My Mistake Wedding

My Mistake Wedding
Rebutan


__ADS_3

My Mistake Wedding


Episode 50


Kan sudah aku katakan


Mulai hari ini aku tidak akan lagi menjadi wanita yang lemah


Aku juga tidak akan lagi memiliki hati yang lemah


Mulai hari ini aku akan menjadi kuat


Aku akan menjadi pemenang


Akan ku rebut kembali hati yang telah kau rebut


-Noura Zhafira-


﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉


.


.


Setelah Noura membuat Sarah melakukan banyak hal, Noah tiba. Ia datang dengan membawakan pakaian Noura dan beberapa bungkus makanan.


"Assalammualaikum," kata Noah mengucapkan salam.


"Waalaikum salam," balas Noura dan Sarah.


"Semuanya aman kan?" tanya Noah sambil meletakkan barang bawaannya.

__ADS_1


"Aman kok, terkendali, Sarah sangat membantulu, untung kamu memintanya untuk tetap disini," jawab Noura dengan senyuman.


"Benarkah? Wah terimakasih Sarah," ucap Noah.


Sarah tidak merespon perkataan mereka berdua, ia hanya menatap dan mengalihkan pembicaraan.


"Apa yang kamu bawa Noah?" tanya Sarah dengan semangat.


"Oh ini makan siang, aku juga membelikan nasi uduk untuk kita bertiga, kalau begitu ayo kita makan," ajak Noah.


Noah pun membuka bungkus dibantu oleh Sarah dan Noura hanya melihat dari kejauhan. Sarah terlihat sedang mencari perhatian didepan Noah, namun Noah tidak menyadarinya.


"Wah kelihatannya sangat enak, Noah aku mau disuapi," pinta Sarah.


Mendengar permintaan Sarah ith membuat Noura mengerutkan alisnya. Ia langsung menatap sinis ke arah Sarah, tapi Sarah tidak memperdulikannya.


"Aku juga," kata Noura tiba-tiba.


"Aku juga ingin disuapi," jawab Noura malu-malu.


Permintaan Noura itu membuat Sarah kesal. Sarah melihat ke arah Noah yang tampak kebingungan sekarang. Karena tidak terima Sarah tetap mengotot ingin disuapi.


"Aku duluan yang meminta untuk disuapi," protes Sarah.


"Tapi akukan sedang sakit," kata Noura.


"Tapi aku lagi hamil," balas Sarah.


Keadaan yang membuat Noah bingung sekarang. Ia masih memikirkannya ketika Sarah dan Noura masih berdebat untuk minta disuapi.


"Okeoke. Aku akan menyuapi Noura terlebih dulu," kata Noah.

__ADS_1


"Apa?! Tapi kan aku yang lebih dulu memintanya," kata Sarah yang masih tidak terima.


"Tapi Noura sedang sakit," ujar Noah.


"Dia kan sedang patah kaki, bukan patah tangan," ucap Sarah dengan tegas.


"Tapi itu masih menyulitkannya untuk bergerak," kata Noah yang tetap pada keputusannya.


"Ah terserah! Aku makan diluar saja," seru Sarah sambil mengambil tasnya dan pergi keluar.


Sarah pergi keluar tapi Noah sempat ingin mengejanya. Sadar bahwa Noah ingin mengejar Sarah, ia langsung menghentikan Noah.


"Noah, aku kan minta disuapi," kata Noura dengan malu-malu.


Akhirnya Noah pun menyuapi Noura dengan nasi uduk yang telah ia beli. Noura makan dengan lahap dan semangat. Mungkin karena ia sedang disuapi oleh suaminya, makanya nafsu makannya jadi meningkat.


"Oia tadi aku bertemu dengan doktermu. Katanya besok sore kamu sudah boleh pulang," kata Noah.


"Benarkah?" tanya Noura kesenangan.


"Iya, aku juga berpikir bahwa akan lebih baik jika kamu bisa istirahat di rumah saja. Itu juga baik untuk Sarah yang sedang hamil tua," jawab Noah.


Mendengar Noah menyebut nama Sarah membuat Noura sedikit bersedih. Padahal ia sudah senang tadi karena Noah selalu berpihak padanya. Ternyata masih ada Sarah juga didalam pikirannya.


***


Assalammualaikum. Salam sejahtera untuk kita semua.


Sebelumnya aku ingin berterimakasih untuk kamu yang sudah mampir dan meluangkan waktunya untuk membaca My Mistake Wedding.


Tetap dukung author ya dengan like, love, komen dan vote. Karena dengan begitu nyata feedback dari pembaca akan menambah semangat author untuk terus mengembangkan cerita My Mistake Wedding.

__ADS_1


Dan juga silahkan mampir ke cerita pertama author judulnya, Hujan Dalam Kereta.


__ADS_2