My Mistake Wedding

My Mistake Wedding
Teriakan


__ADS_3

My Mistake Wedding


Episode 59


Kenapa harus seberat ini


Kenapa aku tidak boleh bahagia


Kenapa hanya aku saja yang mengalamimya


Seakan hidup memihak pada hal lain


Dan hidup tidak memilihku


Aku merasa bahwa aku telah dilupakan


Aku merasa telah mati


-Noura Zhafira-


﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉


.


.


Sesampainya di rumah, Noura dan Naomi langsung disambut oleh ibu mereka. Namun Noura malah bergegas masuk ke kamarnya. Hal itu membuat ibu Noura menjadi bingung.


"Dari mana dek?" tanya ibu kepada Naomi.


"Dari rumah orang tuanya Kak Noah," jawab Naomi sambil meletakkan kunci mobil.


"Apa? Kenapa kesana?" tanya ibu yang terkejut.

__ADS_1


"Kakak ingin berpamitan. Kata kakak, papanya Kak Noah itu sangat baik kepadanya, makanya tidak enak jika tidak pamit," jawab Naomi.


"Lalu disana bagaimana?" tanya ibunya Noura.


"Papanya memang baik, malah meminta maaf kepada kakak, tapi mamanya malah menghina kakak," jawab Naomi.


"Apa?!"


Disaat pembicaraan ibu dengan Naomi, tiba-tiba saja terdengar suara barang terjatuh dengan sangat keras. Suara itu berasal dari kamar Noura.


Brugghh..


Ptasst..


Kini suara itu semakin terdengar. Bukan hanya barang yang terjatuh tapi juga sepertu barang yang pecah. Ibu dan Naomi yang khawatir langsung mengetuk pintu kamar Noura.


"Noura! Noura! Ada apa nak?" tanya Ibu.


"Tidak bisa dikunci ini," jawab ibu.


Aaahhhh...


Kini terdengar suara seperti teriakan Noura.


Huuawwaaa..


Kini terdengar suara Noura menangis.


"Noura! Ada apa nak? Buka pintunya," kata ibu sambil menggedor-gedor pintunya.


Mendengar suara tangisan Noura yang semakin menjadi-jadi, membuat ibu dan Naomi panik. Karena Naomi adalah atlit karate sabuk coklat, ibu jadi menyuruhnya mendobrak pintu kamar Noura.


"Naomi, dobrak pintunya," kata ibu.

__ADS_1


Naomi pun mengangguk tanda setuju. Ia langsung mengambil ancang-ancang dan menendang pintu kamar Noura. Berkat Naomi kini pintu Noura sudah terbuka.


Ibu yang khawatir langsung masuk ke dalam Noura. Ibu dan Naomi mendapati kamar Noura yang sudah berantakan. Mereka juga terkejut melihat Noura yang sudah urakan.


Huwaaa..


Terdengar suara tangisan Noura.


Aaaaaaaaahhh..


Kini Noura berteriak sekuat tenaga sambil menjambak rambutnya


Ibu yang tidak tega melihat putrinya seperti itu, langsung memeluk tubuh Noura dan tanpa sadar ikut menangis juga.


Ibu tidak mengatakan apa-apa. Ia tahu hal yang dihadapi putrinya sungguh berat. Apalagi setelah mendengar cerita Naomi, bahwa Noura mendapatkan hinaan dari keluarga Noah.


Setelah sejam menangis dipelukan ibunya, akhirnya Noura tertidur. Bapak membantu membaringkan Noura di ranjangnya.


Sedangkan ibu sedang membereskan kamar Noura yang sudah berantakan. Walaupun ibu mencoba untuk tenang, tapi ia tetap tidak bisa menyembunyikan perasaannya.


Sambil menyapu bekas pecahan kaca, ibu Noura sambil meneteskan air mata. Sesekali ia melirik ke arah Noura yang sedang tertidur.


"Maafkan ibu ya nak. Kamu jadi harus menerima beban perasaan yang begitu berat," kata ibu sambil mengelus rambut Noura.


***


Assalammualaikum. Salam sejahtera untuk kita semua.


Sebelumnya aku ingin berterimakasih untuk kamu yang sudah mampir dan meluangkan waktunya untuk membaca My Mistake Wedding.


Tetap dukung author ya dengan like, love, komen dan vote. Karena dengan begitu nyata feedback dari pembaca akan menambah semangat author untuk terus mengembangkan cerita My Mistake Wedding.


Dan juga silahkan mampir ke cerita pertama author judulnya, Hujan Dalam Kereta.

__ADS_1


__ADS_2