
My Mistake Wedding
Episode 33
Rasanya hampa
Rasanya kosong
Hati ini, rumah ini
Sudah tidak ada warnanya lagi
Kamu sedang bahagia
Tapi aku sedang menderita
-Noura Zhafira-
﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉
.
.
Hari ini adalah h-1 acara 7 bulanan kehamilan Sarah. Mulai dari pagi, semua orang telah sibuk kesana kemari. Dan membuat Noura tidak nyaman.
__ADS_1
Banyak orang dari pihak dekorasi dan dokumentasi yang datang untuk memasang segala peralatan. Ada juga beberapa keluarga Sarah yang datang. Tentu saja Noah dan Sarah juga sibuk mempersiapkan segalanya.
Tapi Noura? Hanya berdiam diri di kamarnya. Rasanya ingin berkebun tapi ada banyak orang dibawah, jadi ia tidak enak.
Rasanya kamar Noura ingin dipasang karpet pengedap suara saja, agar ia tidak bisa mendengar suara berisik dari luar kamarnya.
Rasa marah dan kesal yang memenuhi hati Noura. Noah juga belum menyapa Noura hari ini karena sibuk mempersiapkan acaranya.
Yang bisa dilakukan Noura hanya memendamkan kepalanya di bantal. Agar ia tidak bisa mendengar lagi apa saja kegiatan diluar.
"Boleh tidak aku hari ini dan besok menghilang saja dari dunia."
"Aku harus apa besok? Apa aku harus ikut dalam acara? Apa aku harus dikamar saja?"
"Memangnya aku diundang? Noah saja belum memberikan perkataan apa-apa, aku jadi gantungi seperti ini."
Noura yang sedang bingung mengacak-acak rambutnya. Ia tidak tahu apa yang harus ia perbuat. Semua pilihan saat ini adalah pilihan yang serba salah.
Semua keputusan mengandung unsur negatif dan unsur positif. Jadi Noura tidak tahu keputusan apa yang paling baik untuk situasinya sekarang.
Noura teris berpikir di kasurnya, hingga ia ketiduran. Noura ketiduran dengan posisi telentang, kedua lutut dilipat dan kedua tangan di perutnya. Ia tidak sadar tertidur dengan posisi seperti itu.
Hingga sore hari tiba. Noura terbangun dengan posisi yang sama disaat ia ketiduran. Noura menjadi aneh karena lututnya yang terlipat ke atas itu tidak terjatuh sama sekali.
Krrookk..
__ADS_1
Bunyi perut Noura yang kelaparan.
Akhirnya Noura beranjak dari kasurnya dan berencana untuk pergi ke dapur. Kamar Noura berada di lantai 2 rumah mereka.
Di lorong lantai 2, ada banyak sekali mainan anak-anak. Itu membuat Noura sulit melangkah. Akhirnya Noura menjinjitkan kakinya.
Disaat Noura sedang menjinjitkam kakinya, tiba-tiba saja ada banyak anak-anak yang berlarian di lorong. Mereka tidak sengaja menyenggol Noura yang sedang hati-hati berjalan.
Memang tidak sampai membuat Noura terjatuh, tapi mereka semua membuat Noura kesal. Anak-anak itu seperti tidak punya tatakrama kepada orang yang lebih tua saja.
Saat Noura turun dari tangga. Ia terkejut dengan semua perlengkapan yang telah siap. Bukan hanya perlengkapan yang telah siap, tetapi juga semua orang yang banyak ada di rumah ini.
Noura pun merasa canggung. Ia tidak mengira bahwa masih ada banyak orang di rumah ini. Ia pikir semua orang yang datang untuk mempersiapkan keperluan acara telah pulang. Ternyata tidak, masih banyak orang.
Noura pun memberikan sedikit senyuman dan pergi berjalan menuju dapur. Sekarang Noura terkejut, ternyata ada banyak sekali makanan di meja.
Kemudian Noura mengambil gelas dan air minum. Tapi rasanya Noura ingin mengambil makanan yang tersedia di meja itu. Karena seharian Noura belum makan apa-apa, jadi wajar Noura sedikit aneh saat melihat banyak makanan.
***
Assalammualaikum. Salam sejahtera untuk kita semua.
Sebelumnya aku ingin berterimakasih untuk kamu yang sudah mampir dan meluangkan waktunya untuk membaca My Mistake Wedding.
Tetap dukung author ya dengan like, love, komen dan vote. Karena dengan begitu nyata feedback dari pembaca akan menambah semangat author untuk terus mengembangkan cerita My Mistake Wedding.
__ADS_1
Dan juga silahkan mampir ke cerita pertama author judulnya, Hujan Dalam Kereta.
Silahkan tinggalkan jejak disana ya. Terimakasih..