Naga Di Langit Ming

Naga Di Langit Ming
Wilayah Kekaisaran Lin.


__ADS_3

Setelah mengarungi sungai Zhao bagian timur selama beberapa hari akhirnya rombongan dari Kasim Bo tiba di tempat tujuan untuk misi yang ingin diraih oleh Kasim Bo yaitu mencari tahu keberadaan Pangeran Mahkota Lin Chi Yun yang diisukan hilang semenjak Kekaisaran Lin jatuh ke tangan Kaisar wanita yang bernama Lin Xuan Rung dan menemukan liontin naga Ming yang di curi oleh seorang tokoh besar yang licik yang di kenal sebagai nama Yang Lang.


"Yang Lang itu salah satu dari tokoh sekte rusa hitam yang berkhianat dari sekte nya sendiri dan bergabung dengan Kaisar Wanita Lin Xuan Rung untuk mendapatkan kekuasaan di seluruh dunia persilatan daratan besar." kata Hu Xin Qi gadis putri dari Hu Yi Tian mengingatkan Kasim Bo.


"Baik, terimakasih untuk informasi yang sangat bermanfaat untukku darimu, Nona Xu." kata Kasim Bo nada sopan kepada Nona manis ini.


"Mmm, lalu bagaimana cara kita untuk masuk ke dalam wilayah Kekaisaran Lin tanpa ada seorang pun yang mengetahui kedatangan kita?" tanya Siang Hui Jing menatap lurus Kasim Bo.


"Menyamar sebagai rakyat mereka." jawab Chou Cie yang melemparkan pakaian dan riasan untuk menyamar sebagai rakyat Kekaisaran Lin pada Kasim Bo dan yang lainnya.


"Oh, baiklah. Mari kita mulai bekerja." kata Kasim Bo tersenyum senang dengan kecerdasan dari teman dekatnya ini.


Setelah mereka sudah menyamar sebagai rakyat Kekaisaran Lin. Mereka dengan mudahnya dapat masuk ke wilayah Kekaisaran Lin lalu mulailah mereka menyelinap ke seluruh tempat di wilayah Kekaisaran Lin termasuk Ibukota Kekaisaran Lin untuk menghancurkan sekte rusa hitam lebih dahulu sebelum menghancurkan Kaisar wanita Lin Xuan Rung.


"Mmm, kita harus mencari tahu dimana markas besar sekte berengsek itu." kata Peng Cheng di sisi kanan Hu Xin Qi sambil memegangi dagunya yang halus kepada Kasim Bo.


"Oh.Perhatikan saja orang-orang yang memakai sepatu berlambang rusa hitam maka merekalah orang-orang yang kita cari di sini." kata Kasim Bo menggunakan lirikan matanya menunjuk kepada sekelompok anggota sekte rusa hitam yang kini menjadi sekte rusa kematian untuk para sahabat terbaiknya.


Chou Cie segera memahami maksudnya maka ia segera memerintahkan para sahabatnya untuk mengikuti sekelompok orang itu lalu menghabisi mereka semua dan mengambil lencana untuk masuk ke markas besar sekte tersebut dengan mudah melalui isyarat matanya yang tajam.


Chou Cie dan yang lainnya melaksanakan tugas mereka dengan sangat cerdas sekali sehingga mereka dapat menemukan lencana untuk masuk ke dalam markas besar sekte tersebut untuk Kasim Bo.


"Tunggu disini sampai cahaya matahari pagi di ufuk timur mulai menampakan cahayanya." kata Kasim Bo nada serius kepada Chou Cie dan yang lainnya di kuil kosong dekat markas besar sekte rusa kematian.


"Siap, Kasim Bo..! " sahut Chou Cie dan yang lainnya nada serentak.

__ADS_1


Kasim Bo melesat cepat bak sinar kilat di tengah hujan deras di tengah malam mendatangi setiap ruangan yang berada di markas besar sekte rusa kematian dan membakar setiap ruangan disana sampai seluruh anggota sekte rusa kematian itu telah keluar semuanya dari markas besar sekte tersebut dan menemukan Kasim Bo yang telah berdiri di atas genteng pintu gerbang utama ke markas besar sekte tersebut.


