
Entah mengapa tiba-tiba Phoenix,hadir dalam mimipiku,gadis kecil berusia sepuluh tahun.
Aku tiba-tiba menyayanginya,karena mirip sama seseorang yang sangat ku cintai,yang selalu menolak ketulusan hatiku.
"Panti Ar-Rahman",disini Phoenix tinggal bersama pengasuhnya.
"Assalamualaikum,bu?",ucap David.
"Walaikumsalam.
Eh nak David. Apakabar,nak?", tanya ibu panti melihat kedatangan David.
"Alhamdulillah,baik bu.Ini oleh-oleh untuk anak-anak dan kebutuhan untuk panti",ucap David yang meminta orang-orang untuk menurunkan semua barang yang telah ia bawa.
"Sepi, anak-anak pada kemana, bu?", tanya David.
"Masih disekolah,nak. Sekarang mungkin sudah diperjalanan. Sudah lama ngak kemari,nak David", ujar ibu panti.
"Sibuk, bu?. Saya kangen dengan Phoenix,sudah lama tidak bertemu", ucap David.
David merindukan Phoenix, karena tingkah dan wajahnya mirip dengan Sania.
"Phoenix itukan mobil Uncle David",ucap Zila.
"Benarkah?", Phoenix tak percaya dan melihat kalau itu benar-benar mobil milik uncle David.
Setelah mobil berhenti,Phoenix berlari-lari masuk mencari David.
"Uncle David....?",teriak Phoenix.
"No...?", ucap David menghentikan langkah Phoenix yang ingin mendekatinya.
"Why, Uncle David?", tanya Phoenix dengan memasang wajah cemberut.
"You Muslim?", tanya David.
__ADS_1
"Iya...!", jawab Phoenix.
"Berbalik ulangi lagi",ucap David memberi perintah.
David ingin mengajarkan Phoenix tentang sopan santun,agar kedepannya ia lebih dihargai dan dihormati sebagai wanita.
Phoenix,sangat mengerti dan memahami apa yang diperintahkan oleh David.
"Assalamualaikum?", ucap Phoenix
"Walaikumsalam", jawab David dengan mengusap kepala Phoenix.
"Maafkan Phoenix,karena tidak sopan?.Phoenix sangat rindu dengan Uncle David.
Ibu, belum bisa mengunjungi phoenix, karena pekerjaannya yang tidak bisa ditinggalkan", ujar Phoenix.
Phoenix,tidak berani mengangkatkan kepalanya,ibunya pernah berpesan kepadanya,kalau berbicara dengan orang yang lebih tua,tundukan pandangan dan tidak boleh memotong pembicaraan orang tua.
"Mengapa phoenix,berdiri disitu?.Angkat dong kepalanya", pinta David.
"Kata ibu, kalau orangtua belum memberikan maaf pada Phoenix ,maka phoenix tidak boleh mengangkat kepala dan terus menunduk", ujar Phoenix.
"Uncle David sudah memaafkan Phoenix",ucap dengan memeluk tubuh mungilnya.
"Uncle David dan ibu orang yang paling Phoenix sayang,walaupun kalian jauh dari tempat ini.
Uncle David,Phoenix ganti pakaian dulu?", ucap Phoenix.
"Oke!
Setelah itu kita jalan-jalan", ucap David.
"Jangan Uncle David.Phoenix sedang ujian kelulusan. Phoenix takut tidak lulus,kasihan ibu.
Phoenix tidak mau membuat ibu bersedih, karena ibu sudah berjanji,kalau Phoenix lulus ujian akan dipertemukan dengan ayah", ucap Phoenix.
__ADS_1
"Berarti Phoenix akan melupakan Uncle David", ujar David.
"No.. Uncle David, no....
Uncle David,orang nomor satu didalam hati, Phoenix,setelah itu ayah. Phoenix hanya ingin tahu seperti apa ayah, bukan untuk hidup bersama ayah.
Karena, Phoenix tidak boleh merusak kehidupan keluarga ayah,itu yang ibu katakan pada Phoenix.
Kata ibu, Phoenix adalah bunga pohon yang kuat,tak akan goyah walaupun berubah Musim.
Phoenix hanya akan memilih Uncle David, sebagai lelaki pilihan Phoenix.
Cup..!. Phoenix mencium pipi David.
Membuat David kaget, karena ciumannya begitu hangat.
"Ibu Sari, Bolehkah saya bertanya?",ujar David.
"Apa yang ingin kau tanyakan, nak?", tanya bu Sari.
"Siapakah ibunya,Phoenix?",tanya David.
"Maaf,nak?. Kami tidak bisa memberitahukan ini,kepadamu.
Karena akan membahayakan nyawa Phoenix,setelah Phoenix lulus ujian,Phoenix akan diperkenalkan dengan keluarga ayah dan Ibunya.
Phoenix adalah anak luar nikah.Jadi akan sulit hidup bersama ayahnya,kelak.
Sedangkan ibunya anak yang tidak dapat pengakuan dalam keluarganya.
Itulah mengapa ia menamai putrinya dengan nama Phoenix bunga pohon yang tak tergoyahkan.
Ibunya sedang mencari keluarga yang mampu memberikan kasih sayang yang tulus kepada putrinya,yang jadi penengah antara keluarga ayah dan ibunya", jelas bu Sari.
"Pantas saja,Phoenix sangat mandiri dan dewasa. Tinggal enam bulan lagi, Phoenix akan diperkenalkan dengan keluarganya",ucap bu Sari.
__ADS_1
"Maukah ibu Sari memberitahuan kepadaku, jika Phoenix bertemu keluarganya", pinta David.
Bu Sari mengganggukan kepalanya tanda setuju.