
My Mistake Wedding S2 E22
Wajah pernah menjadi jendela semangatku
Saat melihatnya, semangatku menjalani hari akan semakin membara
Tapi itu dulu
Kini wajahmu membuatku muak
Hingga ingin aku pecahkan
Jendela itu
-Noura Zhafira-
....................................
.
.
Bibir Noah dan Sarah kini saling menempel. Sarah menjadi terbangun, tetapi bukannya malu dan terkejut, ia malah melanjutkan mencium Noah.
Noah sedikit berontak, tapi dorongan dari Sarah lebih kuat. Hingga Noah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Sarah mendorong tubuh Noah terbaring di sofa.
Akhirnya Noah terbuai dalam permainan Sarah. Ia membalas ciuman Sarah. Noah larut dalam permainan bibir Sarah.
Lidah Sarah mulai menembus pertahanan Noah. Lidah mereka saling bertemu, saling bersilat lidah dan bertukar ludah.
__ADS_1
Disaat sedang asik perang ciuman, tiba-tiba saja Noah teringat akan Noura. Ia teringat tadi Noura berpesan untuk menghubunginya.
Mata Noah menjadi terbuka. Kini Noah sadar bahwa dirinya sedang melakukan hal yang tidak wajar dilakukan kepada wanita lain.
Disaat ia sedang bersedih, Noah malah bermain dengan wanita yang bukan muhrimnya. Noah menghela nafas di sela-sela ciumannya.
Sarah menyadarinya dan sedikit merenggangkan ciumannya. Noah mendorong tubuh Sarah hingga terlepas .
Noah duduk sambil memegang kepalanya. Sarah hanya melihatnya dengan kebingungan. Noah seperti orang yang tadinya menikmati, namun akhirnya menyesalinya.
"Pak? Ada apa? Saya pikir Bapak juga menginginkannya," tanya Sarah.
"Salah! Ini Salah! Bukan seperti ini seharusnya!" seru Noah sambil memegang kepalanya.
Sarah masih tampak kebingungan dengan sikap Noah. Tapi hatinya masih belum merelakan Noah pergi. Sarah yakin bahwa ia bisa mendapatkan Noah.
"Ini salah! Saya memiliki istri, dia wanita yang baik. Tapi kami baru saja kehilangan calon anak kami," ungkap Noah.
"Nikahi aku."
"Apa?!" tanya Noah dengan nada terkejut.
"Nikahi aku. Mungkin aku bisa memberikan anak," jawab Sarah.
"Saya adalah laki-laki yang telah beristri," sambung Noah sambil bangkit dari duduknya.
"Iya, tapi bukannya dalam agama diperbolehkan mempunyai istri lebih dari 1. Nikahi aku dan jadikan aku istri keduamu," kata Sarah dengan jelas.
Noah terdiam tanpa berbicara apapun. Ia tidak menyangka ada seorang wanita yang meminta ia menikahinya. Kemudian Noah kembali duduk dan berpikir.
__ADS_1
"Apa kamu pikir itu bisa jadi solusi?" tanya Noah dengan nada tinggi.
"Entah ini solusi atau bukan, tapi ini bisa jadi pilihan. Jadi pilihlah aku," jawab Sarah.
"Tidak usah khawatir dengan istri pertamamu. Aku yakin nanti kami akan akrab dan berteman baik, dia pasti akan menerimanya," sambung Sarah.
Mendengar perkataan dari Sarah, membuat Noah menjadi terharu. Spontan ia memeluk tubuh Sarah dengan sangat erat. Sarah tersenyum dan membalas pelukan dari Noah.
Ohhouhh..
Noah yang tiba-tiba terbangun karena mengalami tersedak di saat tidur.
Ternyata Noah sedang tertidur di sofa. Ia pun memejamkan matanya sambil sedikit mengetuk kepalanya. Lalu Noah melihat ke sekelilingnya.
"Kenapa aku bisa tertidur disini?"
"Dan lagi, kenapa aku mimpi saat pertama kali bertemu dengan Sarah."
Noah mulai bergerak untuk bangkit dari sofa. Ia melihat ke arah jam dinding. Waktu telah menunjukkan jam 4.35 WIB yang berarti bahwa subuh telah tiba.
Noah mulai berjalan menuju kamarnya. Saat ia hendak membuka pintu, tiba-tiba ponselnya bergetar tanda ada pesan masuk.
Noah membuka pesan yang baru saja masuk di ponselnya. Ternyata pesan dari Kakaknya Rani, asistennya di kantor.
Mohon maaf mengganggu waktunya Pak. Hasil uji tes DNA nya sudah bisa diambil di RS.
Setelah membaca pesannya, Noah memasukkan ponselnya ke dalam kantong piyamanya lagi. Noah melihat ke arah kamar Arsya, tampak sedikit terbuka.
Karena penasaran, Noah mendatangi kamar Arsya. Ia mengintip melalui celah yang kecil dari pintu. Terlihat Arsya baru saja selesai sholat, dalam posisi duduk, Arsya membuka Al-Qur'an.
__ADS_1
Noah tersenyum, walaupun ia tidak memberitahu Arsya bahwa ia melihatnya. Noah tidak ingin mengganggu Arsya yang khusyuk beribadah.