
Sekarang adalah waktunya bagiku untuk menjalankan tugasku sebagai seorang istri.
Noah, aku mencintaimu sekarang.
Noura Zhafira ^O^
✨✨✨
Jarum jam menunjukkan angka 15.45 WIB. Karena sudah sore, Noura pun kembali ke tugasnya. Ia membersihkan kamar sekali lagi, dan Ia memasak hingga waktunya tiba.
Sehabis maghrib, Noah sampai. Ia tampak kelelahan, wajahnya tampak kusam. Noura menyambut kedatangan Noah. Walaupun Ia tersenyum, di dalam hatinya Noura sedang degdekan. Ia takut Noah menolak karena kecapekan.
"Apa kamu mau mandi sekarang? Jika mau, akan kusiapkan air mandinya." Kata Noura.
"Iya Boleh." Balas Noah sambil duduk istirahat di sofa.
Noura pun berjalan ke arah tangga. Ia menuju kamar mandi yang ada di dalam kamarnya. Ia menyiapkan air hangat untuk Noah mandi. Dan Ia menambahkan garam mandi yang berguna untuk mengatasi kelelahan secara instan.
Setelah itu, Noura memanggil Noah ke atas karena air mandinya telah siap. Sementara Noah sedang mandi, Noura terdiam di pinggir ranjangnya.
Noura degdekan, karena ini merupakan hal yang baru baginya. Tampaknya Noah sedikit lama membutuhkan waktu untuk mandi. Dengan basmallah yang di ucapkan Noura, Ia bangkit dari ranjang dan berjalan menuju kamar mandi.
Tok..tok.. Suara tekutan pintu kamar mandi.
"Noah, apakah aku boleh masuk?" Tanya Noura.
"Mau apa? Aku sedang mandi." Teriak Noah dari dalam kamar mandi.
"Aku ingin mandi bersama denganmu." Ujar Noura dengan malu-malu.
Krekk..
Pintu kamar mandipun terbuka.
Tampak Noah berdiri di depan pintu kamar mandi dengan menggunakan handuk. Rambutnya yang hitam pekat basah karena air. Mengalir air beberapa tetes dari rambut meluncur sampai ke dada Noah.
Melihat Noah yang masih dalam kondisi basah, membuat Noura terbelangak. Tapi Ia menahan ekspresinya, karena malu terhadap Noah. Noura pun menundukkan kepalanya karena tidak berani menatap suaminya sendiri.
"Kamu yakin?" Tanya Noah.
__ADS_1
Glekk.. Terdengar suara ludah yang di telan. Noura pun menganggukkan kepalanya. Karena ini merupakan kewajiban sebagai sepasang suami istri yang sah.
Noah pun tersenyum, melihat istrinya yang sedang malu-malu. Lalu Noah pun menarik tangan Noura, masuk ke kamar mandi. Noura jadi terkejut dengan gerakan Noah yang langsung menarik tangannya.
Di dalam kamar mandi. Noah mulai melepas handuknya. Hal itu membuat Noura spontan membalikkan badannya sambil menutupi wajah dengan tangannya.
"Sebenarnya aku sudah selesai mandi, tapi karena kamu yang minta ikut mandi. Aku tau sesuatu, berarti kamu telah suci dari haid kamu." Ujar Noah sambil menyalakan kembali keran showernya.
Noura masih di posisi yang sama. Ia tidak berani membalikkan badannya. Ia merasa sangat malu, bahkan kepada suaminya sendiri.
"Kemarilah dan tolong gosokkan punggungku, aku sulit menjangkau bagian itu." Pinta Noah dengan lembut.
Noura dengan jantung yang masih berdetak kencang, sekarang mulai menggerakkan kakinya. Lalu Noura memutarkan badannya menghadap Noah.
Noura melihat Noah yang sedang berkucuran air shower. Tetapi badan Noah menghadap ke dinding. Dengan kata lain, Noah sedang membelakangi Noura.
Noura mulai mengambil langkah pertamanya. Ia terus berjalan menuju Noah. Lalu Ia mengambil sabun dan spons mandi. Kemudian Ia mulai menggosokkan badannya Noah. Ini pertama kalinya tanganku menyentuh punggung laki-laki, gumam Noura di dalam hati.
Dengan bercucuran air mandi, jantung Noura pun ikut bergetar. Setelah selesai menggosokkan punggung, Noah pun berbalik badan. Ia melihat tubuh Noura yang basah akibat air yang jatuh dari shower.
