My Love Story With 5 Men

My Love Story With 5 Men
Bertatapan dengan dua mantan sekaligus


__ADS_3

Hari berganti hari, malam berganti malam. Hubungan clara dengan Kak Richy baru putus empat hari yang lalu. Tapi clara sendiri masih terbayang-bayang akan perkataan Kak richy kepadanya. Clara benar-benar memikirkan  bagaimana cara untuk menjelaskan agar richy percaya kalau dia memutuskan hubungan karena keterpaksaan atas keinginan wali kelasnya sendiri melainkan bukan karena kehadiran Tyo.


Lagi-lagi-lagi dan lagi, Tidak terasa hari senin telah tiba. Clara merasa baru kemaren  melaksanakan upacara bendara, waktu begitu cepat berlalu. Seperti biasanya hari senin hari upacara bendara, selsai melaksanakan upacara, semua murid langsung memasuki kelas masing - masing. Tak lama kemudian wali kelasnya clarapun memasuki kelas, clara cukup  tegang, pikirnya dia akan dipanggil lagi.Ketegangan yang clara rasakan bukan tanpa alsan, melainkan karena dihari senin itu bukan hari mengajar wali kelasnyanya itu di dalam kelasnya. Ternyata dugaan clara salah, ternyara disitu wali kelasnya datang untuk mengucapkan kata perpisahan karena beliau akan di pindahkan tugas mengajar ke sekokah lain. Dan ternyata hari itu merupakan hari terakhir mereka semua bertemu dengan wali kelasnya. Saat itu clara merasa sedih, bagaimanapun beliau wali kelas dan sekaligus keluarganya sendiri yang cukup perhatian terhadapnya, baik itu dalam belajar maupun kadang beliau juga mempertanyaan apakah clara memiliki uang jajan ada atau tidak, saat itulah clara sering bercanda mengatakan bahwa dia memiliki uang jajan yang diberikan orang tuanya, akan tetapi dia akan berkata bahwa uang jajannya telah habis. Saat itu juga beliau akan memberikan clara tambahan uang jajan. Tapi entah kenapa ada perasaan senang juga buat clara sendiri, perasaanya saat itu benar-benar bercampur aduk antara senang dan sedih.


Banyak pertanyaan yang ada di benak clara hari itu, pertanyaan itu tidak lain untuk seseorang. Setelah wali kelasknya di pindah tugas ke sekolah lain, clara sempat berpikir apakah ada kesempatan untuk kembali memperbaiki hubungannya bersama kak richy???.


Clara ingin sekali mempertanyaankan itu kepada richy , tapi aku sebagai perempuan, aku tidak mungkin melontarkan pertanyaan seperti itu terlebih dulu. Clara hanay bisa berbicara dengan dirinya sendiri sambil berucapa dari dalam hatinya.


Terdengar suara dari mice....


"Pengumuman, buat semua anggota OSIS baik itu senior maupun junior untuk segera berkumpul, hitungan sampai sepuluh harus sudah berkumpul dilapangan tepat didepan ruang guru." ( sahut  Ketua OSIS).


Clara kaget, akupun terburu - buru lari dari kelas menuju lapangan tepat didepan ruang guru. Sesampai disana ternyata hanya clara sendiri yang terlambat, tanpa basa basi ketua ketua OSIS yang tak lain mantannya yang dia panggila dengan sebutan kak Very langsung memarahinya, padahal clara hanya  telat beberapa detik saja. Pikiran clara mengatakan, mungkin dia punya dendam tersendiri terhadapnya gara-gara clara telah memutusinnya. Tapi clara tidak peduli ketika dimarah, yang biasa dia lakukan hanya  berpura-pura tidak mendengar ocehan yang keliar dari mulur ketua OSIS.


"Maksud dan tujuan aku meminta kalian berkumpul disaat jam pelajaran pertama, karena hari ini guru BP meminta kita melakukan razia di semua kelas. setiap pemerikasaan kelas terdiri dari tiga orang, baik itu senior maupun junior akan digabung dalam satu kelompok." (penjelasan dari Ketua OSIS).


Ketika beberapa menit, terbentuklah beberpa kelompok untuk pemeriksaan kelas. Saat itu clara cukup senang bisa satu kelompok berasama dua senior yang sangat dekat denganya. Kebetulan salah satu diantara mereka clara sudah mengenalnya semenjak dik duduk dibangku SMP dia namanya kak elo. Selain dia satu sekolah dengannya saat itu, elo juga merupakan kakak kelas yang berada di satu kelas yang sama dengan kakak kandung clara.


Setelah kelompok dibagi, giliran untuk menetapkan kelas yang akan diperikasa oleh masing-masing kelompok. Satu kelompok memerikasa dua kelas.

__ADS_1


Kelompoknya clarapun  saat itu  mendapat bagian pemeriksaan di kelas 2 IPS 1 dan IPS 2. Kelas pertama yang akan kelompok clara prikasa yaitu kelas kelas 2 IPS 1. Setalah menyelsaiakan melaksanakan pemeriksaan dikelas 2 IPS 1, clarapun beserta dua seniorku langsung bergegas melanjutkan pemeriksaan ke kelas 2 IPS 2.


