
My Mistake Wedding
Episode 56
Tidak seharusnya ada dua ratu didalam satu kerajaan
Tidak seharusnya ada dua nakhkoda di satu kapal
Seharunya aku mundur disaat kamu telah memilih yang lain
Cukup sudah!
Aku tidak akan lagi terus bertahan
Maka aku akan mundur
-Noura Zhafira-
﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉
.
.
"Assalammualaikum," kata Noah mengucapkan salam.
__ADS_1
"Pak, ada orang yang mengaku istri Bapak sedang menunggu," ungkap Ibu itu.
"Apa? Dimana?" tanya Noah yang terkejut.
Karena mendengar suara Noah, membuat Noura keluar dari ruang tamu menuju pintu depan. Lalu Noura muncul di hadapan semuanya.
Noura sedikit terkejut, melihat Noah yang kini sudah memiliki keluarga yang lengkap. Mata Noura mulai berkaca-kaca menahan air mata yang akan berlinang.
Begitu juga dengan Noah, ia terkejut melihat Noura yang harus berjalan menggunakan tongkat untuk berjalan. Dengan perlahan Noah berjalan mendekat ke arah Noura.
"Noura! Noura bagaimana kabarmu? Aku merindukanmu," tanya Noah dengan tangan yang seolah akan memeluk Noura.
"Noah, cukup! Tolong berhenti," kata Noura yang menolak.
"Kamu tanya kabarku, memangnya kamu tidak ada keinginan untuk melihat keadaanku? Bahkan kamu tidak ada menghubungiku. Mungkin karena kini kamu sudah memiliki kebahagiaanmu sendiri. Jadi aku ingin mencari kebahagiaanku sendiri," sambung Noura.
"Ceraikan aku!" jawab Noura dengan tegas.
"Apa?! Kenapa kamu berkata seperti itu Noura? Aku kan sudah mengatakan tidak akan menceraikanmu," tanya Noah.
"Kamu tidak mau menceraikanku? Kalau begitu selama sebulan ini apa? Kamu bahkan tidak ingat kepadaku? Bukankah itu sama saja dengan perceraian? Sudah cukup Noah, aku tidak akan sanggup lagi. Aku sudah tidak bisa berpura-pura sebagai istri yang kuat," kata Noura yang kini mulai meneteskan air mata.
"Noura kenapa? Kenapa kamu seperti ini? Tidakkah kamu memikirkan perasaanku? Aku masih mencintaimu, lihatlah ini, Arsya anggaplah sebagai anakmu juga," ungkap Noah sembari menggendong anaknya dari Sarah.
"Justru kamu yang tidak memikirkan perasaanku Noah. Anak ini bukan anakku, aku tidak bisa menganggapnya sebagai anak. Lagipula, bagaimana bisa kamu mengatakan kamu mencintaiku didepan Sarah," ucap Noura.
__ADS_1
Noah pun melihat ke arah Sarah yang ada dibelakangnya dari tadi. Sarah terlihat sedikit syok dengan kedatangan Noura. Tapi ia juga tampak sedikit marah.
"Jadi kamu masih mencintai Noura?" tanya Sarah.
Noah terdiam, ia tidak berkata apa-apa setelah mendengar pertanyaan dari Sarah. Entah apa yang dipikirkan oleh Noah, tapi ia tetap tidak berkata-kata.
"Jadi apa alasanmu tidak mau menceraikan Noura? Apa Arsya tidak cukup sebagai alasanmu? Noah kamu pilih aku atau Noura?" tanya Sarah dengan tangisan yang hampa.
Melihat Sarah menangis, Noura tidak merasakan emosi apapun. Tangisan itu seperti tangisan palsu. Sarah terlihat sedang tidak bersungguh-sungguh.
"Tidak usah memilih. Aku saja yang mundur. Memang seharusnya aku yang mundur. Sekarang Noah, ceraikan aku," pinta Noura.
Noah masih terdiam. Lalu disaat suasana sedang tegang. Tiba-tiba Arsya menangis kencang. Yang membuat Sarah langsung merebut Arsya dari tangan Noah dan pergi meninggalkan Noura dan Noah.
"Cepat Noah, lepaskan aku, kamu sudah mencapai kebahagianmu, sekarang biarkan aku mencapai kebahagianku juga," kata Noura yang memohon.
"Baiklah, aku akan menceraikanmu Noura," ucap Noah dengan nada pelan.
"Baik terimakasih. Aku akan mengambil sisa barang-barangku," ujar Noura lalu berjalan meninggalkan Noah sendiri di ruang tamu.
***
Assalammualaikum. Salam sejahtera untuk kita semua.
Sebelumnya aku ingin berterimakasih untuk kamu yang sudah mampir dan meluangkan waktunya untuk membaca My Mistake Wedding.
__ADS_1
Tetap dukung author ya dengan like, love, komen dan vote. Karena dengan begitu nyata feedback dari pembaca akan menambah semangat author untuk terus mengembangkan cerita My Mistake Wedding.
Dan juga silahkan mampir ke cerita pertama author judulnya, Hujan Dalam Kereta.