Naga Di Langit Ming

Naga Di Langit Ming
Menyelamatkan Raja Dewa Obat Utara.


__ADS_3

Yu Shin mendekati meja yang dijadikan tempat tidur Putri Yun Hui lalu pria tua segera menjalani tugasnya sebagai tabib sakti di dunia persilatan daratan besar untuk Kasim Bo yang sudah lama di puja oleh pria tua itu dari nama besarnya saja yang sudah lama didengar oleh Yu Shin ini.


"Kasim Bo.. " panggil Shiang Hui Jing nada halus kepada Kasim Bo.


"Apa? " tanya Kasim Bo tanpa melihat gadis itu. Ia sedang fokus pada pertarungan antara Li Hong Yi melawan Ketua muda sekte ular sanca yang masih berlangsung dan semakin seru saja sampai ia harus menahan napas saking tegang.


"Jadikanlah Aku sebagai kekasihmu karena Aku sudah membantumu untuk mendapatkan pil bunga mawar api dan menghabisi guruku sendiri untuk menghapus dendammu." kata Shiang Hui Jing yang mengejutkan Kasim Bo.


"Apaaa???! Kau minta imbalan dariku..?!" teriak Kasim Bo menengok ke arah gadis cantik jelita itu namun telapak tangannya diarahkan kepada Ketua muda sekte ular sanca yang menghadapi saudara kembarnya dengan mengerahkan ilmu sinkang tapak matahari sakti yang dengan tepat telah menghanguskan Ketua muda sekte ular sanca dalam waktu singkat sekali.


Brushhh!


Bruakk!


Li Hong Yi yang akan mengangkat seruling naga untuk memukul tangan Ketua muda sekte ular sanca yang menggunakan pedang kepala ular sanca terkejut karena lawannya sudah hangus dan roboh di lantai secara tiba-tiba.


"Ahhh, kalau kau yang turun tangan seperti yang kau lakukan kepada Ketua muda sekte ular sanca ini, maka ku tak perlu susah payah untuk menghadapinya." kata Li Hong Yi menghampiri Kasim Bo yang melotot kepada Shiang Hui Jing.

__ADS_1


"Tuan Bo, kau terima saja gadis itu kan lumayan buat bersenang-senang di jalan." kata Chou Cie yang sudah menghabisi sejumlah besar anggota sekte ular sanca yang tersisa kepada Kasim Bo.


"Ya, Tuan Bo, meskipun kamu seorang pria yang sudah dikebiri. Kamu kan laki-laki biasa yang tak mungkin bisa menghindari kelembutan kaum wanita secantik dia." kata Shi Lun yang juga telah menghabisi seluruh anggota sekte ular sanca di sekitar mereka.


"Benar, Tuan Bo.Dia cantik jelita dan lumayan lah untukmu bisa senang di perjalanan kita di dunia persilatan daratan besar seperti Tuan Li yang sudah mempunyai dua orang kekasih." kata Tang Hung Chien yang merangkul Liu Shi Shi dengan mesra di depan Kasim Bo.


"Aku tidak tertarik pada gadis seperti dia, jadi ku tak mungkin bisa menerimanya sebagai kekasih ku." kata Kasim Bo yang pandangan matanya itu terarah kepada Putri Yun Hui yang sudah siuman dari pingsan karena gadis itu sudah berhasil di sembuhkan oleh Yu Shin.


"Tidak, dia tak secantik diriku..!" teriak Shiang Hui Jing dengan suara pedih karena ditolak oleh Kasim Bo secara terbuka dan mentah-mentah di depan semua orang di sekitar mereka.


"Dia juga bukan kekasihku.Aku tak mau terlibat hubungan asmara dengan wanita manapun di dunia ini karena aku ingin fokus pada tujuan dari kelahiran ku di dunia ini adalah menghancurkan para musuh ku dan mendapatkan kembali hak ku sebagai seorang penguasa yang sebenarnya di seluruh negeri ini." kata Kasim Bo nada tegas yang tak bisa dibantah oleh semua temannya.


