
My Mistake Wedding
Episode 55
Mungkin rasa ini adalah kesalahan
Mungkin aku yang salah karena menaruh hati padamu
Tidak..
Ini bukan mungkin
Tapi ini sungguh kesalahan
-Noura Zhafira-
﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉
.
.
Malam itu, tampak Noura sedang makan malam bersama keluarganya. Dalam ketenangan mereka semua nyantap hidangan dengan sangat lahap.
Sembari menyuap makanannya, Noura masih memikirkan bagaimana untuk mengatakan pada kedua orang tuanya. Walaupun ia yakin bahwa kedua orang tuanya tidak akan kecewa dengan keputusannya.
"Ibu, Bapak, aku sudah memutuskan. Aku akan menggugat cerai dari Noah," kata Noura tiba-tiba.
Semua orang terdiam mendengar perkataan Noura yang tiba-tiba. Noura melipat kedua bibirnya karena ia sudah tidak tahu apa yang harus dikatakan lagi.
__ADS_1
"Kalau itu memang keputusanmu, kami akan mendukungnya," kata Bapaknya Noura.
"Itu benar, kami juga tidak sanggup melihat anak kami yang terus menerus terluka," sambung Ibunya Noura.
"Lalu kapan rencananya kamu mau mengurusnya?" tanya Bapaknya Noura.
"Besok Pak, aku akan ke rumah Noah terlebih dahulu, aku akan mengambil semua barang-barangku dirumahnya," jawab Noura.
"Kalau begitu, besok biar Bapak saja yang mengantarkanmu," kata Bapak.
"Tidak usah Pak, biar besok aku diantarkan oleh Naomi saja," ucap Noura.
"Baiklah kalau begitu, semoga urusanmu dilancarkan oleh Allah SWT," ungkap Bapak.
"Amin. Terimakasih Pak."
Lalu mereka pun melanjutkan makan malam mereka. Walaupun belum melakukan proses perceraian. Tapi Noura sedikit merasakan lega karena sudah mengambil keputusan.
Noura telah sampai didepan pintu rumah Noah. Dengan bantuan tongkat, Noura berjalan perlahan untuk mengetuk pintu. Sedangkan Naomi menunggu di mobil sesuai dengan permintaan Noura.
Tok..tok
Terdengar ketukan pintu
Tidak lama kemudian, pintu terbuka. Namun Noura terkejut karena yang membukakan pintu adalah orang yang tidak ia kenali.
"Siapa ya?" tanya ibu yang tidak dikenal oleh Noura.
"Ibu yang siapa? Kenapa ada di rumah ini?" tanya Noura.
__ADS_1
"Maaf jika tidak berkepentingan silahkan pergi dari sini, pekerjaan saya masih banyak soalnya," jawab Ibu itu.
"Noahnya ada?" tanya Noura.
"Pak Noah sedang pergi bersama istrinya," jawab Ibu itu.
"Baiklah kalau begitu, saya cuman ingin mengambil barang saya saja," ungkap Noura sambil berjalan masuk.
"Mohon maaf ibu, saya tidak bisa membiarkan ibu begitu saja, silahkan ibu datang lain waktu," kata ibu itu menghalangi.
"Saya istri Noah, ada barang saya di rumah ini," balas Noura dengan nada tegas.
"Tidak mungkin, saya mengenali wajah istri Pak Noah dan itu bukan ibu," ucap ibu itu.
"Kenapa jadi berdebat seperti ini. Baiklah saya akan menunggu mereka pulang di ruang tamu saja," ujar Noura.
Akhirnya ibu itu meninggalkan Noura di pintu depan. Noura berjalan perlahan ke ruang tamu dengan bantuan tongkat. Di ruang tamu Noura memberitahukan kepada Naomi bahwa Noah sedang pergi dan ia akan menunggu.
Lalu Naomi izin pergi ke suatu tempat sebentar. Noura mengizinkannya, ia juga tidak ingin adiknya mendengar percakapan dirinya dengan Noah.
Selang beberapa waktu Naomi pergi dengan mobilnya, Noah pulang ke rumah. Noura mempersiapkan mentalnya karena ia akan bertemu dengan suami yang akan menjadi mantan suaminya.
***
Assalammualaikum. Salam sejahtera untuk kita semua.
Sebelumnya aku ingin berterimakasih untuk kamu yang sudah mampir dan meluangkan waktunya untuk membaca My Mistake Wedding.
Tetap dukung author ya dengan like, love, komen dan vote. Karena dengan begitu nyata feedback dari pembaca akan menambah semangat author untuk terus mengembangkan cerita My Mistake Wedding.
__ADS_1
Dan juga silahkan mampir ke cerita pertama author judulnya, Hujan Dalam Kereta.