
Kasim Bo memang terlihat sedang tidur dengan nyenyak di rumput depan pintu masuk ke desa Suku Lu oleh teman-temannya yang menatapnya dengan berbagai ekpresi yang berbeda-beda di sekitarnya namun sesungguhnya adalah Kasim Bo sedang mendengarkan percakapan orang- orang desa Suku Lu.
"Ayah, apakah yang harus Aku lakukan untuk Li Hong Yi mau mendukung kita dalam misi untuk menghancurkan Pangeran Muda Zhao Qiu dan Putri Aisha yang bekerjasama dengan Raja sungai hitam di daerah selatan tepi sungai lidah neraka?" tanya Nona Lu Soan Li yang suaranya terdengar dengan jelas oleh Kasim Bo di luar desa tersebut.
"Memaksanya dengan cara mengancam akan memanggang para gadisnya yang kita kurung di lembah sungai lidah neraka dan siap untuk di berikan kepada Xiao Da hewan peliharaan kita di dasar sungai itu jika dia menolak untuk bantu kita untuk menghancurkan kakak tirinya sendiri di istana peristirahatan kota rumput Lu." jawab Kepala Desa Suku Lu yang suaranya serak dan menakutkan.
"Hmm, tapi Ayah, dia itu tipe susah sekali untuk diajak kerjasamanya meskipun kita akan ancam dia dengan nyawa para gadisnya." kata Nona Lu Soan Li begitu bingung menghadapi sifat keras kepala Li Hong Yi.
"Hmm,kalau begitu kita pakai cara lain saja yaitu kau harus menjebaknya dengan obat bius untuk dia terjebak dengan rencana besar kita." kata pria lain yang sepertinya memiliki ide yang baik untuk Li Hong Yi.
"Ide mu bagus sekali, Kak Bun." kata Lu Soan Li memuji kecerdasan Kakak seperguruannya.
"Ya, Soan Li hanya saja kita harus membuatnya tidak bisa menolak untuk bekerjasama dengan kita melalui kelembutan tubuhmu yang aduhai itu."kata Song Bun nama pria Kakak seperguruan Lu Soan Li.
" Heiii??!! "teriak Lu Soan Li karena gadis cantik itu diharuskan untuk mengorbankan sesuatu yang dimilikinya untuk menaklukkan hati Li Hong Yi.
" Ya, Lu Soan Li karena kita tak punya cara yang lebih baik lagi untuk masa depan Suku kita."kata Song Bun yang meminta dukungan dari Kepala Desa Suku Lu yakni ayah angkat Lu Soan Li.
"Emmm.. " gumam Lu Soan Li.
Kasim Bo di luar desa Suku Lu membuka kedua matanya lalu melompat bangun dari atas rumput lalu kedua telapak tangannya diarahkan ke arah pintu masuk ke desa Suku Lu yang meledak dan hancur berkeping-keping oleh ilmu sinkang tapak matahari sakti.
Blaar!
"Ayo kita segera masuk ke desa Suku Lu dan kita selamatkan Li Hong Yi dan yang lainnya di desa ini." kata Kasim Bo yang telah melesat cepat ke desa Suku Lu dengan diikuti oleh teman-teman di belakangnya.
Brrrr!
__ADS_1
Sejumlah warga desa Suku Lu terkejut dengan kedatangan seorang pemuda tampan yang mirip dengan Li Hong Yi yang sudah berdiri di depan Kepala Desa Suku Lu dengan sikap angkuh dan sombong luarbiasa.
"Siapa kau yang sudah berani untuk menerobos masuk ke desa Suku Lu- kami?" tanya Song Bun nada merendahkan kepada pemuda tampan di depannya itu.
"Aku Kasim Bo." jawab Kasim Bo tegas.
Mendengar jawaban dari pemuda tampan yang mengaku sebagai Kasim Bo sungguh membuat mereka terkejut sekali sehingga wajah semua warga desa Suku Lu memucat ketakutan sekali terhadap pemuda tampan itu.
