PAHIT

PAHIT
BAB 84


__ADS_3

"Sudah dua tahun kepergian Sania,aku disibukan dengan gabungan dua perusahaan.


"Phoenix disibukkan dengan Ujian Akhir Nasionalnya.


"Untuk keluarga ayah Sania dan Diky aku tidak tahu bagaimana keadaan mereka.


"Yang aku tahu terakhir kali,perusahaan mereka dalam masalah,entahlah Alan mencegah aku untuk tidak ikut campur dengan masalah mereka,kecuali Phoenix yang memintanya.


"Selamat pagi.... morning kiss.


"Cup!


"Hari ini ujian terakhir,aku akan menagih janjimu,karena tidak lama lagi usiaku akan menginjak delapan belas tahun.


"Jangan mengada-ada,kau harus kuliah,sayang?"ucap David.


"Tapi aku juga menginginkanmu,ucap Phoenix dengan menggelayut manja dipelukkan David.


"Kita makking out saja,yah?"kalau tidak Phoenix sebaiknya konsultasi sama tante Helena,bertanyalah padanya.


"Konsentrasi pada ujian,rayu David.


"Dalam hati kecil David,ia juga menginginkannya,ia ingin naluri itu datang tanpa paksaan.


"Aku ingin my little wife,bisa merasakan apa arti hubungan sebenarnya,gumam David dengan mencium dahi sang istri berkali-kali.


"Aku takut kehilangan mas David,karena mbak Lola sudah kembali dari luar negeri,dia sangat cantik,dibandingkan denganku sangat jauh, bimbang hati Sania.


"Bi Ijah....


"Iya,den?


"Hakan,mana bi Ijah?"minta ia cepat turun sarapan,nanti Phoenix terlambat ujian, perintah David.


"Selamat pagi,Hakan mencium pipi keduanya.


"Mengapa wajahnya ditekuk,tanya Phoenix heran melihat wajah adik angkatnya.


"Kak David....Hakan mau bertanya?


"Apa yang ingin kau tanyakan,sahut David.


"Bagaimana caranya menghindari wanita?


"Uhuk... Uhukk...


"Phoenix terbatuk mendengar pertanyaan adiknya.


"Hah... Hah...


"Memangnya kenapa?"tanya David.


"Itu anak ngak boleh lihat Hakan,kalau sudah lihat Hakan maunya dekat terus.

__ADS_1


"Hakan apakah kau sudah makan,Hakan aku tidak tahu jawabannya,PRnya yang mana?"cerita Hakan.


"Adikku sudah punya pacar, canda Phoenix.


"Masih terlalu kecil,masih umbelan,ucap Hakan kesel.


"Tidak baik menghindar,nanti Hakan dikatakan sombong.


"Tetap saja berteman,mungkin berdekatan dengan Hakan ia merasa aman.


"Coba selidiki dulu mengapa teman wanitanya Hakan,selalu ingin dekat sama Hakan.


"Baiklah,nanti Hakan cari solusinya.


"Ayo, kita pergi sekarang?"mereka menggunakan mobil yang berbeda Phoenix dan Hakan diantar sopir,sedangkan David membawa mobilnya yang lainnya.


**//**//**//**//**//**


"Tok.. tok... tok...


"Masuk?


"Hai, pengantin baru,apakah sudah belah duren?"ucap David dengan menepuk pundak Romy.


"Emangnya lo,belum belah duren?"Romy balik bertanya.


"Belum.. Phoenix sih mau,tapi aku masih menolaknya?"selama ini kami hanya makking out.


"Lo, gila yah David?"Sudah dua tahun lo hanya makking out.


"Brengsek lo,yah sehatlah.


"Habis makking out aja,itu gue ngeras banget, gue harus berendam lama untuk menidurkannya.


"Apa yang kau pikirkan,hingga sampai saat ini belum melakukan malam pertama dengan Phoenix.


"Apakah kau belum mencintainya,tanya Romy.


"Tidak Romy,sungguh aku sangat mencintainya,belum ada moment yang tepat saja untuk kami melakukannya.


"Kita harus melihat para model yang akan dipilih untuk acara fashion show berlian Dan juga emas bulan depan.


"Sarah telah menghubungi agensi-agensi mereka,kita makan siang bersama mereka.


"Baiklah kita pergi sekarang.


"Dua pria ini menjadi idola karyawan yang ada dikantor.


"Jeany,kalau ibu Phoenix datang katakan,saya dan Romy rapat dengan para model dilantai atas.


"Baik,pak?


"Jeany sangat suka sama David saat melihat pertama kali ia datang dikantor ini.

__ADS_1


"Dirinya sangat kecewa saat mengetahui,kalau David sudah menikah.


"Istrinya sendiri adalah anak pemilik perusahaan ini.


"Tok... tok... tok....


"Pak,silahkan masuk?"ucap Sarah.


"Sarah,apakah mereka sudah hadir semua? "tanya David.


"Sudah, pak?


"Kalau begitu kita mulai?


"Baik, Pak.


"Baiklah kami persilahkan kepada kalian untuk duduk diposisinya masing-masing.


"Kita akan mendengarkan arahan dari pimpinan perusahaan.


"Baiklah kita sambutan direktur kita bapak David Adam Sahid.


"Setelah memberikan arahan tentang fashion show,David cepat-cepat meninggalkan tempat rapat karena ia melihat ada Lola disana.


"Romy kau lanjutkan,aku tidak mau bertemu dengan Lola.


"Baiklah,aku keluar duluan.


"Iya.


"Baru saja David keluar dari ruangan rapat, Lola mengajarnya.


"David tunggu,teriak Lola.


"Ada apa Lola,gue banyak pekerjaan,hindar David.


"Jangan seperti ini,David?"Aku masih mencintaimu.


"Lola, gue sudah menikah, tolong jangan ganggu kehidupan gue.


"Tiba-tiba Lola mencium bibir David dan melumatnya.


"David mendorong tubuh Lola hingga terdorong kedinding.


"Romy....


"Sarah.... teriak David


"Keluarkan wanita ini dan bayar ganti ruginya.


"David kaget melihat Phoenix sudah berdiri disana.


"No,sayang....Phoenix.

__ADS_1


"Phoenix melangkah pergi dan mata berkaca-kaca.


__ADS_2