahu wataknya dengan richy hampir sama, sama - sama keras kepala dan emosian. Clara takut jika dia mengetahui apa yang dia alami selama pindah sekolah itu akan membuat richy emosi dan kepikiran. Hal seperti itulah yang tidak clara ingginkan terjadi. Luka yang clara rasakan atas perlakuan orang lain selama dirinya pindah sekolah, clara hanya bisa menyimpannya sendiri. Selama bisa menangani masalahnya sendiri, itu tidak apa - apa bagi clara.

__ADS_1


__ADS_2