
My Mistake Wedding
Episode 60
Tidak akan ada lagi hari-hari bersamamu
Tidak akan ada lagi kenangan bersamamu
Ini sudah keputusanku
Kita sudah bukan suami istri lagi
Berbahagialah dengan kehidupanmu
Aku juga akan bahagia dengan kehidupanku
Selamat tinggal Noah
-Noura Zhafira-
﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉
.
.
Hari-hari Noura kini disibukkan oleh persiapan perceraiannya. Yang mengurus semua keperluannya adalah Noura. Karena Noah tidak ingin tahu menahu soal perceraian.
__ADS_1
Tapi bagi Noura itu tidak jadi masalah. Noura malah lebih leluasa jika tidak bersama Noah. Soalnya jika ia melihat Noah, Noura akan teringat kembali tentang rasa sakit dan marah.
Setelah persiapan sudah beres, kini tibanya harinya. Hari persidangan Noura dan Noah. Hari yang akan membuat kisah cinta mereka berakhir.
Pagi itu, Noura telah siap di pengadilan agama. Setengah jam sebelum sidang perceraian dimulai, tapi Noah belum nampak juga.
Noura yang ditemani oleh adiknya, hanya bisa menunggu. Bahkan jika Noah tidak datang, tidak akan ada masalah karena mereka akan tetap bercerai.
Waktunya sidang perceraian. Hingga jelang waktu sidangnya, Noah belum juga nampak. Akhirnya Noura memutuskan untuk masuk ke ruang sidang sendirian.
Sementara itu, di waktu yang sama. Nampak Noah sedang berada di kantornya. Ia sedang duduk disebuah pertemuan. Ternyata Noah sedang mengawakili kantornya dalam meeting investasi.
Noah terlihat gelisah. Ia ingat bahwa hari itu ia adalah hari persidangannya. Tapi ia tidak bisa menolak perintah dari atasannya.
Hal itu membuat Noah menjadi tidak fokus dalam mendengarkan pendapat investornya. Pikiran Noah hanya berada di Noura.
"Oh saya baik-baik saja Pak, silahkan dilanjutkan," jawab Noah.
Jelas Noah sedang berbohong. Dari ekspresi wajahnya saja, terlihat bahwa Noah sedang ada masalah. Bahkan ia sampai berkeringat.
Sang investor selalu memerhatikan Noah. Ia tahu bahwa Noah sedang ada masalah dan berusaha untuk menutupinya. Tapi ia juga tidak bisa memaksa Noah karena itu urusan pribadinya.
"Pak Noah, anda tahu bukan? Waktu saya ada hanya hari ini. Jika hari ini kita tidak menemukan kata deal, saya tidak menjamin akan ada hari lain," ucap sang investor.
Saat mendengar perkataan dari investornya, membuat jantung Noah terdetak kencang. Karena jika ia gagal hari ini, maka atasannya akan marah besar.
"Iya pak, saya mengerti." ucap Noah.
__ADS_1
Kembali lagi bersama Noura. Kini persidangan telah selesai. Noura keluar dari ruang sidang senyuman manis. Tanda bahwa ia baru saja melepaskan beban yang berat.
Bagaikan burung yang harus tinggal di kandang yang sempit. Noura juga merasakan sesak setiap kali ada di rumah Noah. Namun kini ia sudah melepaskan hal itu untuk selamanya.
Tutt..
Terdengar suara ponsel Noura bergetar
Noura pun membuka ponselnya. Ternyata Noah menelepon Noura. Dengan ekspresi kembali kesal, akhirnya Noura menerima panggilan telepon dari Noah.
"Halo?" tanya Noura dalam panggilan teleponnya.
"Noura, sidangnya jam berapa? Maaf aku baru selesai meeting," tanya Noah didalam panggilan teleponnya.
"Sudah. Kita sudah sudah sah bercerai. Kini kamu dan aku sudah bukan suami istri lagi," jawab Noura sambil menutup teleponnya.
Noura berjalan menuju parkiran sambil tersenyum bahagia. Naomi mengikutinya dari belakang. Lalu saat sejajar, Naomi langsung menggandeng lengan kakaknya dan memeluk kakaknya.
***
Assalammualaikum. Salam sejahtera untuk kita semua.
Sebelumnya aku ingin berterimakasih untuk kamu yang sudah mampir dan meluangkan waktunya untuk membaca My Mistake Wedding.
Tetap dukung author ya dengan like, love, komen dan vote. Karena dengan begitu nyata feedback dari pembaca akan menambah semangat author untuk terus mengembangkan cerita My Mistake Wedding.
Dan juga silahkan mampir ke cerita pertama author judulnya, Hujan Dalam Kereta.
__ADS_1