Sebelum masuk kelas selanjutnya, di karenakan clara salah satu junior di anggota kelompoknya, kedua seniornya saat itu meminta clara untuk pemeriksaan kelas selanjutnya agara dialah yang meminta izin ke guru yang sedang mengajar di kelas saat itu untuk menjelaskan akan tujuan mereka masuk kelas tersebut. Tanpa berpikir panjang, clara langsung menyetujuinya tanpa mempermasalahkan permintaan seniornya itu.


Sebelum masuk ke kelas 2 IPS 2, clara dan kedua seniornya  mengetuk pintu.


"Tok ..


tok...


Tok...., permisi pak."


ketika clara masuk kelas 2 IPS 2, clara  tidak memperhatikan murid di kelas itu, dia hanya langsung menuju ke arah meja guru yang betugas mengajar dikelas itu. Setelah clara mendapatkan izin, clara langsung berdiri berniat untuk memberikan penjelasan didepan semua murid kelas 2 IPS 2. Sebelum clara memulai penjelasan akan tujuan kedatang mereka, saat itu juga clara terdiam sesaat. Clara terdiam bukan karena dia gugup  karena harus berhadapan dengan kakak kelasnya atau bukan karena dia tidak tahu harus megatakan apa, melainkan karena salah satu murid yang duduk di bangku paling depan berada dibarisan tengah tersenyum kepadanya. Clara tidak pernah permasalahkan ketika seseorang melontarkan senyum kepadanya, akan tetapi yang menjadi masalah buatnya yaitu orang yang tersenyum saat itu padanya. Dia tak k lain adalah mantan pertama clara yang baru pindah satu minggu yang lalu yaitu tyo.


ketika clara terdiam, elo langsung mengepuk pundak clara untuk menyadarkannya, clarapun langsung melanjutkan tugasnya


"Diharapkan kepada kakak semua tolong tas di letakan di atas meja masing - masing dan tangan juga ikut di letakkan diatas meja!" ( Sahut clara).


Mereka semua melakukan apa yang diperintahkan clara, kedua senior yang menemani clara langsung melakukan pemerikasaan terlebih dahulu, sehingga clara tidak bisa memilih barisan yang ingin dia hindari, sehingga clara mendapat bagian pemeriksaan tepat dibarisan tempat tyo duduk. Mau tidak mau, dengan keadaan terpaksa clara langsung melakukan pemeriksaan dan dia lakukan dari dari barisan paling belakang. Giliran clara sampai pemeriksaan tempat duduknya tyo, clara tidak menyangka dengan nada yang pelan tyo akan mengodanya degan nada yang pelan.

__ADS_1


"Apa kabar, apakah kamu memilih masuk kelas ini karena ingin bertemu denganku?". (tanya Tyo)".


Clara tidak menjawab seakan dia tidak mendengar ucapan yang keluar dari mulut mantanya itu, bahkan clarapun tidak tersenyum sedikitpun kepadanya.


Selsai melakukan pemeriksaan disemua kelas, semua anggota OSIS kembali belajar kekelas masing - masing.


Haus-Lapar....itu yang clara rasakan. Clara berharap bel tanda jam istirahat segera berbunyi. tidak lama kemudian, keinginannya terkabulkan. Saat itu clara hanya pergi berdua bersama  enymenuju katin sekolah. Sedangkan putry dan tia tidak ikut dikarenakanpPutry harus menemani tia bertemu seseorang yang akhir - akhir ini dalam proses pendekatan.


Clarapun dan eny langsung menuju kantin. Tiba di kantin clara melihat tyo bersama dua teman perempuan dan satu laki. clara tetap tidak peduli denganya, seolah-olah clara tidak mengenalnya sama sekali.


ketika clara memesan makanan, tanpa sengaja clara mendengar suara seseorang yang baru datang langsung menyapa tyo dan suara itu tidak asing buat dirinya. Clara langsung membalikan pandanganya, ternyata itu richy yang langsung bergabung duduk di samping tyo.


Tak terlihat meja kosong, sehinga membuat clara dan eny kebinggung mencari tempat duduk untuk makan. Meja yang kosong hanya ada tepat di depan meja mereka. Tidak ada pilihan lain, clara langsung mendudukinya. walaupun dia harus bertatapan dengan dua mantannya sekaligus dan harus mendengar canda tawa mereka dengan dua teman wanitanya yang sebelumnya sudah duluan duduk dengan tyo. Sebenarnya clara tidak keberatan dengan mereka semua terkecuali richy.


Clara mencoba melempar senyum kepada richy, akan tetapi richy tidak menghiraukannya sama sekali. Clara merasa richy seolah - olah tidak mengenalnya.


pingin berteriak dan menghentikan waktu saat itu. Agar dirinya tidak perlu berpura -pura kuat dan tidak harus menahan tetesan air mata yang sudah tak tertahan lagi.


mungkin mulut sudah tidak sanggup menjelaskan tentang persaan yang clara rasakan saat iitu dan mungkin dengar air mata bisa menjelaskan kekecewaan yang clara rasakan.

__ADS_1


__ADS_2