PAHIT

PAHIT
BAB 15


__ADS_3

Penolakan Sania melihat kedatangan Firman, menghadirkan tanya besar dibenak pak Aris beserta keluarga.


Untuk menghilangan kegundahan hatinya. Sania kembali menghisap zat n*kot*n, yang dilarang oleh Alan setelah terapi.


Apa yang harus aku katakan,jika bapak dan ibu bertanya?.Aku akan hanya ingin memastikan Kalista bisa diterima dikeluarga Arga Sadewo.


"Begitu nikmatnya menghisap racun yang akan merusak kesehatan", sindir pak Aris melihat Sania yang sedang melamun digazebo belakang rumah.


"Pak, maaf",ucap Sania.


"Ada apa?. Serumit itukah masalahmu, sehingga zat yang mengandung racun sebagai tempatmu menggadu?", tanya pak Aris sambil duduk disamping Sania.


Sania tidak ingin terlihat lemah dihadapan siapa saja. Baik itu keluarga atau pun musuh.


Tapi air mata tetap saja jatuh tanpa permisi. Sania menghela nafas sebelum bercerita.


"Sania bukan terlahir dari keluarga yang tidak mampu. Tapi lebih dari itu. Bedanya kehadiran Sania tidak diterima keluarga besar ayah karena terlahir dari hubungan luar nikah.


Bertahun-tahun Sania bertahan, sampai kejadian yang berasal dari keisengan Sania menjadi bomerang terusir dari rumah.


Mencari perhatian sebagai cara untuk mendapatkan kasih sayang. Semuanya sia-sia. Keluarga ibu saja Sania tahu ada dimana?.


Luka ini semakin dalam, tak ada satu pun keluarga yang mencari keberadaan Sania.

__ADS_1


Sania bekerja apa saja yang penting menghasilkan uang. Diky yang memberikan Sania tempat tinggal, sehingga kejadian satu malam menghadirkan janin dirahim Sania.


Sebelum hubungan Sania dan Diky berakhir karena tidak adanya restu dari orangtua Diky. Memilih pergi dari pada melihat ibu dan anak terpisah karena diriku.


Sedih.


Tentu saja tidak, Sania bahagia. Demi ia yang hidup dirahim Sania.


Bertemu dengan Sean mengubah segalanya. Menjadi istri sementara berubah menjadi istri sesungguhnya. Sebelum itu terlaksana, Sean pergi untuk selama-lamanya", ucap Sania sambil mengusap airmata yang membasahi pipinya sebelum melanjutkan ceritanya.


"Sania salah paham, hampir saja melenyapkan nyawa David pada saat itu.Karena beranggapan kalau David yang telah mencelakai Sean.


David yang tersaingi karena Sean yang berhasil membuat Sania jatuh cinta kembali.


"Bagaimana caranya Sania bisa menjadi seorang tentara?",tanya pak Aris karena penasaran.


"Setelah David koma, Sania harus memilih dipenjara selama satu tahun atau ikut wajib militer selama setahun.


Sania berpikir kalau masuk bui,Sania tidak leluasa menemui anak Sania dan memiliki catatan hitam, tetapi kalau mengikuti wajib militer Sania mempunyai nama baik dan dapat memantau perkembangan anak Sania.


Sania mengucapkab syukur kepada Allah, Karena dipertemukan dengan ibu dan bapak dan juga kedua gadis cantik ini.


Terima kasih telah memberikan Sania keluarga dan menjadikan Sania bagian dari keluarga Aris.

__ADS_1


"Apakah nama ibumu Widya Sulastri?",tanya pak Aris.


Sania agak sedikit kaget begitu juga ibu dan adik-adik.


"Dari mana bapak tahu?",tanya Sania penasaran.


"Dia adalah cinta pertama bapak,nak. Sebelum bertemu ayahmu",ucap pak Aris.


"Bagaimana bisa kakekmu seorang pengusaha besar,menjadikan anaknya seorang pelayan.


Ibumu bukan orang miskin,nak?. Pasti terjadi sesuatu yang membuat dia harus menjatuhkan harga dirinya", ucap pak Aris.


"Wajah ibu dan nenek dari ibumu, menurun padamu. Menurut cerita ibumu, nenekmu bukan asli orang pribumi.


Ia juga jadi istri dari seorang bangsawan. Hanya itu yang bapak ketahui, karena bapak juga hanya melihat beliau melalui foto.


Beliau meninggal setelah melahirkan ibumu. Tunggu sepertinya bapak menyimpan foto nenekmu, karena ada sesuatu yang unik dari foto itu", ucap pak Aris sebelum beranjak menuju ruang kerjanya.


Setelah itu ia kembali dengan membawa album foto dan memperlihatkan foto ibu dan neneknya.


"Lihat liontin yang pakai nenekmu", ucap pak Aris menunjuk liontin yang dipakai sang nenek.


"Sean", ucap Sania.

__ADS_1


Sania ingat perhiasan yang diberikan Sean. Perisis yang dipakai sang nenek, warisan keluarga.


__ADS_2