My Mistake Wedding

My Mistake Wedding
Panik


__ADS_3

My Mistake Wedding


Episode 51


Entah apa nanti jadinya


Entah apa nanti yang terjadi dimm masa depan


Aku akan tetap berjuang


Dan aku tidakn mau mengalah dab kembali sebagai diri yang lemah


-Noura Zhafira-


﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉﹉


.


.


Noah menyuapi Noura hingga butir terakhir nasi uduknya. Noura menghabiskan nasi uduknya dengan begitu cepat. Noura sangat senang karena ia disuapi oleh Noah.


"Noura, kan sudah selesai, aku mau pergi menyusul Sarah dulu ya," kata Noah meminta izin.


Ekspresi Noura langsung berubah ketika mendengarnya dari Noah. Ternyata memang ada ruang untuk Sarah di hati Noah.


"Ya sudah pergilah," kata Noura yang akhirnya mengizinkan.


Noah yang senang langsung bangkit dari duduknya. Ia mencium kening Noura kemudian langsung keluar dari kamar Noura.


Saat Noah keluar dari kamarnya, Noura langsung membaringkan tubuhnya pelan-pelan. Perlahan matanya mulai memejam.

__ADS_1


Sementara itu, Noah tampak yang berjalan di lorong rumah sakit. Sambil berjalan Noah juga melakukan panggilan telepon kepada Sarah.


"Halo Sarah," kata Noah dalam panggilan telepon.


"Kenapa menelepon?" tanya Sarah.


"Kamu dimana? Aku sudah di lorong rumah sakit," tanya Noah.


"Aku di kantin rumah sakit," jawab Sarah kemudian memutuskan panggilan telepon dari Noah.


Setelah panggilan teleponnya diputus oleh Sarah, Noah langsung bergegas menuju ke kantin rumah sakit. Ia berharap untuk Sarah tidak marah kepadanya.


Sesampainya di kantin rumah sakit, Noah langsung mengelilingi setiap meja untuk mencari Sarah. Cukup membutuhkan waktu bagi Noah untuk menemukan Sarah.


Ternyata Sarah sedang memakan soto, ia duduk di kursi paling sudut di kantin. Karena telah menemukannya, Noah langsung mendatangi Sarah.


"Kelihatannya enak," kata Noah yang basa-basi.


"Kamu sangat lucu jika sedang marah," kata Noah sambil mencubit hidung Sarah.


Sarah langsung memegang hidungnya karena cubitan dari Noah terasa sakit.


"Memangnya kalau lucu, kamu akan membuat aku marah terus?" tanya Sarah.


"Aku seperti pernah mendengar kalimat itu. Kamu sedang cemburu ya?" tanya Noah yang menggoda.


"Jadi kamu pikir aku tidak cemburu?!" balas Sarah.


"Iya iya, maafkan aku ya. Oh iya besok sore Noura sudah boleh pulang, jadi kamu juga bisa istirahat," kata Noah.


"Lalu malam ini bagaimana?" tanya Sarah.

__ADS_1


"Malam ini kita disini dulu ya," jawab Noah.


Sarah terkejut mendengae jawaban Noah. Setelah itu ia langsung menyilangkan tangannya sambil kembali cemberut.


"Tenanglah sayang, hanya satu malam saja. Kalau begitu ayo kita kembali," ajak Noah.


Walaupun dengan wajah kesal, Sarah tetap mau mengikuti apa yang dikatakan oleh Sarah. Setelah itu mereka pergu meninggalkan kantin dan berjalan kembali ke kamar Noura.


Tidak lama kemudian, mereka sampai di kamar Noura. Tampak Noura sedang tertidur. Noah membuka pintunya dan Sarah mengikutinya dari belakang.


Tiba-tiba


Test....


Terdengar suara air jatuh ke lantai


"Sarah!" teriak Noah.


Noah yang panik berteriak hingga membuat Noura terbangun. Saat Noura terbangun, ia melihat Noah yang masih di dekat pintu dengan Sarah.


"Ah Sarah? Noah itu air ketubannya, jangan-jangan sudah pecah," kata Noura yang tidak sadar ikut panik.


Noah langsung memanggil perawat, beberapa saat kemudian perawat datang membawa kursi roda.


***


Assalammualaikum. Salam sejahtera untuk kita semua.


Sebelumnya aku ingin berterimakasih untuk kamu yang sudah mampir dan meluangkan waktunya untuk membaca My Mistake Wedding.


Tetap dukung author ya dengan like, love, komen dan vote. Karena dengan begitu nyata feedback dari pembaca akan menambah semangat author untuk terus mengembangkan cerita My Mistake Wedding.

__ADS_1


Dan juga silahkan mampir ke cerita pertama author judulnya, Hujan Dalam Kereta.


__ADS_2