Naga Di Langit Ming

Naga Di Langit Ming
Kasim Bo Menaklukkan Dunia Persilatan.


__ADS_3

Sejumlah besar tokoh-tokoh dunia persilatan di bawah pimpinan dari Ketua Sekte Khong Tong Pai mengalami kekalahan telak dari serangan maut yang dilakukan oleh Kasim Bo dengan luar biasa hebatnya sampai sejumlah besar pasukan yang dipimpin oleh salah satu tokoh datuk sesat yang berasal dari utara yang mengeroyok Shi Lun telah berhasil di bunuh olehnya dari jarak jauh.


Syutt!


Singg!


Crakk!


Sisa pasukan yang bertentangan dengan Kasim Bo terkejut melihat sepak terjang Kasim Bo yang benar-benar menggentarkan hati mereka semua yang melihat betapa pimpinan mereka pun telah tewas di tangan Kasim Bo.


"Siapa yang masih ingin hidup tenang harus bisa tunduk kepada ku dengan menyebutku sebagai Ketua Dunia persilatan daratan besar yang baru untuk hari ini dan selamanya?!" hardik Kasim Bo di atas batu karang kepada sisa pasukan musuh sambil menenteng kepala pimpinan musuhnya itu dengan sikap garang.


Bruak!


Sisa pasukan yang dipimpin oleh Ketua Sekte Khong Tong Pai bersujud hormat di depan Kasim Bo dan menyatakan bahwa mereka telah menjadi pengikut setia Kasim Bo.


"Kami semua mematuhi perintah dari Anda, Tuan Bo Hai..! " seru mereka dengan sikap hormat.


"Bagus, mulai hari ini seluruh dunia persilatan daratan besar adalah milikku.Marilah kalian ikut aku ke Kekaisaran Ming dan menaklukkan istana serta seluruh rakyat dan wilayahnya...!" Seru Kasim Bo nada berwibawa di hadapan seluruh pendekar dunia persilatan daratan besar yang hadir di puncak gunung Hoa San.

__ADS_1


"Siap, Tuan Bo..! "sahut seluruh pasukannya.


" Tuan Bo,kami semua siap untuk membantumu dalam mencapai puncak keberhasilanmu untuk mengubah masa depan dunia ini menjadi lebih baik daripada sebelumnya."kata Ketua sekte Shao Lin Pai nada hormat kepada Kasim Bo.


"Terimakasih untukmu,Ketua Sekte Shao Lin Pai." kata Kasim Bo nada ramah kepada Ketua sekte Shao Lin Pai yang telah lama mengagumi Kasim Bo sebagai tokoh muda yang berbakat alami dan mulia.


"Tuan Bo, saya sudah mendapatkan informasi terbaru dari Kekaisaran Ming melalui rekan saya di dalam kota pintu masuk ke wilayah dalam dari Kekaisaran Ming yang terdekat dengan Ibukota Kekaisaran Ming sendiri."kata seorang gadis di dekat Shi Lun setelah mereka semua beristirahat di gua puncak gunung Hoa San kepada Kasim Bo.


" Yilin, berikanlah informasi mu kepadaku."kata Kasim Bo nada serius kepada Nan Yilin nama gadis manis murid dari sekte Hoa San Pai yang terlihat jatuh cinta kepadanya.


"Hmm,Tuan Bo menurut informasi yang saya dapatkan bahwa Putri Ming Lan akan melakukan prosesi pernikahan dengan putra dari Gubernur kota Awan putih yang terkenal sebagai seorang pria yang suka sekali bersenang-senang dengan pedagang dari gurun pasir untuk memperoleh kekayaannya sendiri tanpa membaginya kepada rakyat daerah tersebut dan tak pernah melapor kepada Kaisar Ming yang akan menjadi mertua nya sendiri. Hal ini bisa kita gunakan sebagai cara untuk mengadu domba mereka dan kita bisa mengambil keuntungan dari perkelahian di antara mereka." kata Nan Yi Lin nada sopan dan hormat kepada Kasim Bo.


