My Mistake Wedding

My Mistake Wedding
Terlanjur


__ADS_3

My Mistake Wedding


Episode 47


Apakah ini akan jadi akhir dari segalanya?


Kalau begitu,


Apakah aku telah menyelesaikannya dengan baik?


Apakah hidup ini memiliki akhir yang membahagiakan?


Entahlah


-Noura Zhafira-


﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉


.


.


Setelah selesai sholat dzuhur, tampak Noura sedang memakai sepatunya di teras masjid. Dan terlihat Avi Sena sedang berdiri menunggu Noura.


"Duluan saja tidak apa-apa Vis," kata Noura yang merasa tidak enak.


"Tidak aku ingin bersamamu," ucap Avi Sena.


"Akan aneh melihatmu bersamaku," ujar Noura.


"Apanya yang aneh?" tanya Avi Sena yang tidak peka.

__ADS_1


"Aku kan sudah menjadi istri seseorang," jawab Noura.


Avi Sena menjadi terdiam sejenak. Memang benar bahwa seharusnya ia bisa membatasi diri kepada Noura. Tapi didalam hati kecilnya ia tidak tega jika mengingat kehidupan pernikahan Noura.


"Sudah kamu duluan saja, tolong katakan pada teman-teman di stand, aku beli makanan dulu," kata Noura sambil berjalan meninggalkan Avi Sena.


"Mau bagaimana lagi, ya sudah lah," ujar Avi Sena yang kemudian pergi meninggalkan masjid.


Noura berjalan sedikit cepat dari biasanya. Ia sesekali melihat ke belakang, ia masih memikirkan bahwa Avi Sena sedang berjalan dibelakangnya.


"Fiuh, untung saja dia mau mendengarkanku," kata Noura sambil mengelus dadanya.


Kemudian ia bisa berjalan dengan santai. Melihat ada banyak orang yang berjualan di pameran membuat Noura bersemangat.


Noura berkeliling untuk menentukan pilihannya. Ia sedang bingung karena pilihan makanan di acara pameran itu sangatlah banyak.


"Mungkin aku bisa beli beberapa makanan," kata Noura dengan semangat.


Saat Noura masih menghitung jumlah makanannya, ia melirik ke arah sebrang jalan. Noura langsung terkejut karena ia melihat sebuah gerobak cakwe.


Cakwe adalah cemilan favorit Noura sewaktu sekolah dulu. Hampir setiap hari Noura memakan cakwe. Sangking senangnya dengan cakwe, semua teman-teman Noura saat sekolah dulu memanggilnya dengan sebutan cakwe mania mantap.


Noura memutuskan untuk menyebrang. Ternyata penjual cakwe itu sedang mendapat pembeli yang ramai. Dan itu membuat Noura harus menunggu.


Setelah cukup lama menunggu, akhirnya Noura bisa mendapatkan cakwe impiannya. Dengan senang hati Noura memandangi plastik yang berisikan cakwe.


"Oke saatnya kembali," kata Noura.


Noura bersiap untuk menyebrang. Ia berdiri dipinggir jalan sambil tersenyum. Karena kini ia sibuk memikirkan cakwe yang telah ia beli.


Sekiranya jalanan telah sepi, Noura pun mulai menyebrang. Tapi didalam pikirannya masih ada cakwe, sehingga ia tidak terlalu memerhatikan jalan.

__ADS_1


Zhiiittt...


Terdengar suara ban motor yang tergelincir


"Awas!" teriak orang sekitar.


Saat Noura menoleh ke kanan, ia melihat ada motor yang tergelincir ke arah Noura. Rasa ingin menghindar, namun kaki Noura terasa berat.


Brakk..


Akhirnya Noura tertabrak oleh motor itu.


Semua orang yang ada disekitar jalan itu, langsung mengubah fokus pandangannya pada Noura.


Noura melihat ada beberapa orang yang mendatanginya. Namun ia tidak bisa merasakan apa-apa hingga perlahan pandangan Noura pun memudar.


Semua orang yang menyaksikan langsung heboh. Beberapa orang menyuruh menelepon polisi dan ambulans. Noura terluka parah, darahnya dimana-mana. Begitu pun juga dengan si pengendara motor.


Ada hal yang mengejutkan, ternyata beberapa detik sebelum Noura tertabrak, ada Avi Sena yang berusaha menyebrang dan ingin menarik Noura.


Namun ia kalah cepat dengan motor yang menabrak Noura. Dan kecelakaan ith terjadi begitu saja didepan mata Avi Sena.


***


Assalammualaikum. Salam sejahtera untuk kita semua.


Sebelumnya aku ingin berterimakasih untuk kamu yang sudah mampir dan meluangkan waktunya untuk membaca My Mistake Wedding.


Tetap dukung author ya dengan like, love, komen dan vote. Karena dengan begitu nyata feedback dari pembaca akan menambah semangat author untuk terus mengembangkan cerita My Mistake Wedding.


Dan juga silahkan mampir ke cerita pertama author judulnya, Hujan Dalam Kereta.

__ADS_1


__ADS_2