My Mistake Wedding

My Mistake Wedding
S2 E10


__ADS_3

S2 E10


Banyak hal tak terduga yang terjadi di dunia ini


Terkadang kita belum siap dengan yang akan terjadi


Tetapi kita tidak mempunyai pilihan


Jika memang itu sudah takdir yang ditentukan


Maka tidak ada cara lain selain menjalaninya


-Noura Zhafira-


.....................................


.


.


“Vis, bagaimana keadaan Noah sekarang?” tanya Noura.


“Kamu menanyakan itu kepadaku, entah apa yang harus aku jawab? Dari dulu kan Noah memang tidak pernah menyukaiku,” jawab Avi Sena.


“Iya aku juga tidak tahu kenapa aku bertanya.”


“Sebenarnya Noah lebih parah dari yang dulu, maksudku sekarang dia menjadi pemarah. Jarang sekali terdengar canda tawa dari rumah mereka. Aku juga tidak terlalu paham bagaimana Noah memperlakukan anaknya, tapi Arsya selalu merasa bahwa ia bukan anak Noah dan Sarah,”

__ADS_1


“Apa? Mengapa Arsya merasa seperti itu?”


“Mungkin karena Noah selalu memarahinya, bahkan Noah tidak peduli bagaimana situasi dan kondisi sekitar, ia juga pernah memarahi Arsya didepan banyak orang. Bukan hanya itu, tapi Noah juga lebih sering tidak peduli pada Arsya,”


Noura terdiam mendengar penjelasan dari Avi Sena. Memang benar dari dulu Noah selalu tidak cocok dengan Avi Sena. Bahkan Noah tidak segan marah kepada Avi Sena untuk hal yang sepele.


Tapi Noura tidak menyangka bahwa Noah memperlakukan anaknya dengan dingin seperti itu.  Noura teringat disaat Noah begitu senang saat tau Sarah hamil. Bahkan Noah sampai melepas Noura karena hal itu.


“Aku tidak tahu harus bagaimana sekarang. Bagaimana jika Noah tau Arsya pergi menemuiku? Apa yang harus aku katakan pada Noah?”


“Ini hanya anggapanku saja, tapi sepertinya Arsya membayangkan bahwa ia adalah anak kamu,”


“Hah? Apa? Dari mana kamu tahu?”


“Dia sering menangis dan mengatakannya sendiri padaku.”


 


Siang itu Noah sedang berada di pantry untuk mengambil air panas. Terkadang di siang hari Noah membuat secangkir kopi panas. Disaat ia sedang mengambil air panas, tiba-tiba Noah mendengar percakapan dari beberapa pegawai kantor yang lewat.


“Kamu sudah dengar? Kata perusahaan mengalami kerugian lho.”


“Lho bukannya kemarin ada projek bekerja sama dengan Noura Zhafira itu?”


“Projek itu memang sukses, tapi projek yang lain. Projek yang bekerja sama dengan selebgram dari luar negeri. Katanya menggelapkan semua keuntungan dari projek itu untuk dirinya sendiri.”


“Lalu bagaimana perusahaan kita mengalami kerugian dong? Tapi kan ada projek bersama Noura Zhafira.”

__ADS_1


“Iya tapi katanya hasil dari projek itu tidak bisa menutupi kerugian dari projek yang ini.”


“Kamu tahu darimana berita panas seperti ini?”


“Sekarang banyak karyawan yang membahasnya.”


“Semoga saja kerugian tidak berimbaas pada kita yang karyawan biasa.”


 


Setelah itu, percakapan mereka semua tidak terdengar lagi. Noah terkejut mendengar isu yang dibicarakan oleh beberapa karyawan. Bahkan tangannya sampai bergetar saat mengetahui berita itu.


Namun Noah mencoba untuk tetap tenang, ia menghela nafas, merapikan jasnya dan keluar dari pantry seperti biasanya.


 


Setelah puas bermain di area bermain anak, Arsya dan Avi Sena pamit pulang kepada Noura.


“Terima kasih untuk waktunya hari ini. Arsya sangat menikmati berbagai permainan,” kata Avi Sena.


“Tentu, kalau kesini, jangan sungkan hubungi aku ya,” balas Noura.


“Apakah boleh Arsya datang kesini lagi Bu?” tanya Arsya yang polos,.


“Tentu saja, tidak usah ditanyakan lagi. Pastti jawabannya boleh.”


 

__ADS_1


__ADS_2