PAHIT

PAHIT
BAB 69


__ADS_3

"Mobil David memasuki perkarangan rumah yang sangat megah dan mewah.


"David menekan bel rumah Lola.


"Ceklek pintu terbuka."Selamat malam,bi Ijah.


"Malam den David.


"Bapak dan ibu ada dirumah?"tanya David kepada bi Ijah salah satu ART dirumah ini.


"Ada den,silahkan masuk.


"Saya akan panggilkan bapak dan juga ibu.


"Duduk, den?


"Terima kasih,bi.


"Bi Ijah menaiki anak tangga menuju keatas.


"Tok... tok... tok...


"Iya!"tunggu.


"Ada apa,bi?"tanya sang majikan.


"Ada den David dibawah,bu?"katanya mau bertemu sama bapak dan ibu.


"Iya,bi Ijah buatin minuman dan cemilan.


"Baik, bu!.


"Siapa yang datang,bu?


"Calon mantu,pak?


"Ayo, kita turun kebawah menemui David.


"David,berdiri saat melihat yang punya rumah sudah datang dan menyelami keduanya.


"Selamat malam om, tante.


"Selamat malam, David?"ada keperluan apa datang kemari.


"Apakah Lola ada dirumah,om?"tanya David kepada kedua orangtua Lola.


"Lola belum pulang,nak David?"apakah ada masalah dengan hubungan kalian.


"Tanya ibu Lola kepada David.

__ADS_1


"Iya,saya tidak suka banyak basa basi dalam berbicara.


"Maaf, Kalau keputusan saya ini akan menyakiti keluarga om dan juga tante.


"Saya memutuskan untuk mengakhiri pertunangan Ini,saya sudah tidak sejalan dengan Lola.


"Saya Kembalilah cincin ini,saya harap om dan tante mengerti.


"David...


"Jangan lakukan ini,aku mencintaimu?"Lola berlutut memohon, agar David tidak memutuskan tali pertunangan mereka.


"Maaf,Lola!"aku tidak bisa lagi melanjutkan hubungan kita,jadi carilah pria yang lain.


"Hanya karena perempuan itu,kau memutuskan hubungan kita.


"Aku telah memberikan semuanya padamu, apakah ini balasannya,teriak Lola.


"Apakah aku memintanya darimu?"jawab David geram.


"Apa yang kau harap dari perempuan,itu? "tanya Lola dengan linangan airmata.


"Bukankah Kau sudah tahu,aku tidak bisa hidup dengan satu wanita.


"Sedangkan kau tidak memiliki apa yang aku inginkan,kau tidak akan bisa bertahan lama denganku,aku butuh wanita yang mampu menundukkanku,sedang Kau tidak memilikinya.


"Cukup!"David,jangan hina lagi putriku.


"Tidak masalah, om!


"Saya tunggu kedatangan om dikantor besok.


"Aku tidak menduga kalau kau bisa cemburu buta dengan gadis usia dua belas tahun.


"Jangan menjadi wanita manja,kau pintar gunakan akalmu, Selamat malam.


"David.....


"Teriak Lola,David tidak perduli tetap melajukan mobilnya meninggalkan rumah Lola


"Pak..?


"Bu....?


"Lola,tenanglah kami akan membantu,nak.


"Janji....?"tanya Lola..


"Iya,sayang.

__ADS_1


**//**//**//**//**//**


"Akhirnya Phoenix masuk di SMP X Favorit, fasilitasnya yang sangat bagus.


"Phoenix tetap tinggal dipanti asuhan, sampai aku menemukan rumah baru untuk kami tinggali dan aku masih mengurus usaha Sean, yang membuatku pusing melihat dan mendengarnya.


"Alan aku sangat pusing mendengarnya,aku meminta laporannya saja,yang lainnya akan ku pelajari pelan-pelan.


"Suatu saat kau pasti bisa,aku yakin padamu.


"Thanks you,Alan.


"Apakah kau akan langsung,pulang?"tanya Alan kepada Sania,karena ada rasa khawatir dihatinya saat ini.


"Tidak!"Aku ada janji dengan teman-temanku malam ini.


"Kau jangan khawatir,aku bisa jaga diri.


"Dah...


"Titip salamku untuk Helena.


"Baiklah,hati-hati.


"Kalian ikuti Nona Sania,perintah Alan kepada orang kepercayaannya.


"Baik, Pak.


**//**//**//**//**


"Sania memakirkan mobilnya depan diskotik "S",tempat ia bekerja dulu dan bertemu Sean.


"Waw...?


"Sangat ramai,sania menuju meja bar dimana ia dulu menjadi bartender yang sangat diandalkan dulu.


"Hai.. ?"Selamat malam.


"Malam Nona,anda mau minuman apa?


"Aku tidak ingin minum,aku mencari Eko pemilik diskotik Ini?


"Katakan padanya,Sania Putri Dirgantara mencarinya.


"Salah satu bodyguard,naik keatas untuk memberitahukan tentang Kehadiran Sania.


"Sania memperhatikan sekelilingnya,yang sudah banyak berubah.


"Ternyata makin malam,makin ramai.

__ADS_1


"Sania tidak mengetahui ada sepasang mata yang sedang mengawasi dirinya,saat ia masuk kedalam diskotik.


__ADS_2