Pacar Online Yang Tertukar

Pacar Online Yang Tertukar
Bab 99 Berjumpa kembali Liona


__ADS_3

Bruuukkkk


"Ma...Vri..shh" ucap seseorang ketika tidak sengaja menabrak Vrish di sebuah butik. Suara yang tidak asing terdengar dari telinga Vrish. Vrish yang seketika menoleh sumber suara terkejut setengah mati. Pasalnya suara itu berasal dari suara seorang wanita yang pernah Vrish cintai yang pernah singgah di hatinya dalam jangka waktu yang lama semenjak SMA.


"Kau!" ucap Vrish yang sudah mengontrol emosinya.


Sebenarnya Vrish sudah tahu jika Liona belum meninggal. Atas penyelidikannya beberapa tahun terakhir atas saran dari papanya. Karena papanya tidak mau melihat putranya terlarut dalam pikirannya sendiri. Dan kebetulan papanya pernah melihat seseorang yang wajahnya mirip dengan Liona. Vrish sudah pernah menduga bahwa hari ini akan terjadi. Ketika Vrish tahu bahwa Liona belum meninggal, hatinya sangat marah dan kecewa. Sakit itu yang dirasakan Vrish.


"Maaf, tuan muda. Ini pesanan anda" ujar salah seorang karyawan butik langganannya.


"Terimakasih. Tolong sampaikan pada Bunda Hesti pesananku sudah ku ambil" jawab Vrish pada karyawan butik kepercayaan Bunda Hesti. Bunda Hesti adalah teman almarhumah mamanya. Butiknya adalah butik langganan keluarga Pramudya dan para pebisnis lainnya bahkan para selebritas pun banyak yang berlangganan di butik itu.


"Sama-sama, tuan. Akan saya sampaikan. Selamat berbelanja kembali, tuan" ucap karyawan itu ramah.


Menilik kembali, Vrish yang berbalik seketika berjalan meninggalkan butik tanpa berbasa basi terhadap Liona lagi. Namun siapa sangka jika Liona mengejarnya.


"Vrish!" teriak Liona berlari ke arah Vrish dan langsung memeluk Vrish. Liona menangis bersandar di dada bidang Vrish yang berbalut setelan jas kerjanya.


"Maafkan aku Vrish. Maafkan aku. Aku tidak bermaksud untuk membohongimu atas kematianku itu. Sungguh Vrish. Aku akan menjelaskan semuanya padamu" pinta Liona yang masih menangis dalam sandaran dada Vrish. Tanpa disadari keduanya, Vio yang kebetulan akan keluar dari dalam mobilnya yang akan berbelanja beberapa setelan baju di butik Bunda Hesti itu urung keluar mobil. Beruntunglah Vio tidak menggunakan mobil kesehariannya jadi Vrish tidak akan mengenali mobil yang ditumpanginya ini. Karena setelah kepulangan dari ijab qobul dua hari yang lalu, Vio dan Re tinggal kembali di villanya. Dan beruntunglah Vio juga, Vrish belum mengetahui keberadaan vilanya.


"Nona, kenapa tidak jadi turun?" tanya Hasan yang saat ini mengantarkannya ke butik.


Namun Vio bukannya menjawab tapi justru terus menatap sepasang mantan kekasih yang masih berdiri berpelukan di depan pintu masuk butik itu. Mungkin Vio terlalu fokus pada obyek yang sedang diamati jadi Vio tidak mendengar pertanyaan Hasan. Karena nona mudanya tetap bergeming, Hasan mengikuti arah tatapan nona mudanya dari kaca spion di depannya.


'Tuan Muda Pramudya. Dia sedang bersama siapa? Siapa wanita yang sudah berani memeluk suaminya nona mudaku?' batin Hasan yang ikut mengamati kedua orang itu. Dilihatnya nona mudanya sedang menitikkan air matanya tanpa suara tangisan. Hal ini menjadikan Hasan ikut merasa sedih. Karena setahunya nona mudanya adalah orang yang sangat baik hati juga rendah hati. Kenapa baru dua hari menikah malah disuguhkan pemandangan yang tak sedap ini. Saat Hasan ingin membuka pintu mobil, Vio melarangnya.


"Diamlah! Ayo kita pergi dari sini saja Hasan. Dan jangan sampai mami dan papi juga Re tahu ya. Kita kembali ke vila" ucap Vio mengingatkan Hasan.

__ADS_1


"Tapi nona, tuan muda harus tahu batasannya" bantah tak terima Hasan melihat nona mudanya tersakiti itu membuat Hasan terlihat emosi.


"Sudahlah. Ikuti saja perintahku!" seru Vio sambil mengusap air matanya.


"Baik nona" jawab patuh Hasan lalu memutar balik kemudi menuju vila.


'Tuan Vrish beruntunglah kau tidak dihajar nona muda. Jika sampai nona muda mengeluarkan jurus-jurusnya, kau pasti tak dapat selamat. Memang urusan hati bisa mengalahkan logika. Semoga hubungan nona muda dan tuan muda baik-baik saja' batin Hasan.


"Maaf. Tidaj baik memelukku seperti ini. Kita bukan muhrim" ucap Vrish yang mendorong Liona dan melangkah mundur menjauhi Liona.


