
My Mistake Wedding
Episode 48
Apa yang terjadi?
Kenapa keadaan tidak pernah memihak kepadaku?
Kenapa aku saja yang terlihat sebagai orang lemah disini?
Apa aku tidak cukup kuat untuk bertahan ataupun melawan?
-Noura Zhafira-
﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉
.
.
Tak..tak..
Terdengar langkah kaki Noah berjalan cepat di lorong rumah sakit
Tampak Sarah juga mengikutinya dari belakang. Namun Noah berjalan dengan sangat cepat, sehingga membuat Sarah tertinggal dibelakang.
__ADS_1
"Noah, tunggu!" teriak Sarah.
Noah langsung menghadap ke belakang. Noah baru sadar ternyata dirinya terlalu cepat berjalan hingga Sarah tertinggal. Sarah juga tidak bisa menggejar karena sedang hamil besar.
Noah menunggu Sarah menyusulnya. Setelah itu ia memegang tangan Sarah dan berjalan bersama. Kini Noah dan Sarah telah sampai didepan ruang tindakan.
Tidak lama dari itu dokter keluar, Noah langsung menanyakan bagaimana keadaan Sarah. Tapi ia tidak sadar masih memegang tangan Sarah dan membuat dokter bingung.
"Dokter, bagaimana keadaan istri saya?" tanya Noah.
Dokter yang mendapatkan pertanyaan itu langsung kebingungan. Pandangan dokter itu langsung tertuju pada tangan Noah yang menggenggam tangan Sarah.
Noah akhirnya sadar bahwa dokter sedang kebingungan melihatnya. Noah melirik ke arah pegangan tangannya. Namun ia tetap tidak ingin melepaskan tangan Sarah meski sedang khawatir pada Noura.
"Ibu Noura mengalami patah kaki, tapi Bapak tidak perlu khawatir karena kami telah memberikan tindakan untuk memberikan gips pada kaki Ibu Noura," jawab dokter itu.
"Silahkan Pak, kalau begitu saya permisi dulu," ucap dokter itu kemudian pergi.
Saat dokter itu pergi meninggalkan mereka, Noah langsung membuka pintu ruangan itu. Noah terkejut melihat Noura dengan kaki yang telah diperban.
Dengan cepat Noah berlari menghampiri Noura yang sedang terpejam. Tapi Sarah masih berada didepan pintu dan hanya melihatnya dari luar.
Noah menangis karena tidak tega melihat Noura harus mengalami hal seperti itu. Ia mengelus kening Noura. Keberadaan Noah membuat Noura terbangun.
"Noah," panggil Noura.
__ADS_1
"Iya sayang," jawab Noah.
Hati Noura bergetar ketika Noah kembali memanggilnya sayang. Karena sudah lama tidak dipanggil dengan lembut seperti itu.
"Aku akan siapkan kamar inapmu," kata Noah.
Noura mengangguk dan ketika Noah hendak meninggalkan Noura untuk mengurus kepindahan kamar inap Noura, tiba-tiba saja Noura menahan Noah.
"Iya Noura? Ada apa?" tanya Noah.
"Aku tidak ingin ditinggalkan," kata Noura dengan suara pelan.
"Tenang saja kan ada Sarah, dia pasti akan menemani dan membantumu," ujar Noah dengan senyuman.
Noah pun pergi meninggalkan Noura untuk mengurus kepindahan kamar inap Noura. Noah meminta Sarah yang berdiri didepan pintu untuk menjaga Noura.
"Sarah tolong jaga Noura sebentar, aku akan mengurus kepindahan kamar Noura," kata Noah.
Sarah hanya bisa membalasnya dengan senyum yang tidak tulus. Tapi Noah tidak menghiraukannya. Setelah Noah pergi, Sarah pun masuk ke kamar Noura.
***
Assalammualaikum. Salam sejahtera untuk kita semua.
Sebelumnya aku ingin berterimakasih untuk kamu yang sudah mampir dan meluangkan waktunya untuk membaca My Mistake Wedding.
__ADS_1
Tetap dukung author ya dengan like, love, komen dan vote. Karena dengan begitu nyata feedback dari pembaca akan menambah semangat author untuk terus mengembangkan cerita My Mistake Wedding.
Dan juga silahkan mampir ke cerita pertama author judulnya, Hujan Dalam Kereta.