My Mistake Wedding

My Mistake Wedding
Kuda


__ADS_3

Aku ingin berjalan dengan mu


Aku ingin bersama dengan mu


Aku ingin terus berada disisimu


Terus begitu


Hingga aku dan kamu


Kita tak bersatu


-Noura Zhafira-


﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉


Setelah lamanya perjalanan, akhirnya mereka sampai juga di hotel. Noah membantu pak supir menurunkan barang mereka. Tampak Noura lelah karena perjalanannya.


"Kamu tunggu disini ya, aku mau check-in hotel dulu." Kata Noah.


Kurang lebih 10 menit, akhirnya Noah mendapatkan kunci kamar mereka. Lalu mereka mengambil barang dan berjalan menuju kamar.


Sesampainya di kamar, mereka langsung menaruh koper. Noura langsung membaringkan badannya di kasur. Sedangkan Noah mengganti sandalnya dengan sandal hotel.


"Noura, malam ini kita tidak kemana-mana ya. Kita di hotel sama, istirahat dulu. Makan juga di resto hotel saja, besok kita baru pergi jalan." Kata Noah.


"Iya, aku juga ingin meluruskan punggungku." Balas Noura.


Karena hari sudah sore, Noah berniat untuk mandi. Sedangkan Noura malah memejamkan matanya. Noah tidak tega untuk membangunkannya. Jadi Noah berjalan sangat hati-hati.


Setelah itu waktu maghrib pun tiba. Noah dan Noura sholat maghrib berjamaah. Selesai sholat, Noura mencium tangan Noah dan Noah mencium kening Noura.


Selesai sholat mereka langsung pergi ke resto hotel dan makan malam disana. Tidak ada yang spesial saat makan mereka. Mereka makan hingga kenyang, setelah itu kembali ke kamar.


"Noura, aku sangat mengantuk sepanjang hari, kenapa ya?" Tanya Noura sambil memeluk pinggang Noah.


"Entahlah, kamu bahkan tak sadar telah tidur di bahu bapak-bapak." Ujar Noah.


"Oh benarkah? Aku tidak mengingatnya, Apa bapak itu sedang sadar?" Tanya Noura yang sedikit panik.

__ADS_1


"Hei, kenapa tidak kamu tanya perasaanku bagaimana? Seorang suami yang melihat istrinya tertidur di bahu orang lain." Kata Noah.


"Bukannya aku tertidur di bahu kamu. Yang aku ingat, saat terbangun aku ada di bahu kamu." Balas Noura.


"Haa, kalau bukan aku yang menyelamatkan kamu, mungkin kamu sudah jadi istri bapak itu." Kata Noah menggoda.


"Ya Allah, terimakasih Engkau telah mengirimkan malaikat kepadaku." Ucap Noura sambil mengangkat kedua tangannya.


Sikapnya yang polos membuat Noura terlihat imut. Noah yang menjadi gemes pada istrinya itu spontan menggendong Noura.


"Noah, aku malu, turunkan aku." Kata Noura sedikit berteriak.


"Biarkan saja, kamu kan istriku, memangnya kenapa? Kamu malu sama siapa juga tidak ada orang." Balas Noah.


"Permisi Pak."


Tiba-tiba terdengar suara seorang lelaki dari belakang Noah. Ternyata itu pegawai hotel yang hendak lewat. Tapi jalannya terhalang Noah yang sedang menggendong Noura.


"Tuh kan ada yang lewat. Sudah Noah turunkan aku, aku ini berat tau." Ucap Noura.


"Kata siapa berat. Kamu bahkan lebih ringan dari upil kadal." Balas Noah bercanda.


"Noah turunkan aku sekarang!" Kata Noura sedikit membentak.


Noah menurunkan Noura karena memang sudah di depan pintu kamar mereka. Kemudian mereka masuk kamar dan istirahat. Terlalu lelah bagi mereka untuk melakukan ritual.


Keesokannya. Pagi hari yang cerah, Noura dan Noah bersiap-siap. Hari ini mereka akan memulai kegiatan liburan mereka.


Noah mengajak Noura untuk belajar menunggang kuda pagi ini. Di hamparan lapangan rumput yang hijau. Sudah terdapat 2 ekor kuda bewarna putih dan coklat. Di samping kuda juga ada 2 orang coach yang akan mengawasi dan membantu mereka menunggang kuda.


Ini pertama kalinya Noura melihat kuda secara dekat. Sungguh makhluk Tuhan yang indah dan kuat. Noah memegang tangan Noura untuk belajar berkenalan dengan kuda.


