
"Aku tidak menduga,kehadiranku didunia ini hanyalah benalu bagi orang lain.
"Apakah itu nasib ataukah takdir.
"Aku tidak tahu rahasia apa yang diberikan sang pencipta padaku.
"Bahagia atau pun sedih tetap ku jalani, sampai sang pencipta mengambilnya lagi.
"Yang ku lakukan hanya berpasrah diri menyerahkannya kepada sang Ilahi.
"Hanya satu ku pinta permudahkanlah jalanku menemuiMu.
"Neraka ataupun surga yang ku tempati, aku terima sesuai dengan amal Dan perbuatanku.
*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*
"Setelah menempuh waktu selama 30 menit.
"David sampai dirumah sakit.
"Doker....dokter....
"Tuan David,ada apa?"tanya petugas kepada David.
"Dokter tolongin anak ini?
"Baik tuan,Phoenik langsung ditangani dokter diruang UGD.
"Phoenix sayang, jangan tinggalkan uncle, ucap David dalam hati
"Hati David terasa miris melihat keadaan Phoenix.
"Mengapa ada ibu yang tega menitipkan anaknya dipanti asuhan.
"David mondar-mandir didepan ruangan UGD.
"Mengapa dokter belum keluar,apakah sakitnya Phoenix sangat parah?
"Ya,Allah sembuhkan Phoenixku,batin David.
"Drrret....drrret....,getaran dari ponsel David.
"David melihat panggailan masuk dari ponsel pintarnya.
"Ibu panti!
"Assalamualaikum,nak?
"Walaikumsalam,bu?
"Bagaimana keadaan Phoenix,nak David?
"Phoenix masih ditangani dokter diruang UGD,bu?"ucap David.
Apakah kami harus kesana?"tanya ibu panti.
__ADS_1
"Tidak perlu,bu?"aku bisa menjaganya.
"Ibu....,ada apa nak, katakanlah?"tanya ibu panti.
"Saya mau meminta izin membawa Phoenix menginap kerumah untuk beberapa hari.
"Baiklah,nak aku mengizinkannya?"jaga Phoenix baik-baik, ucap ibu panti.
"Terima kasih,bu?" ucap David.
"David sangat bahagia bisa mengajak Phoenix kerumahnya.
"Ceklek pintu kamar UGD terbuka,keluar dokter Hasan.
"David menghampiri dokter dan langsung bertanya.
"Bagaimana keadaannya,dokter Hasan?
"Anak itu baik-baik saja,sepertinya anak ini telat makan dan dia juga kekurangan cairan, ucap dokter Hasan.
"Besok sudah boleh pulang."Terima kasih, dokter?
"Kau boleh menemuinya setelah dipindahkan, keruang perawatan.
"Anak itu sangat cantik,apakah dia putrimu?
"Tanya dokter Hasan,karena setahu dokter Hasan David belum pernah menikah.
"Bukan dokter Hasan,anak itu putri sahabatku.
"Jawab David berbohong.
"Tidak lama keluarlah perawat yang mendorong tempat tidur pasien.
"David melihat Phoenix yang terbaring lemah dengan membawa selang infus ditangannya.
"Phoenix belum sadarkan diri, matanya masih terpejam dan wajahnya masih pucat.
"David meminta kamar VIVP untuk perawatan Phoenix.
"Setelah dipindahkan dikamar VIVP yang mewah dan lengkap,David membersihkan tubuhnya yang terasa lengket.
"Ia meminta sekretarisnya untuk membawa beberapa pakaian ganti dan membelikan beberapa pakaian anak-anak berusia 10 tahun.
"Setelah keluar dari kamar mandi,David melangkah untuk melihat keadaan Phoenix.
"Ahh....,Phoenix belum membuka matanya.
"Ucap David dalam hati.
"Tok... tok... tok...
"David berjalan kearah pintu.
"Masuklah!
__ADS_1
"Ini pakaiannya,bos.
"Duduklah,aku mau menganti pakaianku.
"Setelah mereka duduk disofa,Arman iseng bertanya.
"Bos..!
"Hehmm...
"Anak siapa itu?"tanya Arman sang Sekretaris kepada David.
"Calon istriku untuk sepuluh tahun yang akan datang,jawab David iseng.
"Hahhh...sanggup menunggu bos,apa ngak karatan tuh yang dibawah.
"Ingat bos omongan Itu doa, loh!
"Biarkan saja karatan,yang pentingkan tokcer.
"Kalau jodoh ngak lari kemana,bukan!
"Hiss....,aku ada dimana?"tanya Phoenix setelah sadar dari pingsannya dan melihat kamarnya yang berubah berwarna putih.
"Inikan bukan kamar yang dipanti, apakah aku sudah meninggal.
"Uncle David.....?"Kau berada dimana,Phoenix takut?"Phoenix belum ingin meninggal.
"Apakah kau sudah sadar,sayang?
"Phoenix belum meninggal,uncle David ada disini.
"David dan Arman kaget mendengar teriakkan Phoenix dan bergerak mendekati Phoenix.
"David memeluk gadis kecil,yang sedang menangis.
"Phoenix menggeratkan pelukkannya ditubuh David.
"Jangan pergi Uncle David, Phoenix takut.
"Kruuuk...,perut Phoenix berbunyi.
"Laper.......,tanya David kepada Phoenix.
"Phoenix hanya mampu tersenyum.
"David hanya memesan bubur untuk Phoenix, Karena ada masalah dengan pencernaannya.
"Untuk beberapa hari kedepan Phoenix hanya bisa makan bubur dan buah yang sudah dijus.
"Phoenix hanya menurut apa yang dikatakan David.
"Suatu saat Phoenix akan membalas semua kebaikkanmu,uncle David.
"Phoenix janji.
__ADS_1