
Tidak terasa sudah dua bulan berlalu clara duduk di bangku kelas 2 IPA1, sekarang masuk dibulan ke tiga.
Waktunya pemilihan ketua OSIS baru dan anggota OSIS Baru. Clara tidak terlalu tegang, walaupun ada pemilihan Ketua OSIS dan anggota baru. Karena bagaimanapun clara sudah 1 tahun lamanya menjadi anggota OSIS, jadi anggota OSIS yang sudah menjadi anggota OSIS sebelumnya tidak akan dgantikan kecuali mereka yang sudah kelas 3.
Setelah ditetapkan Ketua OSIS dan anggota baru, yang di khawatirkan clarapun terjadi. Clara merasa kurang nyaman dengan anggota OSIS baru, meskipun yang menjadi ketua OSIS baru dan anggota baru banyak yang seangkatan dengannya dan bahkan adik kelas yang juga cukup mengenal dirinya, akan tetapi dia tidak begitu akrab dan jalan pemikiran merekapun jauh berbeda.
Sudah telanjur menjadi anggota OSIS satu rahun dan memiliki angota OSIS baru, tentu clara harus berusaha untuk menyesuaikan diri dengan mereka.
Satu bulanpun berjalan, clara merasa mulai sibuk dengan kegiatan OSIS. Waktunyapun mulai berkurang buat richy, sedangkan kurang lebih dua bulan lagi UAS.
Jika dirinya tidak gunakan waktunya sebaik mungkin, clara takut penyesalan akan datang pada dirinya pikirnya. Sementara dia sendiri tetap merasa tidak nyaman di lingkungan anggota OSIS yang baru, meskipun sudah dijalani satu bulan lamanya tetap dia tidak menemukan titik terang untum bisa sejalan dengan pemikiran mereka.
Sedangkan clara sendiri untuk bertemu richy hanya bisa di sekolah saja dan itu saat jam istirahat. Tapi keadaan saat itu berbeda, richy sudah kelas 3.
Setelah UAS berakhir, itu berarti waktu clara bertemu dengan richy akan lebih susah lagi. Karena dia pasti akan disibukan dengan belajar yang lebih seperti melakukan les untuk menghadapi UAN, sementara clara juga tidak mau mengganggu waktu belajar richy. Bagaimanapun clara ingin yang terbaik buat richy, itu sebabnya dia sedikit memikrkan bagaimana caranya agar mereka tetap memiliki waktu.
Oleh karena itu, waktu istirahat clara selama dua bulan sebelum UAS akan dia gunakan benar - benar bersama richy. Tapi akhir - akhir itu, kebanyakan clara habiskan waktunya dengan kegiatan OSIS. Clara berpikir, kenapa waktu istirat lebih banyak ke kegiatan OSIS, sementara yang dia inginkan itu sama seperti dia di awal menjadi anggota OSIS yaitu tidak mngunakan waktu istirahat untuk melakukan rapat.
Ketika itu semua anggota OSIS berkumpul serta guru pembimbing yang menjadi pengurus OSIS.
Melihat situasi, clara merasa itu adalah waktu yang tepat buat membicarakan niat dirinya. Tidak ada yang tahu apa yang ingin clara sampaikan, sehingga dia meminta waktu untuk dirinya berbicara didepan anggota OSIS lain serta didepan guru pembimbing OSIS.
Tanpak meminta pendapat siapapun, clara akhirnya memilih mengambil keputusan sendiri.
"Pak, Ada yang ingin saya bicarakan".
"Tumben, ada apa Clara?"
"Begini pak, ehhhhmmm sepertinya saya harusss.
__ADS_1
"Harus apa clara, apakah kamu ingin mengeluarkan pendapat sebelum rapat ini kita akhiri?"
"Sebelumnya saya ucapakan terimakasih karena sudah memprcayakan saya sebagai anggota OSIS selama satu tahun lebih. Kali ini, saya ingin memberitahukan sesuatu dan saya harap bapak bisa mengabulkan permintaan saya. Saya ingin memundurkan diri menjadi anggota OSIS".
Anggota OSIS lain serempak melihat kearah clara ketika mereka mendengar apa yang clara katakan.
Beberapa anggota OSIS pun mengeluarkan pertanyaaan alasan clara, bahakan mereka mengeluarkan suara untuk menrik perkataan clara lagi.
"Loh kenapa clara?. Apakah kamu ada masalah dengan anggota OSIS lain atau ada masalah lain yang membuat kamu mengambil keputusan seperti ini?"( Tanya guru).
Ketika clara dipertanyakan alasan kenapa dirinya memundurkan diri, clarapu terpakasa berbohong. Tidak ada satu orangpun yang mengetahui alasan yang sebenarnya kenapa aku memilih memundurkan diri menjadi anggota OSIS saat itu, karena baginya alasannya itu tidak perlu orang tahu yang sebenarnya.
"Kurang lebih dua bulan lagi UAS pak. Jika saya tidak terlalu berusaha untuk belajar, saya takut tidak bisa mengejar teman - teman di kelas saya. Saya hanya ingin fokus untuk belajar. Sementara akhir - akhir ini kegiatan OSIS begitu padat, jam istirahatpun digunakan buat rapat OSIS. Bahkan juga saat teman sekolah sudah pulang sekolah semuanya, kita anggota OSIS masih melanjutkan rapat. Saya merasa saya tidak sanggup lagi pak, oleh karena Itu izinkan saya memundurkan diri." (jawab clara).
