
Rombongan Kasim Bo menyelusuri tiap ruangan di istana markas besar sekte ular sanca setelah mereka membasmi sekte tersebut dan berhasil menyelamatkan Yu Shin Raja Dewa Obat Utara.
"Hmm,Aku masih ingin tahu mengenai Liang Cu Yen yang seharusnya kita selamatkan juga tapi ia tiba-tiba menghilang dari meja persembahan di altar Ketua muda sekte ular sanca ketika kita menyerbu mereka." kata Tang Hung Chien yang mengutarakan isi hatinya untuk rasa penasaran kepada para sahabatnya.
"Saudara Hung Chien kau benar sekali karena itu Aku ingin menyelusuri tiap ruangan yang ada di istana ini." kata Kasim Bo nada serius.
"Hmm,apakah di meja persembahan tersebut ada jalan rahasianya?"tanya Shi Lun yang cepat berpikir dengan kecermatan dan ketelitian yang menjadi ciri khasnya.
" Ya, Aku sudah berpikir yang sama denganmu, kawan.Lihatlah langit-langit di ruangan yang ada di ruang makan di kamar tidur salah satu istri dari Ketua sekte ular sanca ini dengan saksama dan kau pasti akan menemukan sebuah jalan di bawahnya."jawab Li Hong Yi yang menunjukkan adanya sebuah lengkung seperti gelombang air di sebuah tempat tertutup di salah satu langit- langit di ruangan tersebut.
Kasim Bo mendorong meja makan ke samping di dekat dinding paling ujung lalu terlihatlah air sungai yang amat jernih namun sempit dan kecil sekali di bawah sana.
"Sungai ini?" tanya Putri Yun Hui dengan napas tercekat kepada Kasim Bo.
"Ya,sungai dalam gunung batu tulis yang juga di kenal sebagai sungai tak berdasar yang pernah menyimpan kepingan medali naga Ming yang menjadi legenda kuno penguasa Ming terdahulu dan pernah menjadi rebutan seluruh tokoh-tokoh di dunia persilatan daratan besar. " jawab Kasim Bo dengan raut wajahnya yang tampan begitu serius sekali.
"Mmm,apakah kamu berpikir untuk menyelam ke sungai ini dengan pemikiran bahwa medali naga Ming masih ada di sana?" tanya Yu Shin dengan raut wajahnya begitu cemas kepada ide Kasim Bo.
"Iya." jawab Kasim Bo tegas.
"Ihh,Kasim Bo berbahaya sekali jika kita semua menyelam ke sungai ini karena mungkin ada binatang-binatang buasnya." kata Putri Yun Hui di dekat Kasim Bo segera merangkul lengan pria muda tampan ini.
"Hei,bukan kita semua tetapi Aku yang akan ke dalam sana." kata Kasim Bo meluruskan kata- kata Putri Yun Hui seraya melepaskan diri dari rangkulan gadis cantik jelita ini.
"Bo Hai,Aku akan ikut untuk menemanimu ke dalam sana." kata Li Hong Yi segera mengajukan diri untuk ikut serta dalam misi penting Kasim Bo.
"Hong Yi,sebaiknya kamu tetap disini untuk jaga mereka sampai Aku kembali ke sini dari dalam sana." kata Kasim Bo menggelengkan kepalanya untuk menolak usul dari Li Hong Yi.
"Baiklah, tapi kau harus berjanji untuk kembali ke sini dalam keadaan sehat dan selamat tanpa kau kurang apapun dari wajah dan tubuhmu." kata Li Hong Yi memeluk saudara kembarnya dengan raut wajahnya penuh kecemasan namun ia harus tenang untuk membantu misi penting saudara kembarnya itu.
__ADS_1
Kasim Bo menepuk-nepuk punggung Li Hong Yi di dekatnya sebelum meloncat masuk ke dalam sungai lalu menyelam kecepatan tinggi sehingga ia telah menghilang dari pandangan sepasang mata Li Hong Yi dan yang lainnya dalam waktu singkat.
