
Pukul.21.00,kami sampai di Indonesia.
Pak Bram,sudah menunggu kedatangan kami.Mungkin mereka bertanya-tanya.
Mengapa diriku bisa bersama Sean dan apa hubungannya?.Tambah lagi,Sean tidak melepaskan pelukannya.
"Kita tidak pulang, sayang. Aku harus memimpin rapat malam ini dan memeriksa laporan", jelas Sean kepada Sania.
Sania menganggukkan kepalanya, tanda mengerti.
"Disana ada kamar, kalau merasa letih tidurlah",ujar Sean.
Sania yang pertama kali melihat kamar pribadi Sean yang ada dikantor. Menatap takjub dengan fasilitasnya, bak hotel.
Di dinding kamar, aku melihat foto-foto Sean yang seksi sebagai seorang model.
Pose yang menawan,profesional dan sempurna. Ku tersenyum melihat fotoshoot pertamaku bersama Sean yang pertama kalinya.
Setelah puas berkeliling,aku segera membersihkan diri sebelum Sean kembali.
Tubuhku terasa lengket. Aku segera mandi karena merasa tidak enak dengan bau keringatku sendiri.
Setelah selesai mandi, Sania merasa ada yang memeluknya dan tersenyum melihat siapa orangnya.
Sania membingkai wajah Sean yang terlihat kelelaha.
"Apakah udah selesai?",tanya ku kepada Sean.
"Belum,sayang.Akan dilanjutkan besok lagi", ucap Sean yang menghirup aroma tubuh Sania.
"Apakah kau tidak lelah, sayang?", tanya Sania dengan membelai pipi Sean yang putih.
"Iya, tetapi melihat dirimu seperti ini, rasa lelahku hilang",ucap Sean.
__ADS_1
"Nakal?",ujar Sania.
"Tidak masalah,dengan istri sendiri.
Aku cepat ingin cepat-cepat mengisi ini",ucap Sean dengan mengusap-usap perut Sania yang masih rata.
"Aku juga sangat mengingikannya", senyum Sania dengan membelai wajah Sean yang membuat kamu hawa tergila-gila.
Sean memainkan pusar kenikmatan Sania. Yang membuat ia harus mendesah.
"Hahahhh.."
Sania sangat tahu siapa Sean, yang selalu membuat hal-hal baru, untuk hubungan ranjangan mereka.
"Thank you,honey. Telah hadir didalam hidupku, mewarnai hari-hariku yang suram",ucap Sean.
"Thank you very so much.Sekarang tidurlah,aku besok ada rapat penting", ucap Sean.
"Karena ulahmu aku tidak membawa pakaian ganti,lihat ini". ujar Sania yang duduk diatas perut Sean.
Aku melarang ia membawa pakaian saat pulang,alias sekarang Sania tanpa busana.
"Sorry,honey?",hanya kalimat tersebut yang bisa Sean ucapkan.
*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*
Seorang wanita turun dari mobil, karena security tidak membuka pintu pagar. Pada hal ia sudah membunyikan klakson mobil berkali-kali.
Security menghubungi si pemilik rumah. Karena tak tahan mendengar bunyi keberisikannya.
"Hello madam Alenta?. miss Leticia is here?", beritahu security.
"Just the woman in",jawab dari dalam rumah.
__ADS_1
Security,membuka pintu pagar setelah mendapat izin dari madam Alenta.
Leticia tidak menduga,kalau madam Alenta mau menerima,kehadirannya.
Salah satu pelayan membukakan pintu untuknya.
Setelah itu membawanya keruang tamu dimana Ny.Alenta sudah menunggu.
"Welcome, honey?. How are you?", tanya Ny.Alenta bertanya hanya sekedar basa basi. Saat ini ia menahan rasa amarah dan benci dibalik senyum manisnya yang menawan,mengingat atas perlakukannya pada Sean.
"How are you, madam Alenta?",Leticia tersenyum kearah Ny. Alenta bertanya tentang keadaanya saat ini.
"Thank you,Leticia?. You still pay attention to me". Rasanya Ny.Alenta muak dengan pembicaraan ini.
Dia hanya ingin cepat-cepat tahu, apa tujuan Leticia datang kemari.
"Madam Alenta,let me meet with Sean". Leticia meminta kepada Ny. Alenta untuk bertemu dengan Sean,Leticia menunjukan rasa sedihnya bahwa dia benar-benar merindukan Sean.
Ny. Alenta rasanya ingin tertawa mendengar dan melihat ekspresi wajah Leticia.
Wanita ini ternyata bermuka tebal juga,ucap Ny.Alenta dalam hati.
"Excuse me Leticia?. Sean and his wife had come home on business",ucap Ny.Alenta.
Leticia sangat terkejut kalau Sean sudah menikah.Wah, Sean kamu sangat hebat bisa melupakanku sangat cepat.Geramnya dalam hati.
Ny. Alenta, tidak mau memberikan alamat dimana Sean tinggal,karena itu permintaan anakku.
"Don't disturb my son's life again,he's very happy now and forever", pinta Ny. Alenta.
Leticia tidak menyangka, kalau Ny.Alenta akan berkata seperti ini. Meminta untuk tidak mengganggu kebahagian Sean.
"I think that's enough talking, please get out of our house".
__ADS_1
Akhirnya Leticia pergi setelah Ny.Alenta meminta untuk keluar dari rumahnya,
Tunggu saja aku akan merebut Sean dari tangan wanita itu,gumamnnya dalam hati.