My Love Story With 5 Men

My Love Story With 5 Men
Proses perpindahanku


__ADS_3

Clara tersenyum bukan karena ada hal yang menyenangkan hatinya, melainkan dia hanya ingin terlihat kuat ketika harus memberitahukan orang yang dia cintai tentabg apa yang selama dua minggu ini dia sembunyikan.


Berat rasanya untuk mengatakan ini, tapi clara tidak punya pilihan lain selain memang harus memberitahukannya. Clara tahu apa yang akan dia katakan pasti akan membuat pihak yang mebcintaibya akan erasakan hal sama denganya. Sedih, tentu semua orang akan sedih jika merasakan adanya perpisahan.


UTS pun berakhir, sudah waktunya bagi clara untuk memberitahukan richy. Di saat hari terakhir UTS, clara tidak langsung pulang kerumahnya melainkan mengajak richy bertemu dan berbicara empat mata di kelasnya. Sebelum itu, clara sudah meminta ketiga sahabatbya untuk menunggu dirinya didepan kelas.


"Tumben dd ngajak ketemuan disaat pulang sekolah, apalagi hanya ada kita berdua didalam kelas. kenapa sahabat dd nggak diam di dalam saja, biar orang tidak berpikiran yang aneh-aneh."


Saat itu clara tidak tahu harus berkata apa, dia hanya memberikan alasan ingin melihat richy saja sambil tersenyum


"Minggu esokan cuman ada kegiatan porseni, jadi kita bisa banyak waktu bebicara hari seni. Karena besok hari minggu, jd kt cuman nunggu satu hari saja. Lebih baik sekarang kita pulang,biar kamu bisa beristirahat dirumah."


"Sebenarnya ada yang mau saya bicarakan tentang apa yang selama tiga minggu ini saya sembunyikan dari kakak".


"Sembunyukan?. Maksud dd apa, lagian aku tidak pernah memaksa kamu harus menceritakan semuanya tentang kehidupan kamu. Jadi apapun yang kamu sembunyikan jika memang itu tidak ingin kamu ceritakan, aku tidak apa-apa kok. Kamu selalu ada buat aku, itu sudah buat aku merasa cukup dan bahagia." (sahutnya richy sambil tersenyum).


.....


.....


Clara tidak tahu, kenapa akhir - akhir ini dia sangat muda menangis. Untuk memberitahukan bahwa dirinya akan pindah sekolah saja clara tak sanggup. Hanya air mata yang berbicara saat itu...


"Dd kenapa, Kenapa kamu menangis. Apa yang terjadi. Apakah barusan ada kata - kataku yang salah?, aaaaku minta maaf." ( Kekuatir richy mulai terlihat).


Clara menyadari bahwa ketiga sahabat - sahabatnya saat itu melihat dan mendengar pembicaraannya. Clara melir8k kearah ketiga sahabatnya, dan ketiga sahabatnya hanya menganggukan kepala dengan maksud nemberikan isyarat untuk memberitahukan richy segerah.


Clara menarik dan mengeluarkan napas pelan - pelan. Sebelum dia memberitahukan bahwa dirinya akan pindah sekolah, clara meminta maaf terlebih dahulu kepada richy dwngan tatapan mata yang berkaca-kaca.

__ADS_1


"Aku akan pindah sekolah kak. Selama kegiatan porseni, aku tidak akan kesekolah. Karena besok aku harus ke kampung nenek ku dan sekalian aku akan meminta surat persetujuan penerimaan dari sekolah tempat aku akan dipindahkan. Setelah aku mendapatakan surat persetujuan penerimaanku, aku baru akan kembali ke sekolah ini lagi dan itu mngkn akan menjadi beberapa hari terakhir kita bertemu disekolah ini."


"Dd bercanda kan?"


"Apa yang aku katakan benar - benar serius Kak. Sebenarnya aku benar - benar tidak sanggup mengatakan ini, tapi aku sangat terbebani jika aku tidak segerah memberitahukan kakak tentang ini."


Ada senyuman terpkasa dari bibirnya, richy mencoba membohongi dirinya sendiri untuk tidak percaya dengan perkataan clara. Akan tetapi matanya yang mulai berkaca-kacapun tak dapat dia tepis. Entah apa yang dia rasakan, clara yakin richy juga merasakan seperti apa yang di rasakan dirinya. Setelah terdiam sesaat, richypun kembali mempertanyakaan bagaimana cara agar clara tidak pindah sekolah. Clarapun memberitahukan richy bahwa tidak ada yabg bisa dia lakukan, karena itu sudaj keputusan muntlak dari kedua orang tuanya.


Karena keadaan kembali sunyi, clarapun memberitahukan richy bahwa dia harus segerah pulang kerumahnya hari itu juga karena keberangkatan ayahnya ke kalimatan.


Tanpa basa-basi, richy terlebih dahulu keluar dari dalam kelas meninggalakn clara. Hanya ada kekecewaan yang terlihat, tapi clara sendiri tidak menghnetikan langkah richy karena dia sendiri tidak tahu apa yang harus di lakukannya.


Dua hari kemudian, clara mengurus surat persetujuan penerimaan dimana tempat dia akan pindah sekolah. Suasana sekolah tersebut terlihat sepi hari itu. Mungkin karena hari itu hanya ada kegiatan porseni, jadi banyak murid yang memilih tidak masuk sekolah pikir clara.


Hari itu clara tidak langsung mendapatkan surat persetujuan penerimaan perpindahnya, terhalang karena kepala sekolahnya saat itu ada undangan diluar sekolah. Clarapun diminta kembali besoknya lagi.


