My Mistake Wedding

My Mistake Wedding
S1 E1


__ADS_3

S1 E1


My Mistake Wedding


Perubahan terjadi bukan karena aku kuat.


Perubahan terjadi karena aku makhluk yang lemah.


Aku bisa saja membiarkan perubahan tidak terjadi pada diriku.


Tapi Tuhan yang tidak membiarkan perubahan itu tidak terjadi pada diriku.


- Noura Zhafira -


..............................................


.


.

__ADS_1


"Bu, lihat ponsel Noura tidak?" tanya Noura sambil menuruni anak tangga.


"Ini, kamu seringkali melupakan ponselmu sendiri," jawab Ibu.


"Hehe, Noura ada shooting hari ini di taman bunga," sambung Noura.


Sang Ibu tersenyum mendengar perkataan Noura. Melihat pungung putrinya dengan bangga dan haru. Kini kehidupan telah berubah, tidak ada lagi Noura yang lemah.


Tujuh tahun telah berlalu, setelah Noura dan Noah telah resmi bercerai. Noura pergi meninggalkan rumah yang sudah setahun ia tinggali bersama dengan orang yang pernah ia cintai, seorang laki-laki yang telah memilih wanita lain selain Noura.


Kehidupan Noura tidak langsung menjadi bahagia. Hari-hari Noura lebih banyak ia habiskan untuk berdiam diri di kamar.


Tidak ada yang dilakukan oleh Noura. Ia hanya meninggikan kakinya dan merangkulnya sambil mendekapkan kepala diantara kedua lututnya.


Tidak akan ada yang berubah jika Noura terus saja seperti itu. Kondisi Noura cukup mengkhawatirkan, hal itu membuat Jihane pergi mengunjunginya di rumah.


Jihane mengajak Noura untuk pergi menemaninya ke pusat perbelanjaan. Awalnya Noura menolak namun akhirnya Noura bersedia karena Jihane yang terus memaksa.


Di tengah pusat perbelanjaan itu ternyata sedang ada pameran buku. Situasi itu cukup untuk menarik perhatian Noura yang sedang tidak baik.

__ADS_1


Noura berkeliling melihat-lihat buku yang dijajarkan. Pandangan Noura terhenti pada meja yang bertuliskan Tanaman. Noura memang memiliki minat pasa tanaman.


Namun ia tidak memiliki ekspetasi apa-apa terhadap meja yang dipenuhi buku tersebut. Siapa sangka, wanita yang tidak memiliki ekspetasi apa-apa terhadap pameran buku itu, bisa menghabiskan waktunya hanya pada meja yang dipenuhi oleh buku bertemankan tanaman.


Tak terasa waktu telah berlalu, pusat perbelanjaan itu segera tutup. Jihane mengajak Noura untuk pulang ke rumah. Noura mengangguk tanda setuju.


Akhirnya Noura memutuskan untuk membeli beberapa buku tentang cara merawat tanaman termasuk bunga, sayur dan buah.


Semenjak membeli buku itu, Noura mulai berubah menjadi lebih baik. Seperti sudah kembali ke Noura yang sedia kala. Noura yang memang dikenal oleh keluarga dabln teman.


Perubahan drastis terjadi pada Noura. Ia memfokuskan dirinya pada tanaman. Berawal dari memiliki depot tanaman kecil, hingga memiliki taman bunga termegah.


Bukan hanya itu, Noura juga merupakan direktur utama dari perusahaan yang ia bangun sendiri. Perusahaan yang bergerak dibidan pangan, memproduksi selai buah kualitas terbaik.


Kualitas dari tanaman yang dimiliki Noura memang sudah terdengar kemana-kemana. Bahkan beberapa dari perusahaan perawatan wajah dan tubuh ingin bekerja sama dengannya.


Perusahaan perawatan wajah dan tubuh yang mengambil ekstrak buah sebagai bahan dasar produknya. Tentu saja mereka menginginkan ekstrak buah yang terbaik dari tempat yang terbaik.


Sekarang Noura dan keluarganya sedang menikmati kehidupan yang lebih baik pastinya. Memiliki rumah dan mobil impian menjadi titik ukur kesuksesan hidup Noura.

__ADS_1


"Bu, Noura berangkat ya, Assalammualaikum," kata Noura sambil mencium tangan ibunya.


"Waalaikum salam. Noura padahal belum sarapan juga."


__ADS_2