My Mistake Wedding

My Mistake Wedding
Pelukan Hampa


__ADS_3

My Mistake Wedding


Episode 32


Tidak akan ada wanita manapun


Yang mau berbagi kasihnya kepada wanita lainnya


Tidak akan ada wanita manapun


Yang mau cintanya terbagi menjadi dua


Tidakkah kamu tahu ini?


-Noura Zhafira-


﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉


.


.


Siang hari yang terik, keringat yang bercucuran, tanah yang lembab dan subur, itu lah kegiatan Noura sehari-hari. Ia sudah lakukan itu mulai dari Sarah datang. Kini usia kandungan Sarah telah memasuki bulan ke 7, itu artinya sudah 7 bulan pula Noura menanam semua tanaman di halaman rumahnya.


Tanaman Noura kini sudah sangat indah. Terkadang ada orang yang sengaja beli untuk membeli tanaman Noura. Jika itu tetangganya, maka Noura akan memberikannya dengan senang hati.


Uang hasil dari tanaman itu ia simpan baik-baik. Sedangkan uang pemberian dari Noah, ia gunakan untuk membeli bahan makanan mereka sehari-hari.


Hari ini, Noah sedang sibuk mempersiapkan acara 7 bulanan Sarah. Sampai Noah lupa untuk menyapa Noura. Padahal acara itu di adakan masih 7 hari lagi.


Banyak yang ribet yang diurusi Noah, seperti dekorasi, organ, tenda, katering dan lain-lainnya. Ia ingin memiliki acara 7 bulanan seperti 7 bulanan milik artis-artis.


Noura hanya bisa diam saja, disaat Noah dan Sarah berdiskusi tentang acara 7 bulanan itu. Rasanya membuat hati Noura tersayat setiap kali telinganya tidak sengaja mendengar percakapan mereka.

__ADS_1


Karena sudah selesai berkebun, Noura masuk ke dalam rumah. Saat masuk, Noura sudah melihat pemandangan yang tidak mengenakan.


Ia melihat Noah yang membiarkan Sarah bersandar di bahunya. Noah dan Sarah sedang memilih-milih konsep acara dan juga mereka berdiskusi siapa ustadz yang cocok untuk acara mereka.


Noura berjalan melewati mereka tanpa mengindakan keberadaan mereka berdua. Noura pergi ke dapur untuk mencuci tangannya dan mengambil air minum.


Sadar Noura sedang lewat, Sarah tanpa pikir panjang dengan perasaan Noura pun bertanya bagaimana pendapat Noura tentang acara ini.


"Noura, bagaimana pendapatmu tentang ini? Kamu ada usulan ustadz siapa yang cocok untuk konsep kita?" tanya Sarah.


Noura menghentikan tegukan air minumnya dan meletakkan gelas yang masih berisikan air minum itu di meja. Kemudian ia menatap kosong ke arah Sarah dan Noah.


"Ustadz siapapun tidak masalah, toh juga materi ceramahnya sama. Yang menjadi masalah itu dana yang kalian persiapkan," kata Noura dengan tatapan kosong.


Noah dan Sarah hanya diam mendengar jawaban dari Noura. Setelah memberikan jawaban itu, Noura langsung pergi menuju kamarnya.


Lalu Noura mengambil handuk dan berjalan menuju kamar mandi. Dibawah pancuran shower, sekilah Noura teringat saat pertama kali Noah menggosokan punggungnya.


Tapi itu mungkin saja tidak akan pernah terjadi lagi. Noura menggosokkan sendiri punggungnya. Sambil mengeluarkan emosi, Noura menggosokkan punggungnya dengan sangat berlebihan yang menyebabkan punggungnya menjadi lecet.


Noura hanya menatap sinis dan berjalan menuju lemari pakaian. Ia mengambil pakaian yang hendak ia pakai dan pergi ke kamar mandi lagi untuk berganti baju.


Noura membuka handuknya dan mulai memakai pakaiannya. Tiba-tiba saja suara pintu terbuka terdengar oleh Noura.


Noura pun terkejut, karena ia melihat ada Noah dihadapannya sekarang. Kemudian Noura membalikkan tubuhnya. Terlihat bra Noura yang belum terpasangkan pengaitnya.


Noah pun berjalan menuju Noura dan membantu memasangkan pengait bra Noura. Mendapatkan perlakuan yang jarang sekali didapatkannya, wajah Noura pun memerah karena malu.


"Kenapa kamu malu dengan suamimu sendiri?" tanya Noah.


"Suamiku sendiri seperti bukan lagi suamiku," jawab Noura.


Setelah selesai mengaitkan bra Noura, Noah pun memeluk tubuh Noura. Ia meletakkan dagunya di pundak Noura dan mengalungkan tangannya di perut Noura.

__ADS_1


"Noura, apa kamu belum bisa menerima kehadiran Sarah?" tanya Noah.


"Haruskah aku menjawab pertanyaan itu? Tidakkah kamu tahu jawabannya? Noah, tidak akan pernah bisa ada 2 oranng ratu di dalam satu kerajaan," jawab Noura dengan pelan.


"Tapi dia mengandung anakku," ujar Noah.


"Aku juga pernah mengandung anakmu!" seru Noura.


Noah terdiam karena perkataan dari Noura. Seketika itu juga ia teringat saat Noura hamil dulu. Saat bagaimana ia menjadi sangat sayang kepada Noura. Dan saat ia sangat kecewa pada dirinya sendiri diwaktu Noura dan Noah kehilangan anaknya.


"Kamu telah berubah Noah. Kamu tidak pernah sholat ke masjid lagi. Aku tidak pernah mendengar kamu mengaji lagi. Bahkan kamu selalu bangun telat di pagi hari," kata Noura.


"Bukankah dulu kamu yang selalu memarahi aku ketika aku telat bangun, ketika aku masih tertidur disaat adzan subuh telah berkumandang."


"Apa yang membuatmu berubah seperti itu? Tidakkah kamu takut akan kemurkaan Allah. Kamu hambanya yang taat kini telah berubah lalai."


"Sadarlah Noah, berubahlah jika tidak ingin sesuatu terjadi pada anakmu. Kini keluarlah aku ingin memakai baju dan sholat dzuhur," kata Noura.


Noah pun melepaskan pelukannya. Kemudian ia keluar dari kamar Noura. Semua yang dikatakan Noura benar, ia mengadari bahwa dirinya telah berubah.


Bukannya menjadi hamba yang baik karena sebentar lagi akan menjadi seorang ayah, Noah malah terlena dengan keadaan. Noah memegang kepalanya sambil menggelengkan kepalanya.


Setelah Noah keluar dari kamarnya, Noura mengambil mukenanya dan sholat. Selesai sholat dzuhur, Noura membuka Al-Qur'an dan mengaji.


Setelah semuanya selesai, Noura berdoa di dalam hatinya. Agar diberikan hati yang kuat, cobaan yang sedang ia hadapi ini bukanlah cobaan yang mudah.


***


Assalammualaikum. Salam sejahtera untuk kita semua.


Sebelumnya aku ingin berterimakasih untuk kamu yang sudah mampir dan meluangkan waktunya untuk membaca My Mistake Wedding.


Tetap dukung author ya dengan like, love, komen dan vote. Karena dengan begitu nyata feedback dari pembaca akan menambah semangat author untuk terus mengembangkan cerita My Mistake Wedding.

__ADS_1


Dan juga silahkan mampir ke cerita pertama author judulnya, Hujan Dalam Kereta.


Silahkan tinggalkan jejak disana ya. Terimakasih..


__ADS_2