
My Mistake Wedding
Episode 30
Hai cintaku
Aku akan segera kembali
Lihat saja apa yang akan kamu lakukan
Masihkah kamu berpihak kepadaku?
-Noura Zhafira-
﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉.
.
.
1..2..3
Oke selanjutnya ikut gerakan saya seperti ini.
Pagi itu kegiatan Noura di awali dengan senam pagi bersama ibu-ibu komplek. Selama ini Noura jarang berolahraga, jadi membuat tubuh Noura lebih lemah dibandingkan dengan kakak atau adiknya.
Setelah selesai senam, Noura mengambil air minum dan handuk kecilnya. Ia mengelapkan handuk kecilnya pada keringat yang bercucuran. Sedangkan airnya langsung Noura minum.
"Eh Noura, sedang pulang, suaminya mana? Kok tidak ikut pulang," tiba-tiba ada seorang ibu komplek datang kepada Noura.
"Lagi ada urusan pekerjaan Bu, jadi tidak bisa pulang dulu," jawab Noura.
"Eh Noura, ibu mau bertanya. Apa benar suami kamu sekarang menikah lagi?" tanya Ibu.
Mendengar pertanyaan itu sambil meminum air, membuat Noura menjadi tersedak.
Uhuk..uhuk..
Suara batuk Noura karena tersedak.
"Ibu tahu dari mana? Apa ada kabar seperti itu?" tanya Noura kembali.
"Itu rumor, katanya ada ibu-ibu komplek ini yang punya saudara satu komplek dengan kamu dan dia menceritakan itu," jawab Ibu itu.
"Lalu Ibu percaya?" tanya Noura.
"Itu kan rumor, daripada percaya rumor lebih baik tanyakan langsung kepadamu. Jadi benar tidak Noura?" tanya Ibu itu kembali.
"Benar Bu, jangan percaya pada rumor," jawab Noura berjalan meninggalkan lokasi senam.
__ADS_1
Noura berjalan pulang dengan perasaan kesal. Bisa-bisanya kehidupan rumah tangganya terdengar sampai ke komplek rumah orang tuanya.
Noura menpercepat langkahnya. Ia ingin menanyakan tentang tersebarnya berita rumah tangganya. Mungkin saja orang di rumahnya mengetahui sesuatu.
"Assalammualaikum," salam Noura.
"Waalaikum salam, iya Noura," jawab Bapaknya.
"Pak, Ibu mana?" tanyanya kembali.
"Di dapur, memangnya kenapa?" tanya Bapaknya Noura.
Noura tidak menjawab pertanyaan Bapaknya dan langsung berlari ke dapur untuk mencari Ibunya.
"Ibu!" seru Noura yang membuat Ibunya kaget.
"Ada apa? Sampai kaget Ibu," kata Ibunya sambil memetik pucuk cabai.
"Apa ada berita tentang rumah tanggaku tersebar di komplek ini Bu?" tanya Noura.
"Kamu tahu dari mana?" tanya Ibu kembali.
"Jadi benar ya Bu? Maafkan Noura Bu, kehidupan rumah tangga Noura pasti membuat Ibu malu," kata Noura sambil menangis.
"Jangan berpikir seperti itu Nak. Ibu tidak malu, Ibu malah bangga pada kamu. Kamu menjadi istri yang kuat, tidak goyah," ungkap Ibu sambil memeluk Noura yang menangis.
Setelah suasana sedih berakhir, akhirnya Noura kembali ke kamarnya. Noura sedang berpikir bahwa sebaiknya ia kembali lagi ke rumah Noah.
Kemudian Noura berjalan menuju ke lemari. Ia ingin mencari baju-bajunya yang masih tertinggal. Saat buka lemari, tiba-tiba ada sesuatu yang terjatuh.
Trenngg..
Suara benturan ke lantai.
Ternyata itu sebuah gitar. Saat samih sekolah dulu Noura adalah pemain band. Ia memiliki peran vokalis dan gitaris. Tapi itu dulu, kini Noura sudah tidak bermain musik lagi.
🎶
Aku bisa terima meski harus terluka
Karena ku terlalu mengenal hatimu
Aku telah merasa dari awal pertama
Kau takkan bisa lama berpaling darinya
Ternyata hatiku benar
Cintamu hanyalah sekedar ‘tuk sementara
__ADS_1
Akhirnya kita harus memilih satu yang pasti
Mana mungkin terus jalani cinta begini
Karna cinta tak akan ingkari, takkan terbagi
Kembalilah pada dirinya, biarku yang mengalah
Aku terimaSaatnya kembali, nurani bicara oh
Ku tak bisa terima, bila terus tak setia
Mengkhianati dia, menduakan cinta
Ternyata hatiku benar
Cintamu hanyalah sekedar ‘tuk sementara
Akhirnya kita harus memilih satu yang pasti
Mana mungkin terus jalani cinta begini
Karna cinta tak akan ingkari, takkan terbagi
Kembalilah pada dirinya, biarku yang mengalah
Aku terimaSebentar kutelah kecewa, biarlah aku pergi
Nikmati luka ini, perih ini, sendiri…
🎶
Noura sedikit bernyanyi sambil memetik gitarnya. Kemudian ia merasa bahwa perasaannya sekarang sudah lebih baik. Akhirnya ia memutuskan untuk membawa gitarnya ke rumah Noah.
Noura sudah membuat keputusan. Ia akan kembali ke rumah Noah besok. Lalu ia mengatakan pada Ibu Bapaknya dan juga adiknya, Naomi.
Semua orang tidak melarang jika Noura ingin kembali besok. Malah Ibunya Noura segera menyiapkan bekal masakan yang bisa dibawa oleh Noura. Bapak juga ikut menyiapkan beberapa buah-buahan yang bisa dibawa oleh Noura.
***
Assalammualaikum. Salam sejahtera untuk kita semua.
Sebelumnya aku ingin berterimakasih untuk kamu yang sudah mampir dan meluangkan waktunya untuk membaca My Mistake Wedding.
Tetap dukung author ya dengan like, love, komen dan vote. Karena dengan begitu nyata feedback dari pembaca akan menambah semangat author untuk terus mengembangkan cerita My Mistake Wedding.
Dan juga silahkan mampir ke cerita pertama author judulnya, Hujan Dalam Kereta.
Silahkan tinggalkan jejak disana ya. Terimakasih..
__ADS_1