"K.. Kau adalah Kasim Bo? Ah, yang benar saja kamu bicara! Aku tahu kalau Kasim Bo itu pria tua renta yang sudah tak ada gigi lagi dan jelek sekali." kata Song Bun tak percaya bahwa Kasim Bo semuda dan setampan Li Hong Yi.
"Memangnya kamu pernah melihat Kasim Bo?" tanya Putri Yun Hui nada marah kepada Song Bun.
"Hei, gadis liar darimana yang berani untuk kasar kepadaku?" tanya Song Bun nada marah juga kepada gadis remaja cantik jelita yang berdiri di samping pemuda tampan itu.
"Dari alam surgawi yang akan mengirimkan kau ke alam neraka karena sikap tak sopanmu itu terhadap Kasim Bo yang terkenal dengan julukan pria muda paling tampan di seluruh negeri ini." jawab Putri Yun Hui nada ketus sekali kepada pria muda di depannya itu.
"Kurang ajar sekali kau bocah perempuan..!Aku akan memberimu hajaran supaya kau tahu cara untuk menghormati orang yang lebih besar dari kau..!" hardik Song Bun yang sudah melontarkan pukulannya ke arah Putri Yun Hui.
Namun sebelum pukulan itu mengenai Putri Yun Hui sebuah pukulan tangan dari Tang Hung Chien sudah menangkis pukulan Song Bun yang membuat pria muda itu terjengkang ke belakang dengan kepala bocor seketika itu juga.
Plakk!
Bruakk!
"Heii bocah setan kau membunuh orangku..!" hardik kepala Desa Suku Lu yang sudah berikan perintah untuk warganya menyerang Tang Hung Chien untuk balas dendam atas kematian Song Bun.
Sing!
__ADS_1
Sejumlah golok telah terhunus ke arah Tang Hung Chien dengan kecepatan yang luarbiasa di sekitar Tang Hung Chien sehingga teman baik Li Hong Yi ini harus mengandalkan ilmu ginkang untuk menyelamatkan nyawanya dari serangan golok -golok itu.
Betzz!
Trang!
Alat sempoa milik Shi Lun sudah menangkis tiap serangan-serangan golok yang ingin menebas pundak Tang Hung Chien sehingga ia berhasil menyelamatkan teman baik Li Hong Yi dengan tepat waktu.
Chou Cie berkelebatan di sekitar sejumlah besar warga desa Suku Lu dengan telapak tangannya memukul golok di tangan para warga desa Suku Lu sehingga golok- golok itu patah.
Crang!
Liu Shi Shi menggunakan kesempatan ini untuk menotok kaku sejumlah besar warga desa Suku Lu sehingga ia berhasil melumpuhkan semuanya dengan lebih baik lagi.
Cus!
Kasim Bo menendang Kepala Desa Suku Lu ke dalam ruangan rumah kepala Desa Suku Lu yang berada di belakang pria tua yang sangat angkuh dan memandang rendah dirinya.
Duk!
Bruakk!
"Aduh.. Pinggulkuuuu...!" pekik kepala Desa Suku Lu yang merasakan sakit pada pinggulnya yang menabrak pintu dan mengenai punggung hewan peliharaannya sendiri.
"Kalian semua jaga orang gila itu disini, dan Aku akan segera menyelamatkan Li Hong Yi dan para gadisnya dari kurungan biadap orang otak udang busuk itu."kata Kasim Bo nada tegas dan keras kepada teman-temannya.
" Ya, Kasim Bo..!!"sahut teman-temannya dengan suara lantang.
__ADS_1
Kasim Bo melesat cepat menuju ke arah penjara desa Suku Lu yang berada di bawah tanah yang menuju ke dasar sungai lidah neraka.Dan,disana ia bisa melihat Li Hong Yi dan para gadisnya di kurung oleh sejumlah hewan peliharaan kepala Desa Suku Lu yang semuanya adalah predator yang luarbiasa ganas.
Bersambung!!