Li Hong Yi dan yang lainnya memandang cemas ke sungai tanpa menyadari bahwa adanya lima orang bertubuh kerdil dan berwajah garang ada di belakang mereka.
"Tuan, kita sergap saja mereka." kata salah satu dari lima orang kerdil itu dengan tatapan mata tajam dan garang kepada pemimpinnya.
"Ya, kau benar sekali, Zhu Min." kata pemimpin mereka yang segera memerintahkan para anak buahnya untuk maju dengan pedang mereka itu telah terhunus ke arah Li Hong Yi dan yang lain di tepi sungai itu.
Wusss!
Li Hong Yi dan yang lainnya segera melesat ke arah samping kanan dengan kecepatan yang luar biasa sehingga empat orang kerdil itu telah kehilangan musuh mereka yang ingin disergap oleh mereka.
"Heiii...!" pekik mereka berempat yang terkejut di saat pedang mereka telah dirampas oleh Shi Lun dengan cepat lalu Shi Lun menggunakan pedang mereka menebas mereka dengan cepat sekali.
Crakkk!
Crakkk!
Crakkk!
Crakkk!
"Emm, siapakah kalian berlima yang ingin sekali untuk menyergap kami di tepi sungai ini?" tanya Li Hong Yi nada berwibawa kepada pemimpin orang kerdil itu.
"Aku Qu Ri Ping dari lembah gunung ini yang juga dikenal sebagai salah seorang dari keduabelas Dewa Mini yang terkenal di dunia ini." jawab Qu Ri Ping nama pemimpin orang kerdil itu dengan nada angkuh kepada Li Hong Yi.
"Oh, rupanya orang-orang kerdil yang tidak tahu diri dengan mencoba untuk menyergap kami." kata Shi Lun dengan sikap mengejek pemimpin orang kerdil itu.
"Orang sombong kau..! " hardik sejumlah orang kerdil yang tiba-tiba muncul di depan mereka di sekitar mereka dengan sepasang mata yang luar biasa tajam dan garang.
__ADS_1
Singg!
Kedua belas orang kerdil mengeluarkan pedang mereka dari sarung pedang yang digunakan untuk menangkis serangan-serangan yang telah dilakukan oleh Shi Lun dengan alat sempoa di tangan kiri.
Trang!
Trang!
Tang Hung Chien melompat dengan pedangnya terhunus ke arah dua belas orang kerdil yang di hadapi oleh Shi Lun dengan tangkas sekali dan Tang Hung Chien berhasil memecah dua belas orang kerdil menjadi dua kelompok, dimana ia dan Shi Lun masing-masing menghadapi enam orang kerdil.
Wuss!
Trang!
Trang!
Enam orang kerdil yang berada di kanan telah di hadapi oleh Tang Hung Chien dengan tangkas sekali sehingga enam orang kerdil harus gesit dalam menghadapi pedang Tang Hung Chien.
Bettzzz!
Li Hong Yi menggunakan seruling naga melawan pedang di tangan pemimpin orang kerdil yang sudah menyerang ke arah dirinya dan teman - temannya sehingga ia berhasil membuat lawan nya itu mundur ke belakang dengan tangkas.
"Hmm, kau hebat juga orang muda tapi sayang kau harus mati di ujung pedangku ini..!" hardik pemimpin orang kerdil yang kembali menyerang dengan pedangnya terhunus langsung ke dada Li Hong Yi.
Wuttz!
Li Hong Yi menangkis serangan-serangan maut itu dengan ilmu pedang sekte Hoa San Pai yang dilakukannya dengan seruling naga secara lihai sekali sehingga ia berhasil menghalau serangan pedang di tangan pemimpin orang kerdil itu.
Trang!
__ADS_1
Trang!
Bersambung!!