Noura memakai kemeja berwarna putih tampak jadi transparan karena basah. Tampak Noura memakai bra berwarna merah muda yang cantik. Tetapi ekspresi Noah biasa saja.
Mungkin dia bisa menahan ekspresinya, karena tidak mau aku malu, ujar Noura di dalam hati. Saat Noura masih menunduk, tiba-tiba saja tangan Noah mengangkat wajah Noura. Sekarang wajah Noura terdangak ke atas. Dan saat itu juga, Noah memberikan ciuman pertamanya kepada Noura.
Lama Noura terdiam, tetapi bibir Noah masih menempel pada bibir Noura. Saatnya Noura beraksi. Ia mulai menggerakkan bibirnya untuk membalas ciuman dari Noah.
Mendapat balasan ciuman dari Noura, membuat Noah terkejut. Ia pikir selama ini, Noura hanya seorang wanita pemalu. Tetapi Ia sadar, kini Noura telah menjadi wanitanya. Tangan Noah pun mulai melingkar di pinggul Noura lalu menarik Noura.
Di saat mereka sedang asik dengan berciuman. Tiba-tiba perut Noah berbunyi dengan keras. Karena bunyi itu, mereka menghentikan kegiatan mereka lalu saling menatap.
Tampak wajah Noah yang memerah karena malu. Tapi malah membuat Noura menjadi tertawa. Melihat Noura tertawa, Noah pun ikut tertawa.
"Aku lapar, kita makan dulu ya." Ujar Noah.
"Tapi setelah itu, kita akan melanjutkan lagi?" Tanya Noura.
"Entah lah, kita lihat saja nanti." Jawab Noah sambil tersenyum.
Mereka pun memakai handuk dan keluar dari kamar mandi. Noura langsung mengenakan pakaian dinas nya di rumah, yaitu daster. Sedangkan Noah memakai kaus oblong dan celana pendek.
__ADS_1
Setelah berganti baju, mereka turun ke lantai satu bersama. Noura menyiapkan keperluan untuk makan, seperti piring, sendok dan gelas. Noah juga telah menunggu di meja makan.
Noah makan dengan lahap. Noura memandang Noah terus hingga lupa menyendokkan nasi ke dalam mulutnya. Terus memandang, hingga tidak sadar ada sendok Noah di depan mulutnya.
"Buka mulutmu." Kata Noah.
"Haa." Jawabku yang hanya terkejut.
"Cepat buka mulutmu, aku sudah mulai pegal." Kata Noah. Noura hanya membalasnya dengan senyuman.
"Mau atau tidak? Kalo tidak aku kembalikan ini ke tempat asalnya." Ujar Noah.
Lalu Noura membuka mulutnya. Terimakasih Noah karena sudah menyuapiku, gumam Noura di dalam hati. Noura jadi tersadarkan kalau ini adalah waktu makan. Noura langsung melahap makanan yang ada di piringnya.
Selesai makan, Noura langsung membereskan bekas mereka makan. Noah menyetel TV dan duduk santai di sofa depan TV. Sedangkan Noura mencuci piring bekas mereka makan.
Setelah selesai makan, Noura mendatangi Noah. Noura buka tangan Noah yang sedang dia silangkan. Lalu Noura melingkari tangan Noah ke tubuhnya. Noura pun jadi manja kepada Noah.
"Hahaha." Noah tertawa.
"Kenapa kamu tertawa? Acara ini tidak ada yang lucu." Tanya Noura yang heran.
"Aku pikir kamu wanita yang pemalu. Ternyata kamu cukup berani ya." Jawab Noah.
"Iya kan aku harus memberanikan diri, tidak mungkin aku selamanya menjadi pemalu, sedangkan aku sudah punya suami." Balas Noura sambil memalingkan mukanya dari Noah.
"Kalau begitu ayok kita mencobanya." Kata Noah sambil mengangkat Noura.
"Tunggu dulu, kita belum mengunci rumah." Kata Noura.
"Pintu di rumah ini, bisa di kunci dari kamar." Jawab Noah.
Lagi-lagi Noura memalingkan mukannya karena malu terhadap Noah. Noah menggerakkan kaki nya menuju kamar.
"Aku tidak berat kan." Kata Noura memastikan
"Kamu sangat ringan, padahal tadi habis makan." Jawab Noah.
Noah pun membuka pintu kamarnya, dan menurunkan Noura. Lalu Noah mencari remote control untuk mengunci pintu. Sedangkan Noura masuk ke kamar mandi. Diam-diam Noura sedang berganti baju san memakai lingerie.
__ADS_1
Lalu bercinta pun dimulai.
﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