"Ok kalau itu mau kamu, bapak menerima pemunduran diri kamu. Tapi apakah kamu tidak keberatan jika bapak akan mencari pengganti posisi kamu?, karena bagaimanapun posis kamu sangat penting untuk di isikan."
Tidak ada penyesalan yang clara rasakan sedikitpun, malah dia merasa pikirannya lebih tenang dan bagisnya dia bisa lebih fokus ke sesuatu yang ingin dia lakukan.
Berita itu tidak hanya sampai di telinga sahabat clara, malainkan richy juga akhirnya mengetahui atas pemunduran diri clara menjadi anggota OSIS. Tapi tidak satupun dari mereka yang mengetahui alasan yang sebenarnya kenapa clara memundurkan diri, karena yang mereka tahu sama persis seperti alasan clara memberitahukan guru pembimbing OSIS.
Sahabat - sahabat clara tidak percaya begitu saja, mereka cukup menganal clara dan ketiga sahabatnya tetap melemparkan pertanyaan yang sama tentang alasan kenapa clara memundurkan diri. Clara tetap memilih untuk tidak memberitahukan siapapun, karena dia ingin usaha yang dia lakukan itu tidak perlu memberitahukan siapapun. Baginya waktu yang aku luangkan ada bersama richy dan itu cukup dia tahu sendiri.
Tidak terasa UAS dua minggu lagi, sesuatu yang tidak pernah terbayangkan oleh clara.
saat dimalam hari, clara diminta untuk keluar dari kamarnya dan berkumpul bersama keluarga. Ternyata Ayahnya clara sebelumnya sudah membicarakan sesuatu dengan ibunya yang tidak diketahui oleh clara.
Setelah mendengar apa yang di bicarakan ayahnya, clara merasa tidak percaya dengan keputusan yang diambil oleh ayahnya itu. Ingin rasanya clara menolak, tapi apalah daya. Clara tidak tahu harus berbuat apa-apa lagi, bahkan unttul berpikirpun dia tahu.
"Nak, Kalau kamu dipindahkan sekolah ketempat kampung nenekmu apakah kamu mau?" ( Tanya ayahnya).
__ADS_1
"Kenapa aku harus memikirkan hal seperti itu yang tidak mungkin terjadi." ( Sahut clara).
"Begini clara, Ayahmu akan bekerja jauh dari kita semua." (Sahut ibunya).
"Emangnya Ayah akan kerja kemana?. Dan dan dan apakah pertanyaan Ayah tentang pindah sekolah tadi ada sangkut pautnya dengan pekerjaan ayah yang jauh. clara benar-benar tidak mengerti?"
"Ayah akan mencoba memulai pekerjaan baru di kalimantan." (Sahut ayahnya).
"Terus apa kaitannya dengan pertanyaan ayah sebelumnya?"
"Ayah bukanya tidak percaya sama kamu nak, cuman ayah khawatir. Kalau kamu bersama ibumu, ayah takut kamu tidak mau mendengar perkataan ibumu. Sedangkan ibumu sendiri tidak bisa bilang tidak kepada kamu."
"Tapi kan ada kakak yang jaga aku, kenapa aku harus dipindahkan sekolah. Aku juga sudah nyaman di sekolah aku yang sekarang ini. Aku sudah banyak teman dan aku juga dekat dengan beberapa guru. Aku juga tidak pernah keluar rumah kalau bukan sesuatu yabg bersangkutan dengan sekolah, intunya aku nggak mau dipindahkan sekolah, titik." ( cetus clara sambil menangis ).
"Tapi nak, apakah kamu mau ketika ayah jauh dari kamu, tapi Ayah tidak tenang ketika bekerja?"
"Aku tidak mau buat ayah khawatir, tapi aku sendiri tidak mau juga pindah sekolah. Bila perlu ayah tetap bekerja dengan pekerjaan yang ayah kerjakan sekarang ini, tidak usa ayah bekrja jauh - jauh. Clara benar - benar tidak mau pindah Bu....." (langsung memeluk ibunya).
"Tapi ibu yakin kamu pasti bisa, kan masih ada waktu buat kamu bersama teman - teman kamu. Ini yang terbaik nak, nenek kamu juga sudah mengetahuinya. Dia senang kamu akan tinggal bersamanya." (Sahut ibunya).
clara bergegas kembali ke kamarnya, clara tidak mau melanjutkan pembicaraan malam itu bersama kedua orang tuanya. Sedangkan kakaknya clara yang baru saja pulang, dia mengetuk pintu kamar clara hanya ingin memberikan sebuah makanan kesukaan adiknya itu. Tapi clara tidak membukakan dia pintu bahaka tidak mengubris saudaranya. Saudranya clara sendiri juga tidak tahu apa - apa tentang masalah pembicaraan malam itu.
"Bu, Adik sudah tidur??" ( Tanya kakaknya clara).
"Kamu jangan ganggu adikmu dulu."
"Emangnya kenapa bu?"
Clara mendengar Ibunya menjelaskan apa yang terjadi malam itu kepada anaknya. Sedangkan clara sendiri yang tadinya menangis, malah ketiduran.
__ADS_1