
"Uncle David,kok bengong?
"Kagum, yah?"Sama ibunya Phoenix.
"Uncle David pilih ibu atau Phoenix,goda Phoenix.
"Kau mulai nakal, yah?
"Hii... hii.. h... tawa Phoenix lirih.
"Phoenix....
"Sania membulatkan matanya kepada Phoenix.
"Kakek dan nenek dianggurin,nih.
"Iya, tante Kalista dan tante Rahayu juga dianggurin.
"Phoenix berlari dengan berjinjit mendekati Kakek, nenek dan tante-tantenya.
"Phoenix memegang kedua telinganya, maafkan Phoenix sedikit melupakan kalian.
"Phoenix bahagia akhirnya punya sedikit keluarga.
"Mas...
"Tolong bawakan koper mereka kekamar masing-masing dan kopernya Phoenix bawa kekamar saya.
"David kenalkan mereka orangtua dan adiknya saya.
"Saya David dan ini Romy asisten pribadi saya.
"Ibu....
"Phoenix memeluk erat tubuhnya Sania.
"Kangen,ibu?"tanya Sania dengan mengecup dahi sang anak.
"Kita kemeja makan untuk makan malam setelah itu istirahat.
"Bagaimana dengan putriku,apakah Dia merepotkanmu,David?
"Phoenix tidak pernah merepotkanku,yang ku suka padanya adalah sikap mandiri, sabar dan ketegaran hatinya.
"Bagaimana kau bisa membentuk Phoenix menjadi anak yang kuat,tanya David kepada Sania.
"Karena aku tidak bisa selalu bersamanya, maukah kau menjaganya untukku.
"Apa maksudmu,tanya David.
"Aku,ibunya Phoenix melamarmu untuk putriku.
"Uhuk.. Uhuk....uhuk....
"Lo, gila Sania,bagaimana bisa aku menikah anak umur empat belas tahun.
__ADS_1
"Gluk... gluk....
"David meneguk minumannya,sampai habis, David tidak menduga kalau Sania melamarnya untuk Phoenix.
"Sania tersenyum ada rasa damai dihatinya, karena akan ada orang yang mampu menjaga Phoenix kesayangannya.
"Istirahatlah,calon menantuku.
"Sania,kau sudah gila?"ucap David.
"Kita lihat saja nanti siapa yang gila.
**//**//**//**//**//**//**
"Selamat pagi, bu?
"Pagi semuanya?
"Bu..
"Tamunya sudah datang?
"Baiklah kita menyambutnya.
"Bapak dan ibu sudah siap?"tanya Sania kepada pak Aris dan ibu Sari.
"Ibu....
"Phoenix sudah cantik,uncle David mana,bu?
"Sayang....
"Nanti saja mencari Uncle David,kita harus menyambut tamunya,sayang.
"Karena disana ada ayah,bisik Sania kepada Phoenix.
"Benarkah,bu?"tanya Phoenix.
"Henghe...
"Phoenix tersenyum semeringah mendengar ucapan ibunya.
"Aku ingin mempertemukan Diky dengan Phoenix putrinya.
"Buatku bukan untuk meminta pertanggung jawaban,hanya sekedar mengenalkan agar Phoenix tahu kalau ia mempunyai ayah seperti yang lainnya.
"Selamat datang semuanya
"Selamat datang dihotel "Dream Phoenix".
"Kalian tunjukan kamar mereka masing-masing,Sania memerintahkan beberapa office boy untuk membawa barang-barang mereka.
"Phoenix...
"Uncle David....
__ADS_1
"Phoenix......
"Stop, jangan berlari kau sedang memakai gaun."Jangan pecicilan!.
"Baiklah,Phoenix berjalan pelan-pelan mendekati,David.
"Ada acara apa, Phoenix?"tanya David kepada Phoenix.
"Besok tante Kalista mau menikah dan kami sedang menyambut kedatangan mereka.
"Sepertinya uncle mengenali mereka,ucap David karena ia datang kemari juga ingin menghadiri undangan pernikahan salah satu teman bisnisnya.
"David melangkah mendekati rombongan calon pengantin laki-laki.
"Arga....
"Sapa David melihat Arga Ada disana.
"David,kau sudah ada disini?
"Iya,aku menginap disini dari tadi malam.
"Diky..
"Firman...
"Kalian juga ada disini,mereka saling berpelukkan.
"Jadi...
"Kau menikah dengan siapa, Arga?"tanya David.
"Dengan tante Kalista adiknya,ibu."Sahut Phoenix.
"Bagaimana kamu tahu Phoenix,tanya David sambil melirik kearah Sania .
"Ini...
"Phoenix memberikan ponselnya dan memperlihatkan foto Kalista yang duduk bersama Arga.
"David menganggukan kepalanya tanda mengerti.
"Kalian silahkan beristirahat kita bertemu lagi saat jam makan siang,ucap Sania dengan suaranya yang lembut.
"Uncle David sudah sarapan,tanya Sania dengan menarik kedua bibirnya membentuk sebuah senyuman.
"Aku dan Phoenix mau mencari gaun, malam ini aku akan mempertemukan Phoenix dengan ayahnya.
"Do"akan Phoenix Semoga Pertemuan ia dan ayahnya berjalan lancar.
"Aamiin,ucap David.
"Apakah kau bahagia bertemu dengan ayahnya Phoenix?"tanya David.
"Aku bukan wanita egois, aku hanya ingin mempertemukan Phoenix dengan ayahnya, dan bukan untuk kembali.
__ADS_1
"Jawab Sania,karena tahu apa maksud arahan dari pertanyaan David.