
Sesudah Kasim Bo mendapatkan mutiara naga Kekaisaran Ming yang telah ditemukannya di dasar jurang Gunung Heng Barat.Kasim Bo dan rombongannya bergegas menuju ke tempat awal dari tujuan utama mereka mendatangi kota yang terletak di bagian timur laut kota Heng.
"Kita akan berjumpa dengan pasukan lain yang akan membantu kita dalam misi besar mu." kata Li Hong Yi nada serius kepada Kasim Bo yang berdiri di depannya di tepi jalan raya pintu masuk ke dalam kota Heng An Timur.
"Bagus, Aku sudah tak sabar untuk memenggal kepala Kaisar Ming Yen dan keluarganya di kota ini." kata Kasim Bo dengan seringainya kepada Li Hong Yi.
"Iya, mari kita masuk saja ke kota Heng an Timur dan mulai menjalani misi kita di sana." kata Li Hong Yi yang memahami isi hati saudaranya itu.
Mereka pun bergerak bersama-sama memasuki kota Heng an Timur dan ketika mereka dapat masuk ke dalam kota tersebut.Mereka segera berpencar untuk menjaga keamanan mereka dari pasukan Kekaisaran Ming di seluruh kota ini.
"Lihatlah rombongan Kaisar Ming Yen telah tiba di depan rumah Kediaman Gubernur Heng untuk menghadiri pernikahan putrinya dan putra dari gubernur Heng yang jatuh pada hari ini."kata Shi Lun nada gembira melihat target mereka telah berkumpul bersama-sama di rumah kediaman resmi gubernur Heng dari belakang kerumunan rakyat kota Heng an Timur yang menyaksikan kedatangan rombongan Kaisar Ming Yen dari pintu masuk ke dalam kota tersebut sampai ke kediaman resmi gubernur Heng an.
Kasim Bo telah lebih dahulu melesat cepat sekali menuju ke kediaman resmi gubernur Heng untuk menjalankan misinya yang sudah lama ingin ia selesaikan untuk mengubah masa depan seluruh negeri Ming yang dicintainya itu.
Whezzz!
Tak ada seorangpun yang melihat gerakan pria ini yang tahu-tahu telah tiba di depan Kaisar Ming Yen yang terkejut dengan kemunculannya itu dan Ia langsung saja menggunakan pedang pusakanya menebas leher Kaisar Ming Yen di depan seluruh pasukan keamanan Kaisar Ming Yen.
Crakk!
" Bocah pemberontak berani sekali kau menebas leher Kaisar Ming Yen di hadapan kami..!"hardik gubernur Heng yang murka melihat kepala pria berkuasa di seluruh negeri Ming telah jatuh ke lantai dengan berlumuran darah segar dari ujung pedang di tangan pemuda sadis di hadapannya itu.
"Heng Xiu jika kamu ingin balas dendam kepada ku silakan saja untuk kau maju untuk lawan aku Bo Hai Sang Penguasa Baru seluruh negeri Ming ini..!" tantang Kasim Bo yang menatap bengis ke seluruh keluarga dan pasukan keamanan Kaisar Ming di depannya itu.
Shi Lun telah menenteng kepala Putri Ming Lan dan putra dari gubernur Heng ke hadapan Heng Xiu Gubernur Heng sendiri sehingga pasukan keamanan Kaisar Ming Yen berubah pucat pasi melihat kedua kepala orang-orang kesayangan mereka.
"Manusia lancang! Ku habisi kalian...!" hardik pria berkumis tebal yang bernama Deng Wei Jian kepada Shi Lun yang sudah menggerakkan alat sempoa di tangan kanannya dan bersiap untuk menghadapi penasehat Kaisar Ming Yen.
Singgg!
Deng Wei Jian sudah mengeluarkan pedangnya yang memiliki cahaya keperakan untuk hadapi sempoa milik Shi Lun yang terkenal tajam luar biasa di seluruh dunia persilatan daratan besar.
__ADS_1
"Majulah kau..!" tantang Shi Lun yang tersenyum mengejek kepada Deng Wei Jian.