"Mmm, bagus. Kirim orang ke Istana Kekaisaran Ming untuk mengirimkan pesan kepada wakil Kaisar Ming yang bernama Ming Zhi untuk orang itu mengikuti perintah ku jika dia ingin dapatkan keuntungan dari kerjasamanya denganku." kata Kasim Bo dengan sikap berwibawa memberikan tugas untuk Nan Yi Lin.


Kasim Bo mengatur tugas untuk semua pasukan pentingnya yang diperintahkan untuk menyusup masuk ke kota tersebut di hari pernikahan Putri Ming Lan untuk dirinya dapat membunuh Kaisar Ming di hari itu juga dan menghabisi seluruh keluarga dan pejabat pemerintahan Kekaisaran Ming.


"Siap,Tuan Bo, kami akan melaksanakan tugas dari Anda dengan sempurna..!" sahut seluruh pasukannya nada serentak.


Shi Lun mengamati peta dalam kota yang akan mereka serang secara bersamaan dengan teliti di atas meja batu dalam gua tersebut. Kasim Bo mengirimkan bungkusan kepala Ming Yue ke Kerajaan Yun melalui utusannya yang dikirim ke daerah selatan wilayah daratan besar pada hari itu juga.

__ADS_1


"Tuan Bo, selanjutnya apa rencanamu setelah ini selesai?" tanya Ketua sekte Hoa San Pai yang menghampiri Kasim Bo di pintu gua.


"Mencari pasangan untuk menyempurnakan hati dan hidupku setelah aku menjadi penguasa di seluruh negeri ini." jawab Kasim Bo yang tatapan matanya terarah ke luar gua dengan sikap santai sekali.


"Ya, benar sekali. Tapi, apakah kau tak mau miliki selir dan Pulau untuk tempat bersantai mu di musim panas dan musim dingin?" ucap Seorang teman yang melihat cahaya rembulan menyinari diri Kasim Bo.


"Hmm, tidak.Aku cuma ingin memiliki satu orang wanita saja untuk mendampingi hidupku.Dan, untuk pulau menyenangkan yang sudah menjadi rencanaku di masa depan tetap ku inginkan."kata Kasim Bo yang tersenyum sendiri dengan raut wajahnya tampak bingung sendiri karena dirinya memikirkan Ratu Yun Hwa atau Putri Yun Hui.


" Ihh.. Kenapa aku memikirkan wanita sinting itu di saat seperti ini?"pikir Kasim Bo yang langsung membantah pikirannya sendiri.


Shi Lun melemparkan surat dari Kaisar Li kepada Kasim Bo yang cepat menerima surat dari Li Hong Yi lalu membacanya dengan cepat di pintu gua.


"Mmm, Li Hong Yi ingin membantuku dengan cara ia mengirimkan pasukan kelelawar nya ke dalam kota dan bahkan ia sendiri akan datang ke perkemahan ku di luar kota awan putih." kata Kasim Bo usai membaca surat dari adik kembar nya itu kepada Shi Lun.


"Wah, Kaisar Li sungguh baik sekali terhadapmu, Tuan Bo." kata Shi Lun nada senang mendengar informasi tersebut dari Kasim Bo.


"Ya,dia memang seorang pendekar seruling naga sejati yang memegang teguh nilai persahabatan yang luar biasa hebatnya. Dan, hal ini membuat aku bersyukur memiliki saudara kembar seperti dirinya." kata Kasim Bo nada bangga menjadi saudara kembar Kaisar Li.


"Kaisar Li yang Anda maksud adalah Kaisar Zhao Hong Yi atau Kaisar Li Xiao Long yang di kenal sebagai Kaisar Naga Merah di Kekaisaran Naga Merah, Tuan Bo? " tanya Ketua sekte Shao Lin Pai nada ingin tahu kepada Kasim Bo yang di nilainya sangat luar biasa hebatnya di dunia ini.

__ADS_1


"Kaisar Zhao Hong Yi di Kekaisaran Zhao bukan Kaisar Li Xiao Long di Kekaisaran Naga Merah, Ketua sekte Shao Lin Pai yang terhormat." jawab Kasim Bo nada sabar sekali dengan sikap yang begitu bersemangat dari Ketua sekte Shao Lin Pai yang telah dibaca pikirannya olehnya itu dari raut wajah tua dari Ketua sekte Shao Lin Pai itu.


Bersambung!


__ADS_2