Singg!


"Laknat! Siapa kau yang begitu lancang sekali telah membakar sekte rusa kematian kami??!" hardik ketua sekte rusa kematian dengan sinar sepasang mata yang amat bengis kepada Kasim Bo yang tetap berdiri tegak di tempatnya yaitu di atas genteng pintu gerbang utama markas besar sekte rusa kematian.


"Aku Bo Hai. " jawab Kasim Bo nada tenang luar biasa.


"Oh, rupanya kau adalah Kasim hina yang bodoh sehingga kau ingin mencari masalah dengan kami di sini..!" hardik Ketua sekte rusa kematian yang sudah menerjang dengan pedangnya yang berkelebatan dengan ganas ke arah Kasim Bo dengan diikuti oleh sejumlah besar anggota sekte rusa kematian yang menggunakan pedang yang menyerang ke segala penjuru Kasim Bo.


Wutttz!


Kasim Bo melayang dengan ringan sekali dan pedang ditangan Kasim Bo meliuk-liuk dengan gesit sekali menerjang sejumlah pedang yang di gunakan oleh para anggota sekte rusa kematian yang ingin membunuhnya itu untuk membantu Ketua sekte rusa kematian yang telah meluncur dengan pedang ke arah kening Kasim Bo.


Trang!


Trang!


Trang!


Crakk!


Kasim Bo melemparkan sejumlah pedang milik para anggota sekte rusa kematian ke arah barat markas besar sekte rusa kematian dan dengan tepat sekali telah membuat seorang pria usia berkumis tebal dan tubuh jangkung keluar dari persembunyiannya dengan membalas serangan mautnya itu dengan kibasan lengan pakaian dari pria itu.


Wutttz!

__ADS_1


Crangg!


Kasim Bo melihat serangan-serangannya telah di runtuhkan oleh pria itu dengan sebelah tangan saja segera membalas dendam ilmu pedang ular emas sakti yang dimainkannya dengan pedang yang sangat lincah sekali sampai pria yang tak lain adalah Yang Lang terkejut dengan kelihaian ilmu pedangnya.


Betttzz!


"Hebat..! " puji Yang Lang tanpa sadar kepada Kasim Bo yang terus menerus menyerangnya dengan ilmu pedang bangau sakti yang lihai luar biasa sehingga pedang di tangan Kasim Bo telah menukik tajam ke arah leher Yang Lang.


Wutttz!


Trang!


Yang Lang dengan sigap menangkis serangan pedang di tangan Kasim Bo dengan senjatanya yang berupa golok yang sangat besar dan tajam sekali.


"Golok Pembelah Langit! " seru Kasim Bo yang telah melihat kehebatan senjata yang dimainkan oleh Yang Lang untuk menghadapi pedangnya yang terkenal dengan julukan Pedang Raja Dewa Naga Timur atau lebih dikenal dengan sebutan Pedang Penakluk Langit.


"Hahaha Bo Hai kau mengenali juga golok di tanganku ini! Apakah kau merasa jerih dan takut untuk menghadapi Aku Yang Lang untuk misimu tercapai...?!" hardik Yang Lang kepada Kasim Bo dengan golok nya berkelebatan di sekitar sinar pedang di tangan Kasim Bo yang sangat tajam sekali.


Trang!


Trang!


Trang!


Kasim Bo menggerakkan pedangnya ke segala penjuru di sekitar tubuh Yang Lang yang telah di lindungi oleh gerakan golok di tangan pria kejam itu namun Yang Lang dikejutkan dengan pedang di tangan Kasim Bo telah menyelinap ke sisi kiri pinggangnya lalu terdengar lengkingan yang luar biasa mengerikan dari mulut Yang Lang karena Kasim Bo telah memotong tubuhnya menjadi dua bagian.

__ADS_1


Crakk!


Bersambung!!


__ADS_2