
My Mistake Wedding
Episode 43
Bumbu lengkap dalam kebahagiaanmu sebentar lagi akan muncul ya
Melihat betapa senangnya dirimu
Mungkin kali ini kau sungguh akan bahagia
Tapi apakah kebahagianmu itu adalah kebahagian untukku juga?
-Noura Zhafira-
﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉
.
.
"Gampang kan bikin nasi gorengnya," ujar Noura sambil tersenyum.
"Iya ternyata mudah ya. Kalau begini aku akan buat nasi goreng yang sering," ucap Noah.
Terlihat Noura yang mengajari Noah memasak nasi goreng. Karena pas kebetulannya Sarah sedang ingin nasi goreng buatan Noura.
Sarah yang sedang asik melihat televisi itu, sesekali melirik ke arah dapur. Ia melihat dari kejauhan, kegiatan Noura dan Noah.
Saat melihat Noura dan Noah saling tersenyum, membuat Sarah menjadi kesal. Ia mengerutkan alisnya, dahinya, hingga bibirnya.
Sarah berpikir untuk bisa membuat mereka tidak seperti itu lagi. Tiba-tiba saja Sarah merasakan sakit yang luar biasa.
__ADS_1
"Ahh. Noah tolong," teriak Sarah yang kesakitan.
Mendengar teriakan Sarah seperti orang kesakitan, membuat Noah langsung bergegar menghampirinya.
"Ada apa?" tanya Noah.
"Tidak tahu, tapi ini sangat sakit," jawab Sarah sambil memegang perutnya.
"Ahh sakit, ini sangat sakit," Sarah kembali berteriak.
"Ayo kita ke dokter sekarang, mungkin ini sudah waktunya," kata Noah.
Sarah pun bangkit dari duduknya. Noah membantu Sarah dan menuntun Saraha berjalan. Sedangkan Noura hanya melihat mereka dari dapur dengan ekspresi datar.
Noah kelihatan sangat senang. Mungkin ia pikir Sarah akan melahirkan. Dari awal Sarah berdiri hingga pintu tertutup, Noah selalu bergumam sendiri.
"Sebentar lagi anakku akan lahir, sebentar lagi anakku akan lahir," gumam Noah.
Saat semuanya telah sepi, Noura berjalan meninggalkan dapur dan pergi ke kamarnya. Tapi baru beberapa langkah, Noura melihat ke belakang.
Pandangannya tertuju pada nasi goreng buatan Noah. Dengan ekspresi cemberut, Noura berjalan kembali ke nasi goreng itu.
"Sebelum Sarah, sebaiknya aku duluan saja yang menyicipi nasi goreng buatan Noah," kata Noura.
Noura pun langsung mengambil sendok dan menyuap nasi goreng ke dalam mulutnya. Ekspresi Noura langsung berubah ketika nasi goreng buatan Noah itu masuk ke dalam mulutnya.
Sementara itu Noah dan Sarah telah sampai di rumah sakit. Sarah langsung dibawa ke ruang tindakan. Noah menunggu di luar ruangan, sedangkan Sarah langsung ditemani oleh beberapa perawat.
Noah yang menunggu diluar ruangan tampak sangat gelisah. Ia bolak balik tidak tenang. Beberapa saat kemudian, terdengar teriakan Sarah.
"Ahhh," teriak Sarah dari dalam ruangan.
__ADS_1
Mendengar teriakan Sarah membuat Noah menjadi panik. Tanpa sadar, Noah membuka pintu ruangan dan langsung melihat posisi Sarah yang mengangkang.
"Sarah! Apa yang terjadi?" tanya Noah.
"Pak, tunggu diluar saja," jawab perawat itu.
"Kalau boleh saya ingin berada disamping istri saya," ucap Noah.
Akhirnya perawat itu mengangguk tanda setuju. Noah pun merasa senang karena diperbolehkan berada disamping Sarah.
"Pak, ini masih lama, ternyata istri Bapak belum ada pembukaan sama sekali. Itu berarti istri Bapak mengalami kontraksi palsu, pulang saja dulu dan istirahat," kata perawat itu.
"Lalu kapan kami harus ke rumah sakit lagi?" tanya Noah.
"Disaat kontraksi sudah semakin sering dan sakit," jawab perawat itu.
"Baik, terimakasih," ujar Noah.
"Kalau begitu saya pamit itu," kata perawat itu kemudian langsung pergi dari ruang tindakan.
Setelah perawat keluar dari ruangan, Noah mengelus kepala Sarah dan mengajaknya pulang. Karena Sarah baru mengalami konstraksi palsu.
***
Assalammualaikum. Salam sejahtera untuk kita semua.
Sebelumnya aku ingin berterimakasih untuk kamu yang sudah mampir dan meluangkan waktunya untuk membaca My Mistake Wedding.
Tetap dukung author ya dengan like, love, komen dan vote. Karena dengan begitu nyata feedback dari pembaca akan menambah semangat author untuk terus mengembangkan cerita My Mistake Wedding.
Dan juga silahkan mampir ke cerita pertama author judulnya, Hujan Dalam Kereta.
__ADS_1