"Hei, laki-laki keras kepala naga langit, Aku tidak akan pernah menyerah untuk memperjuangkan sesuatu yang aku inginkan yaitu Aku pasti akan mendapatkan cintamu." kata Putri Yun Hui yang menatap angkuh Kasim Bo dengan melompat turun dari meja dan merangkul Kasim Bo dengan sikapnya yang tegas.


Kasim Bo merasa dirinya akan terkunci kalau ia tak cepat melepaskan diri dari rangkulan gadis nekad itu dengan berjalan ke arah barat istana markas besar sekte ular sanca untuk menyelidiki seluruh ruangan yang ada di markas besar sekte tersebut.


"Kau sudah gila ya..? " tanya Li Hong Yi dengan alisnya terpaut kepada Shiang Hui Jing yang kini merangkul lehernya dengan sikap manja.

__ADS_1


"Ah,karena Aku tak bisa mendapatkannya maka aku harus mendapatkanmu saudaranya sama saja tampan dan saktinya juga terkenalnya di seluruh dunia persilatan daratan besar." jawaban gadis itu membuat yang lain menggeleng- geleng kepala dengan wajah tak percaya bahwa di dunia ini ada seorang gadis seperti Shiang Hui Jing ini.


"Tang Hung Chien, untung saja kamu tak mirip dengan Kasim Bo kalau tidak dia akan menjerat mu juga." ucap Liu Shi Shi menatap kekasihnya di sampingnya.


"Ya, karena wajahku tak pasaran seperti mereka yang terlalu tampan dan terkenal di kaum wanita di seluruh dunia persilatan daratan besar." kata Tang Hung Chien nada membangga-banggakan ketampanannya sendiri.


"Hmmm, Aku dan Chou Cie tak ada seorang pun yang menyukai kami.Apakah kami berdua ini kurang tampan dan terkenal di dunia persilatan daratan besar?" tanya Shi Lun lesu dengan jalan di belakang Putri Yun Hui yang berjalan dengan riang gembira di samping Kasim Bo.


"Ah,jangan berkata seperti itu,Shi Lun.Kamu dan Chou Cie memiiki ketampanan yang berbeda dengan kami sehingga kalian memiliki sebuah takdir yang lebih baik daripada kami, yaitu kalian pasti akan mempunyai pasangan yang sejalan dengan prinsip hidup kalian nantinya." kata Li Hong Yi dengan sikap bijaksana.


"Wajah tampan dan terkenal di dunia persilatan daratan besar seperti kalian sebenarnya jauh lebih mudah untuk menaklukkan hati para gadis yang Kalian temui dan menjadikan mereka untuk bersenang-senang atau sebagai harem kalian di masa depan kalian nantinya." kata Yu Shin yang segera mengikuti langkah Kasim Bo yang telah menjadi majikannya di mulai saat itu juga.


"Yu Shin, kenapa kamu mengajarkan kami untuk menjadi seorang pria tak setia pada satu wanita di dunia ini? " tanya Kasim Bo menggelengkan kepalanya.


"Karena Aku dulunya mantan Kaisar Kekaisaran Yu yang dulu pernah mempunyai seribu orang harem di istanaku sebelum negara ku di hancur berkeping-keping oleh musuhku dan membuatku menjadi pendekar miskin tanpa istri dan anak- anakku juga harta ku kecuali nama julukanku ini yang menjadi kebanggaanku satu-satunya." jawab Yu Shin nada sedih menceritakan riwayat hidupnya kepada Kasim Bo dan yang lainnya di sekitarnya di perjalanan ke arah barat istana markas besar sekte ular sanca.


"Hmmm bukankah aku pernah dengar bahwa kau mempunyai seorang putri yang berjuluk Dewi Rembulan Utara yang luarbiasa terkenal di dunia persilatan daratan besar?" tanya Shi Lun segera dengan wajahnya yang tampan itu penuh harapan besar.

__ADS_1


Yu Shin menutup mulut rapat-rapat seakan-akan pria tua itu tak mau memberikan informasi yang berkaitan dengan putrinya kepada Shi Lun yang dinilainya tak pantas untuk putrinya. Shi Lun dan Chou Cie mendengus sebal kepada Yu Shin yang dinilai oleh mereka berdua terlalu sombong dan menilai seseorang dari luarnya saja.


Bersambung!!


__ADS_2