" Hallo..."


"Dd dimana sekarang?".


"Aku dirumah nenek, kakak lagi dimana?".


"Aku disekolah, baru selsai latihan basket. besok aku akan tanding di SMA lain bersama tim basketku. Besok dd jadi baliknya kan?".


"Aku belum bisa pulang besok, karena besok pagi harus kembali lagi kesekolah tempat aku akan pindah. Soalnya aku belum mendapatkan surat persetujuan penerimaanku hari ini."


"Yaaaa, Aku kira dd sudah bisa kembali besok."

__ADS_1


"Kak.., aku dipanggil nenekku, nanti kita lanjutkan telponan lagi, bye" (clara langsung mematikan ponselnya).


Keesokan paginya clara kembali ke tempat dirinya mendaftara pindah sekolah. clara menunggu sekitar setengah jam, akan tetapi suasana sekolah tersebut berbeda dengan hari kemaren. Cukup rame di bandingkan hari kemaren dan clara merasa setiap orang yang lewat didepannya selalu memperhatikannya. Mungkin karena clara saat itu berpakaian bebas, tidak seperti mereka yang memakai seragam olaraga dan sebagian memakain seragam sekolah.


Sebelumnya clara memakai hijab hanya saat kesekolah saja karena memang pelaturan sekolah. Namu saat clara meminta surat penerimaan perpindahnya, dia hanya mengenakan pakian santai tetapi sopan. Hanya saja dia tidak mengenakan hijab. Selain itu penampilan clara benar-benar terlihat sangat polos, layaknya murid yang baru akan mendaftar untuk masuk SMA.


Tiba-tiba seorang perempuan yang baru saja lewat terdengar berbicara dengan nada yang cukup keras, sehingga clara dapat mendengarnya. Clara merasa mereka sedang embicarakan dirinya, tetapi clara mencoba tidak memperdulikannya.


Perempuan tersebut kembali terdengar dan bahkan terlihat oleh clara sedang berbicara dengan teman lelakinya. Saat mereka bebicara, sesakali mereka melirik kearah clara, seakan-akan apa yang dipikrikan clara bahwa mereka sedang membicarakan dirinya itu benar.


"Paling juga anak pindahan, kelihatannya sih seangkatan dengan kita. Tapi aku nggak suka, kelihatan sok cantik." ( Cetus perempuan tersebut).


Clara yang mendengarnya sangat jelas saat itu mencoba menahan diri untuk tidak mengubris dan berpura - pura tidak mendengar apa yang baru saja nereka katakan. Dilihat dari seragam yang perempuan itu kenakan sepertinya dia salah satu anghota OSIS di sekolah itu. Clara akui bahwa perempuan itu terlihat lebih cantik dan kulitnya lebih putih darinya. Akan tetapi, karekter clara yang bagitu sanagat cuekpun tetap kebawa sampe sekolah itu.


Akhirnya clarapun dipanggil masuk disalah satu ruangan. Sebelum clara diberikan surat persetujuaan penerimaan, diapun dipertanyakan alasan ingin pindah kesekolah tersebut. Sebenarbya tidak menjawab juga tidak apa-apa, karena staf yang membuat surat hanya ingin mencairkan suasana. Setelah mendapatkan tanda tangan kepala sekolah, staf yang membuat surat untuk penerimaan tersebut kembali keruangan itu. Clarapun diberikan surat penerimaan dari sekolah itu yang akan akan dia berikan kesekolah sebelumnya.


Karena hari itu masih pagi, clara meminta izin untuk pulang kerumahnya hari itu juga. Neneknya tidak mengizikan clara pulang hari itu, clarapun tidak bisa menolak perktaan nenenya. Clara di izikan pulang pada hari sabtu, sedangkan hari ini hari selasa. Itu berarti empat hari lagi clara baru bisa pulang. Sedangkan hari senin minggu depannya itu, hari dimana clara akan menerima raport. Itu tandanya akan menjadi hari terakhir clara berada disekolah pertamanya.


Clara mencoba menjelaskan melalui telpon kepada richy tentang dirinya yang tak dapat kembali beberapa hari lagi. clara tahu dia mencoba menerima situasi yang tidak bisa clara tolak, walaupun sebenarnya clara berharap bisa kembali secepatnya.


Saat itu clara benar - benar merasa tidak berguna. Bagaimanapun, tanpa beliau clara tidak akan pernah meraskan kasih sayang dari seorang nenek dari kecil.


karena kedua orang tua dari ibunya, clara tidak pernah melihatnya sama sekali di karenakan mereka meninggal sebelum coara dilahirkan.


Sedangkan ayah dari ayahnya sendiri yaitu kakeknya clara, clara benar-benar tidak pernah melihatnya karena kakeknya sudah meninggal sebelum diriny di lahirkan. Sedangkan ibu dari ayahnya clara, dari kecil clara tidak mengerti kenapa dia tidak pernah merasakan ataupun mendapatkan kasih sayang darinya. Kadang clara merasa iri dengan saudara dan sepupu lelakinya itu, karena apa yang mereka dapatkan dari seorang nenek tidak didapatkan oleh clara.


Tapi clara bersyukur, dari kecil clara mendapatkan kasih sayang dari seorang nenek yang tidak lain saudara neneknya dari ibunya clara dan clara juga mendapatkan kasih sayang dari suami sudara neneknya tersebut.

__ADS_1


Itu sebabnya clara tidak pernah bisa menolak apapun yang mereka inginkan selama dirinya mampu melakukannya.


__ADS_2