
My Mistake Wedding
Episode 41
Bagaimana jika aku lupa rasanya berada didalam pelukanmu
Bagaimana jika aku lupa rasanya berada didalam dekapanmu
Bukankah seharusnya, kamu selalu menjagaku
Bukankah seharusnya, kamu selalu berada disisiku
Aku merindukanmu!
-Noura Zhafira-
﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉
.
.
Sesampainya Noura di rumah. Ia langsung mendapati pemandangan yang tidak menyenangkan. Noah dan Sarah sedang asik membuka kado pemberian dari tamu undangan mereka.
Noah dan Sarah tidak sadar bahwa Noura baru saja pulang, sangking asiknya membuka kado. Karena diacuhkan, Noura langsung berjalan menuju tangga untuk bisa ke kamarnya.
"Wah sayang, ini sangat lucu ya, warna biru, jadi sangat cocok untuk bayi kita," ujar Sarah.
"Iya, biru kan warna yang netral, bisa untuk laki-laki maupun bayi perempuan," kata Noah.
Sepertinya Noah sedikit menyadari bahwa Noura telah pulang. Ia melirik ke arah tangga, namun tidak melihat siapa-siapa. Rasa penasaran yang semakin tinggi, akhirnya membuat Noah untuk memeriksanya.
__ADS_1
"Sarah tunggu sebentar ya," kata Noah.
Kemudian Noah berjalan menuju tangga dan langsung berjalan ke kamar Noura. Saat Noah membuka kamar Noura, ia terkejut melihat Noura sudah ada di rumah.
Tanpa pikir panjang lagi, Noah langsung masuk ke dalam kamar dan memeluk Noura dari belakang. Noura terkejut saat tubuhnya merasakan dekapan tubuh Noah yang sudah lama tidak ia rasakan.
"Maafkan Sarah ya," kata Noah berbisik.
Ekspresi Noura langsung berubah ketika Noah mengatakan nama Sarah. Padahal tadinya ia ingin membalas pelukan Noah, tapi kini rasanya menjadi berat.
"Kenapa kamu yang meminta maaf kepadaku?" tanga Noura.
"Sarah kan sedang hamil besar, jadi aku harap kamu memakluminya," jawab Noah yang masih memeluk Noura dari belakang.
"Kalau Sarah merasa bersalah, seharusnya Sarah yang meminta maaf kepadaku, bukannya kamu," ucap Noura.
"Apa semua ini hanya karena hamil? Karena Sarah yang hamil, kamu jadi memilihnya dan memihaknya. Noah kamu tidak pernah memikirkan perasaanku?" tanya Noura sambil memegang tangan Noah yang mendekap di dadanya.
"Aku? Cemburu? Memangnya menurut kamu tidak akan cemburu?" tanya Noura kembali.
"Apa-apaan kamu Noura, kamu sangat mendramatisir keadaan," kata Noah.
"Aku tidak mendramatisir keadaan, tapi ini memang kenyataannya," balas Noura.
Noah pun melepaskan dekapannya dari Noura. Ia tidak berniat untuk bertengkar dengan Noura. Karena itu Noah berencana untuk kembali ke ruang tamu dan membuka kado.
Noura yang sadar bahwa dekapan Noah telah terlepas darinya, langsung berbalik arah. Noura menahan kepergian Noah dengan cara memegang tangan Noah.
"Noura?" tanya Noah yang kebingungan.
"Aku merindukanmu suamiku," kata Noura dengan nada sendu dan pelan.
__ADS_1
Noah terkejut mendengar perkataan Noura yang pelan dan bernada sendu itu. Akhirnya Noah membalikkan tubuhnya dan memeluk Noura begitu erat.
Noura menangis didalam dekapan Noah. Ia meluapkan perasaan hati yang selama ini ia pendam sendiri. Ia menangis dan membuat baju Noah basah.
Yang bisa Noah lakukan hanya mengelus-elus rambut Noura. Noah tidak berkata sepatah kata pun. Ia tau bahwa hati dan perasaan Noura sedang terguncang.
Sementara itu, Sarah yang sedang sibuk membuka kado di ruang tamu akhirnya merasa bosan sendiri. Karena Noah yang pergi meninggalkannya begitu lama.
"Noah, Noah!" teriak Sarah.
Namun Noura tidak kunjung datang, padahal teriak Sarah itu lumayan kencang. Hingga membuat suaranya bergema seisi rumah.
Akhirnya Sarah memutuskan untuk menyusul Noah. Ia bangkit dari duduknya dan berjalan menuju tangga. Ia berjalan dengan sangat berhati-hati.
Ketika Sarah sudah berada di lantai rumahnya. Ia melihat pintu kamar Noura yang sedikit terbuka. Karena iseng, Sarah membuka pintu kamar Noura.
Sarah terkejut karena ia sedang melihat Noura sedang tidur di lengan Noah. Mereka tidur bersama di satu ranjang. Melihat hal itu, langsung membuat Sarah bersedih dan menutup pintunya.
"Memang seperti itu, jika harus memiliki suami yang sudah beristri," kata Sarah.
Kemudian Sarah berjalan menuju kamarnya. Ia juga berniat untuk beristirahat di kamarnya sendiri. Meskipun kini suaminya sedang tidur bersama istri pertamanya.
***
Assalammualaikum. Salam sejahtera untuk kita semua.
Sebelumnya aku ingin berterimakasih untuk kamu yang sudah mampir dan meluangkan waktunya untuk membaca My Mistake Wedding.
Tetap dukung author ya dengan like, love, komen dan vote. Karena dengan begitu nyata feedback dari pembaca akan menambah semangat author untuk terus mengembangkan cerita My Mistake Wedding.
Dan juga silahkan mampir ke cerita pertama author judulnya, Hujan Dalam Kereta.
__ADS_1