My Mistake Wedding

My Mistake Wedding
Pamit


__ADS_3

My Mistake Wedding


Episode 57


Aku bukan wanita yang tidak sopan


Aku adalah wanita yang bisa memikirkan perasaan orang lain


Maka dari itu, aku harus mengatakan sesuatu sebelum aku pergi meninggalkanmu


-Noura Zhafira-


﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉


.


.


"Kak, kakak yakin mau ke rumah ini?" tanya Naomi.


"Yakin. Kalau kakak tidak yakin, tidak mungkin kakak kesini kan," jawab Naora.


Kali ini, Naora ditemani Naomi pergi ke rumah orang tua Noah. Hanya sekedar untuk berpamitan kepada mertuanya. Entah sebenarnya ini harus dilakukan atau tidak, tapi Noura tidak ingin jika mertuanya menganggapnya tidak sopan.


Akhirnya Noura berjalan turun dari mobil bersama dengan Naomi. Noura sedikit gugup mengingat hubungannya dengan ibu mertua tidak terlalu dekat.


Tok..tok


Terdengar suara ketukan

__ADS_1


"Assalammualaikum," kata Noura mengucapkan salam dengan lembut.


"Waalaikum salam," terdengar seseorang yang menjawab dari dalam rumah.


Saat pinti terbuka, Noura sedikit terkejut melihat papa mertuanya. Walaupun begitu Noura masih memberikan senyuman yang manis.


"Noura? Sama siapa kesini?" tanya papa mertua.


"Sama adik Noura Pa, Naomi," jawab Noura memperkenalkan Naomi.


"Ayo ayo silahkan masuk," ajak papa mertua.


Noura dan Naomi pun masuk ke rumah. Noura memerhatikan ke sekelilingnya. Sepertinya papa mertua sedang sendirian di rumah.


"Pa, Noura disini hanya sebentar. Noura cuman mau bilang terimakasih atas semua kebaikan yang papa berikan kepada Noura. Berkat papa, Noura merasa dilindungi di keluarga ini," kata Noura yang langsung apa adanya.


"Noura ada apa?" tanya papanya tidak mengerti.


"Duduklah dulu," ucap papa mertua dengan nada sendu lalu berjalan meninggalkan Noura dan Naomi.


Noura merasa tidak enak hati melihat ekspresi wajah papa mertuanya. Akhirnya ia dan Naomi memutuskan untuk duduk sejenak.


Tidak lama kemudian, papa mertua tiba dengan nanpan berisikan 2 cangkir teh. Lalu papa mertua Noura menyugukan teh itu kepada Noura dan Naomi.


"Silahkan diminum, maaf hanya ada ini," kata papa mertua.


"Pa sebenarnya tidak perlu sampai seperti ini," kata Noura.


"Tidak apa, hanya ini yang bisa papa lakukan," ujar papa mertua.

__ADS_1


Lalu hening pun terjadi. Noura dan Naomi meminum air yang telah disuguhkan oleh papa mertuanya. Ia sesekali memerhatikan kembali untuk melihat mama mertuanya.


"Mama dimana pa?" tanya Noura sambil menyeruput tehnya.


"Sedang keluar sebentar," jawab papanya.


"Hmm. Noura sebenarnya papa sangat menghargai keputusan itu. Papa bisa mengerti bagaimana perasaan kamu ketika Noah membawa wanita lain. Pasti kamu sangat berat menjalani hidup. Ditambah sekarang kondisi kamu sedang tidak baik," ungkap papa.


"Tolong jangan seperti itu pa, Noura kesini hanya ingin berpamitan. Papa sangat baik kepada Noura, jadi jika Noura tidak berpamitan, Noura merasa tidak tenang," ucap Noura.


"Maafkan papa yang tidak membesarkan Noah dengan baik. Maafkan jika Noah berbuat tidak adil kepada Noura," kata papa mertua Noura.


"Jika bisa memilih, papa akan memilih Noura daripada Sarah. Hati Noura lebih bersih, lebih tulus dan Noura selalu menjaga penampilan. Papa tidak tahu kenapa Noah bisa memilih wanita yang tidak menutup auratnya itu," sambung papa mertua.


"Dulu, papa mempunyai anak perempuan. Dia adiknya Noah, tapi sayang dia sudah meninggal. Kalau dia masih hidup mungkin dia sudah sebesar adiknya Noura. Makanya papa senang dengan Noura, karena papa merasa seperti melihat anak perempuan papa lagi," sambung papa mertua.


Noura terdiam mendengar perkataan dari papa mertuanya. Noura tidak tahu apakah ia harus senang atau ia harus diam saja. Papa mertuanya membandingkan dirinya dengan Sarah dan cerita sedih tentang anak perempuan papa mertuanya.


Disaat cerita sedih papa mertuanya sedikit terjeda. Tiba-tiba saja terdengar langkah kaki seseorang didepan pintu masuk.


"Assalammualaikum, pa didepan ada mobil siapa?"


***


Assalammualaikum. Salam sejahtera untuk kita semua.


Sebelumnya aku ingin berterimakasih untuk kamu yang sudah mampir dan meluangkan waktunya untuk membaca My Mistake Wedding.


Tetap dukung author ya dengan like, love, komen dan vote. Karena dengan begitu nyata feedback dari pembaca akan menambah semangat author untuk terus mengembangkan cerita My Mistake Wedding.

__ADS_1


Dan juga silahkan mampir ke cerita pertama author judulnya, Hujan Dalam Kereta.


__ADS_2