"Vrish. Kau ternyata sudah berubah. Bukan muhrim? Bukannya dari dulu kau selalu memelukku memberikan pelukan hangat ketika aku sedang bersedih, sedang menangis?!" sanggah Liona. Namun sayang kejadian ini tidak disaksikan oleh Vio. Karena Vio sudah pergi meninggalkan pelataran parkiran. Seandainya belum pergi mungkin tidak ada kesalahpahaman.


"Beberapa tahun setelah kejadian itu mampu membuat orang berubah. Itu dulu. Dan sekarang.." belum selesai Vrish berkata-kata, Liona sudah menyelanya.


"Sekarang kau sudah tunangan?" sela Liona setelah melihat cincin melingkar di jari manis Vrish. Hanya sayang Liona tidak ingat jika posisi jari manis disebelah mana cincin itu melingkar.


'Beruntunglah aku karena cincin tunangan dadakan kami dulu yang dilepas oleh Vio kini kembali pada sang empunya' batin Vrish menjadi teringat akan cincin tunangannya waktu itu.


"Vrish!" teriak Liona seperti orang gila.


"Bukan urusanmu" lalu Vrish pergi berjalan menuju mobilnya terparkir. Martin membukakan pintu mobilnya. Ternyata Vrish tidak pergi sendiri. Dia ditemani Martin. Rencananya Vrish membelikan setelan baju couple untuk dinner dengan Vio istrinya. Namun sayang seribu sayang. Telah terjadi kesalahpahaman di pihak Vio.


"Tuan, bagaimana jika istrimu melihat kejadian ini?" ujar Martin yang memiliki firasat buruk. Bahwa seolah akan terjadi kiamat kecil di dalam rumah tangga tuan mudanya.


"Jika kau tak bicara maka dia tidak akan tahu. Lagipula aku tidak berbuat apa-apa" jawab Vrish lalu masuk ke mobil.


'Benar juga tuan muda' batin Martin kemudian menutup pintu tuan mudanya lalu diapun masuk ke mobil.

__ADS_1


"Vrish! Vrish!" Liona masih berlari berteriak mengikuti Vrish. Naas dia tersandung akhirnya terjatuh. Tapi Vrish tetap bergeming tidak memedulikannya. Baginya masa depannya adalah bersama istrinya.


Alasan Vrish tidak mau menggubris Liona adalah karena Liona sudah memalsukan kematiannya dikarenakan Liona akan dijodohkan oleh kedua orang tuanya dengan anak salah satu sahabat mereka yang tinggal di luar negeri karena ancaman perusahaan kedua orang tuanya mengalami kerugian besar. Namun sahabat dari kedua orang tua Liona itu membuat perjanjian bahwa mereka akan dibantu mengatasi perusahaan namun Liona harus menjadi menantunya. Karena dari awal sahabat kedua orang tuanya itu sudah menyukai Liona sedari kecil. Sedangkan Liona yang tidak memiliki pendirian itu, menerima dengan senang hati karena calonnya adalah lelaki yang sangat tampan dan lebih kaya dari keluarga Pramudya. Liona tidak mempertahankan cintanya padanya tapi justru memalsukan kematiannya. Namun tidak sekarang. Kehidupan keluarga Pramudya justru lebih kaya daripada dulu ketika Liona masih bersama Vrish. Vrish yang hidupnya hanya bekerja dan bekerja setelah kematian palsu Liona itu tidak mengenal lelah bahkan perusahaan berkembang sangat pesat.


Liona yang diketahui Vrish selalu hidup mewah itu kini kembali ke dalam negeri karena sedang berlibur. Tapi justru mengingatkan Liona akan Vrish dan kebetulan dia bertemu dengan Vrish. Didalam hati Liona masih tersimpan rapat cintanya pada Vrish. Dia memang wanita yang sangat egois menurut Vrish. Dan entah kenapa dulu dia sangat mencintai wanita seperti itu.


Ya memang cinta itu buta ya gaessss..


Apalagi Vrish sekarang sudah tahu bahwa gadis kecil yang dia selamatkan dulu adalah Vio istrinya yang selama ini dia cari. Hal itu dia ketahui saat melihat sebuah tanda lahir yang sama di pergelangan kaki Vio saat Vrish membawanya ke dokter Rony untuk memeriksanya.


Flashback ya...


'Tanda itu. Kenapa sama dengan yang dimiliki gadis kecil waktu itu?' batin Vrish saat melihat kakinya diobati oleh Issa.


'Aku harus menyelidikinya' batinnya lagi.


Setelah kejadian itu Vrish menyelidikinya sendiri. Setelah data-data itu terkumpul dia tercengang bahwa tebakannya adalah benar. Hal itu membuat hatinya sangat bahagia. Entahlah dari dulu dia selalu ingin mencari gadis kecil itu. Vrish selalu teringat wajah cantik dengan senyum manis gadis kecil itu.


Flashback off ya..


Pemeran ilustrasi Liona, si cewek matre.



...****************...


...Maaf ya Readers jika dalam penyebutan nama pemeran author sering lupa🙏🥰...

__ADS_1


...Maklum faktor gak bisa update tiap saat😁😁...


...Yuukk happy reading🤗🥰...


__ADS_2