
My Mistake Wedding S2 E14
Mereka bahagia ketika aku tersakiti
Kini aku bahagia tanpa kehadiran mereka
Hidup lebih tenang
Jalanan lebih terang
Yang kemarin pernah tertutupi oleh awan mendung
Angin kencang dan hujan lebat
-Noura Zhafira-
...................................
.
.
“Apa ini? Daniel itu kini telah meninggal?”
Noah terkejut melihat apa yang ada di beranda facebook Daniel Pratama. Ada banyak ucapan belasungkawa yang diberikan kepada Daniel.
“Apa ini! Daniel itu sudah meninggal 7 tahun yang lalu!”
__ADS_1
Noah menggulirkan kursor miliknya ke bawah dan semakin ke bawah. Ia melihat beberapa status yang dibuat oleh akun yang bernama Sarah Pratama.
Status yang awalnya tentang cinta, berakhir pada kegalauan. Pada akhirnya hanya ada penyesalan dari Sarah itu.
Sekarang Noah mulai curiga, ia mengarahkan kursor miliknya ke pilihan foto dan video.
Lagi-lagi Noah terkejut, foto wanita yang ada di akun Daniel Pratama itu memang Sarah.
“Ada banyak foto mereka. Ini benar-benar Sarah.”
Lalu Noah membuka ke koleksi video mereka. Ada banyak video yang terunggah di akun Daniel Pratama.
Awal-awalnya di koleksi video itu, banyak video ucapan hari jadian mereka. Tapi ada satu video yang membuat Noah terkejut.
Di antara banyak video di akun Daniel Pratama, terdapat video yang berisikan mereka yang sedang berhubungan badan.
Noah sangat terkejut, ia bahkan sampai menepuk meja kerjanya. Dengan mata terbelangak dan nafas yang terenggah-enggah.
Noah merasakan pusing kepala yang hebat. Ia bahkan sampai kehilangan keseimbangan dirinya. Tapi untung saja ia dengan cepat berpegangan pada meja kerjanya.
Noah kembali mengarahkan kursornya pada akun Sarah Pratama. Kini ia kembali melihat dengan jeli, setiap detail foto wajah Sarah di akun facebok itu.
“Tidak mungkin, mau dilihat dari mana pun, foto ini tetaplah foto Sarah.”
Kemudian Noah melihat ke koleksi video milik Sarah Pratama. Ternyata di akun Sarah juga ada video tentang berhubungan badan mereka.
Noah mulai kehilangan fokusnya kembali. Jantungnya kini berdetak sangat kencang, entah apa sebabnya.
__ADS_1
Sangat sakit hingga Noah harus menepuk-nepuk dadanya. Noah mencoba untuk mengatu nafasnya. Ia duduk bersandar di kursi kerjanya.
Kepala yang menadah ke atas, ia letakkan tangannya di atas kepalanya. Kini Noah seperti tidak ada pikiran apa-apa lagi.
“Pak, Pak, Pak Noah!” seru Rani, asisten Noah.
“Iya ada apa Rani?” tanya Noah yang terkejut dengan kehadiran Rani.
“Saya bawakan Bapak teh, karena sepertinya Bapak sedang banyak pikiran,” jawab Rani.
“Oh iya terimakasih. Tolong kamu cepat keluar dari ruangan saya.”
“Baik Pak.”
Noah kembali mengatur nafasnya, ia sedang berusaha untuk tetap tenang. Lalu Noah meminum teh yang tadi diberikan oleh Rani.
Kini Noah menonton semua video yang ada di akun Sarah Pratama. Ada banyak video yang tidak jelas. Tapi ada beberapa video yang menampakan wajah Daniel dengan begitu jelas.
“Apa! Wajah laki-laki ini sekarang malah terlihat seperti wajah Arsya.”
Kemudian Noah menonton video yang berisikan tentang percakapan pesan antara Sarah dan Daniel.
Di dalam percakapan itu, Sarah mengatakan jika nanti ia mempunyai anak, ia ingin memberi nama Daffa kepada anaknya kelak.
Noah kembali menutup matanya dengan kepalan tangannya. Tanpa ia sadari air mata mengalir. Noah tidak dapat lagi menahan emosinya. Ia bahkan tidak dapat lagi untuk melihat ke arah laptopnya.
Sementara itu di waktu yang sama, Noura yang baru saja tiba di rumahnya, terkejut karena melihat sebuah mobil yang terparkir di halaman rumahnya.
__ADS_1
“Ini kan mobilnya..” perkataan Noura belum selesai.
Noura melihat seseorang membukakan pintu rumahnya. Noura pun memberikan senyuman pada orang itu dan masuk ke dalam rumah.