Awalnya Noura sedikit takut, takut kuda akan terkejut begitu disentuh oleh Noura. Tapi ternyata tidak, kudanya terlihat nyaman saat disentuh oleh Noura.


"Ayo sekarang belajar naik ke kudanya." Kata Noah.


"Bagaimana caranya? Ini pertama kalinya aku belajar menunggang kuda." Tanya Noura.


"Sekarang, pijakan kaki kamu disini, lalu dorong ke atas badan kamu, otomatis nanti kamu akan bisa naik ke atas." Kata Noah menunjukkan pijakan kaki nya.

__ADS_1


Noura mencobanya sesuai arahan Noah. Dan Noura berhasil naik ke atas kuda. Tapi Noura belum memiliki keseimbangan di atas kuda. Hingga membuat badannya tidak seimbang.


Tapi untungnya masih ada Noah dan coach yang membantu menahan badan Noura supaya tidak jatuh. Jantung Noura terdetak kencang, keringat Noura mulai bercucuran dan tanganya gemetaran.


"Tenanglah, hingga kamu bisa menunggang kuda sendiri, aku akan disamping kamu." Kata Noah sambil memegang tangan Noura.


Noura menggangguk dan gemetaranya berkurang. Hatinya mulai tenang dan ia siap untuk mulai belajar lagi.


"Sekarang, tendang sedikit perut kuda dengan tumit kamu dan secara bersamaan kendorkan sedikit tali pegangannya. Sekarang cobalah." Kata Noah.


Sebenarnya Noah sudah beberapa kali belajar menunggang kuda. Dan sekarang ia sudah mulai terbiasa menunggang kuda. Setiap ia keluar kota, ia akan mencari tempat belajar menunggang kuda di kota itu.


Sekarang Noura mulai mencoba membuat kuda berjalan, sesuai arahan Noah. Ia mulai menendang sedikit perut kuda. Tapi kudanya tidak bergerak.


"Coba tendang sedikit lebih kuat. Tapi jangan terlalu kuat." Kata Noah.


Noura menggangguk, lalu ia menendang kembali perut kuda. Tapi Noura terlihat ragu-ragu sebelum menendang. Dan akhirnya malah membuat kudanya terkejut.


Semua orang kaget, Noah sampai berteriak dan Noura juga sampai memejamkan matanya. Tapi untungnya kuda bisa langsung ditenangkan oleh coach nya.


"Noura, Noura." Panggil Noah.


Sangking terkejutnya Noura sampai menangis. Ia di gendong oleh Noah dan dibawa ke tempat duduk. Noah berusaha menenangkan Noura.


Noah terus mengelus kepala Noura. Dan Noura terus menangis di dada Noah. Semoga hanya tertawa kecil. Karena pemandangan yang tidak asing lagi untuk mereka, melihat orang yang pertama kali menunggang kuda.


"Noura, mau melihat aku dulu menunggang kuda?" Tanya Noah.


Noura menggangguk. Noah bangkit dari duduknya dan berjalan mendekati kudanya. Lalu Noah melakukan ancang-ancang dulu sebelum naik ke kudanya. Dan berhasil.


Noah sudah ada di atas plana punggung kudanya. Kemudian Noah mulai menendenga sedikit perut kuda untuk membuat kuda berjalan. Dan berhasil lagi, kuda yang di tunggang Noah berjalan, ia bahkan berkeliling lapangan berkali-kali.


Itu membuat Noura takjub. Noura membulatkan tekadnya. Ia ingin berkeliling dengan Noah sambil menunggang kuda. Akhirnya ia memanggil coach dan mencoba menaiki kuda lagi. Dan berhasil.


Noah dan kudanya berjalan mendekati Noura. Ia ingin mengawasi secara dekat bagaimana Noura belajar menunggang kuda.


Lalu Noura mempraktikan teknik untuk membuat kuda berjalan. Sesuai yang ia lihat dari Noah. Ia mempraktikan bagaimana membuat kuda berjalan hanya dari melihat Noah melakukannya. Dan berhasil.


Noah tersenyum lebar. Noura sudah bisa menunggang kuda walaupun itu masih teknik dasarnya. Noah dan kudanya berjalan maju mendekati Noura dan kudanya.

__ADS_1


Lalu mereka berjalan bersama. Terkadang kuda Noura berjalan di depan kuda Noah. Tapi lebih sering kuda Noah yang berjalan di depan kuda Noura.


Mereka mulai berjalan menyusuri lapangan yang lebih luas. Coach yang disewa Noah sebenarnya hanya untuk mengawasi kudanya. Karena ia belum rela jika Noura diajari dengan orang lain.


__ADS_2