"Kurang ajar kau bocah laknat...!" seru Deng Wei Jian yang langsung menyerang dengan pedang yang mengarah langsung ke tenggorokan Shi Lun namun ia dikejutkan oleh Shi Lun yang lebih cepat menggerakkan sempoa dengan ilmu silat matematika yang membuat serangan pedang di tangan Deng Wei Jian yang dapat dihalau oleh serangan alat sempoa nya yang luar biasa cepat dan penuh perhitungan yang tepat sekali.
Trang!
Trang!
"Aiyaaa..!" pekik Deng Wei Jian yang terkejut lihat serangan-serangan yang dilakukan oleh Shi Lun jauh lebih mematikan daripada serangan yang dilakukannya kepada Shi Lun.
Shi Lun yang melihat lawannya terdesak hebat oleh serangan-serangan mautnya itu segeralah ia menggunakan ilmu pedang sempoa miliknya ke arah dada lawannya yang terpukul oleh alat sempoa nya itu dan lawannya terdorong jatuh ke tanah dalam keadaan muntah darah segar dari mulut lawannya, lalu ia langsung menggunakan ilmu tapak beruang darah memukul remuk dahi lawannya itu.
Plakk!
"Ayahhhhhh...!" jeritan histeris dari putra dari Deng Wei Jian yang terkejut melihat ayahnya itu telah tewas di tangan Shi Lun.
"Semua.. Serang mereka dan habis mereka..!" perintah dari gubernur Heng kepada pasukan keamanan Kaisar Ming Yen di sekitarnya.
Seerrtt!
"Serangg...! " seru pasukan keamanan Kaisar Ming Yen yang langsung menyerang Kasim Bo dan Shi Lun dari seluruh penjuru di kediaman resmi gubernur Heng.
Tetapi mereka dikejutkan oleh kedatangan para pasukan Kasim Bo yang dipimpin oleh Li Hong Yi telah lebih dahulu menyerang mereka sebelum mereka dapat menyerang Kasim Bo dan Shi Lun.
"Habisi mereka semuaaa..!" seru Li Hong Yi pada pasukannya yang segera menyerang saudara dan temannya di aula utama kediaman resmi gubernur Heng.
Syutt!
Werr!
Trang!
__ADS_1
Trang!
Sejumlah pasukan yang dipimpin oleh Li Hong Yi menyerbu sejumlah pasukan keamanan Kaisar Ming Yen dengan senjata mereka masing- masing yang menimbulkan rasa gentar di hati pasukan tersebut.
Li Hong Yi menyerang secara langsung seluruh anggota keluarga gubernur Heng dengan ilmu pedang seruling naga Zhao yang membuatnya dapat mendesak bahkan membunuh sejumlah anggota keluarga gubernur Heng yang terdekat dengan Kasim Bo.
Trang!
Jlebb!
Crakk!
Kasim Bo menggunakan ilmu pedang naga Lin di tangan kanan dalam menghadapi ilmu pedang yang dimainkan oleh Gubernur Heng Xiu lawan nya itu sehingga ia mengejutkan lawannya dan ia berhasil memenggal kepala Gubernur Heng Xiu..
Shi Lun menerjang sejumlah sisa pasukan lain di seluruh kediaman resmi gubernur Heng Xiu yang langsung menjadi porak-poranda oleh serangan maut yang dilancarkan oleh pemuda tangguh ini.
Jlebb!
Crakk!
Kasim Bo yang melihat beberapa pasukan yang ikut menyerangnya itu sedang dihadapi oleh Li Hong Yi segera membantu saudaranya dengan ilmu pedang naga Lin yang membuat seluruh pasukan tersebut kocar-kacir oleh serangannya.
Wuzzz!
Trang!
Crakk!
Pedang Kasim Bo menebas sejumlah pasukan itu yang sebagian besar menjadi daging cincang oleh Kasim Bo sehingga Li Hong Yi hanya bisa membunuh beberapa orang pasukan keamanan Kaisar Ming Yen yang tersisa.
Crakk!
__ADS_1
Li Hong Yi menyarungkan pedangnya ketika ia melihat seluruh pasukan musuh telah berhasil di musnahkan oleh Kasim Bo, dirinya, Shi Lun dan pasukannya sendiri.
Bersambung!