PAHIT

PAHIT
BAB 73


__ADS_3

"Selamat siang mbak yang cantik.


"Phoenix menyapa wanita dibagian resepsionis.


"Selamat siang juga,adik manis."Ada yang bisa mbak bantu.


"Saya mau bertemu dengan Pak David Arsan, apakah dia ada diruangannya.


"Susan memperhatikan Phoenix dari atas sampai kebawah.


"Mengapa melihat Phoenix Seperti itu?"tanya Phoenix karena tidak terima dengan sikap Susan terhadapnya.


"Masih seragam putih biru aja sudah berani godain om-om.


"Maksud,mbak?"mbak nuduh saya menjual tubuh ini kepada pak David.


"Tidak lama lift khusus lantai direktur terbuka, David kaget melihat Susan memarahi Phoenix.


"Darahnya mendidih melihat Phoenix menghapus airmata dengan punggung tangannya.


"Ada apa,nih?


"Apa yang kau lakukan Susan?"tanya David kepada Susan.


"David menghampiri Phoenix dan memeluk tubuh kecilnya.


"Phoenix,sayang ada apa?"tanya David kepada Phoenix.


"Menangis didalam pelukkan David.


"Uncle David,apakah Phoenix perempuan penggoda.


"Siapa yang mengatakannya,tanya David.


"Mbak itu,Phoenix menunjuk kearah Susan.


"Susan...


"Phoenix masih kecil,mengapa kau mengucapkan kata-kata yang tidak baik padanya.


"Maaf, pak?"saya tidak akan mengulanginya lagi.


"Dengar baik-baik ini juga berlalu untuk kalian semua,jika Phoenix datang mencariku, kalian tidak boleh melarangnya.


"Mengerti..!


"Iya, Pak.


"Phoenix ikut uncle?"David menggengam erat jari-jari tangan Phoenix menuju keruangannya.


"Romy memperhatikan kedekatan antara David dan Phoenix,apakah ini bisa terjadi?" batin Romy.


"Ada apa mencari Uncle David,tanya David pada Phoenix dengan menyodorkannya sebotol minuman dingin.

__ADS_1


"Phoenix meminta bantuan Uncle David untuk menemani Phoenix dan bu Sari menemui ibu dikota "T".


"Ibu mau memperkenalkan Phoenix dengan orangtua angkatnya ibu dan sekaligus mempertemukan Phoenix dengan ayah.


"Dan Phoenix juga akan memperkenalkan Uncle David dengan ibu, ayah dan kesemua keluarga ibu.


"Aku mengiyakannya,untuk mengetahui Seperti apa wajah Ibunya Phoenix.


"Apakah mereka berdua sama cantiknya.


**//**//**//**//**//**//**//**//**


"Susi....


"Iya, bu?"apakah Ibu membutuhkan sesuatu.


"Susi,gue taplok,lo?


"Gue jadi ketuaan dipanggil ibu.


"Panggil saya mbak,kalau masih panggil ibu,gue kasih bugem mentah.


"Hii.. hii....


"Apakah kamar untuk keluarga mempelai laki-laki sudah siap?"tanya Sania kepada Susi.


"Udah mbak dan untuk menu makanan sudah lengkap dan sampai acara selesai.


"Untuk para pelayan dan office boy persiapkan bonus dan uang lembur mereka karena mereka akan bekerja ekstra.


"Kapan Putri mbak akan sampai disini?"tanya Susi.


"Katanya sore ini,pakai pesawat pribadi orang yang dipanggilnya sebutan uncle.


"Apakah ruangan rapat sudah kau persiapkan?"tanya Sania,karena ruangan itu dipakai untuk pertemuan keluarga inti.


"Mbak...


"Iya,mbak disini?"ada apa mencari,mbak?" tanya Sania kepada Ayu.


"Ngak tahu,Ayu hanya diperintah untuk memanggil,mbak.


"Iya, tunggu."Susi mana berkas yang perlu saya tanda tangan.


"Ini,mbak.


"Banyak juga,yang harus ditanda tangan.


"Setelah selesai menanda tanganinya berkas-berkas.


"Sania berjalan mengikuti Ayu menuju ruang makan disana sudah ada sebuah kue tar.


"Happy birthday to you.....

__ADS_1


"Happy birthday to you, happy birthday... happy birthday...happy birthday Sania.


"Mata Sania berkaca-kaca,karena bahagia.


"Sania hampir lupa dengan hari ulang tahunnya.


"Sania menyuapi satu persatu orang yang disayanginya.


"Drrret....drrreeet....


"Ponsel Sania bergetar dan melihat panggailan masuk dari Phoenix.


"Assalamualaikum,sayang?


"Walaikumsalam,ibu ada dimana?


"Phoenix sudah dilobi hotel.


"Tunggu,sayang ibu keluar.


"Sania menutup ponselnya dan memberitahukan keluarganya,kalau Phoenix sudah dilobby.


"Semua keluar untuk melihat wajah Phoenix.


"Phoenix....?"panggil Sania.


"Ibu....


"Phoenix kangen.


"Phoenix menumpahkan kerinduannya dengan memeluk Sania dengan erat.


"Kau sehat,sayang?"bagaimana dengan makanmu.


"Sania hampir melupakan orang disekelilingnya.


"Apakabar,bu Sari?"baik,nak.


"Phoenix dimana Uncle Davidmu?"tanya Sania kepada Phoenix.


"Uncle David,panggil Phoenix.


"Alangkah terkejutnya David saat beradu pandangan dengan Sania.


"Jadi,Sania ibunya Phoenix,gila gumam David dalam hati.


"Rom..


"Apakah gue ngak bermimpi,tanya David kepada Romy.


"David mata gue ngak salah lihatkan,tanya Romy kepada David.


"Mereka berdua ternyata ibu dan anak.

__ADS_1


"Bagaimana Phoenix bisa dekat dengan David?"rasanya aku ingin menjodohkan mereka berdua.


"Entah mengapa aku suka melihat kedekatan David dan Phoenix.


__ADS_2