
"Aku merasa lebih baik,walaupun masih ada rasa nyeri dibagian-bagian yang tertentu.
"Aku mendengar suara tembakkan dan suara teriakkan,aku melangkah melihat kearah jendela.
"Aku sangat terkejut melihat beberapa orang yang sedang berlatih menembak dan juga beladiri.
"Waw...!
"Hebat....?"aku menjadi tidak heran mengapa dulu Sean sering melatihku,rupanya ini tempat pusat latihannya.
"Mereka ingin bermain-main denganku, baiklah akan ku tunjukkan siapa Sania sebenarnya.
"Gumamku dalam hati menuruni anak tangga.
"Sebesar apapun tubuh kalian,aku pasti akan melawan kalian.
*//*//*//*//*/Flahsback /*//*//*//*//*//*
"Sean....?"aku tidak mau latihan beladiri, tubuhku akan sakit semua.
"Ayolah, honey....?"jangan banyak alasan.
"Kalau sampai kau menolak,aku akan berbuat sesuatu,aku jamin kau tidak akan bisa berjalan,ancam Sean dengan mengangkat kedua alisnya keatas.
"Sania mengerucutkan bibirnya karena kesal dipaksa oleh Sean untuk latihan beladiri dan menembak.
"Sania tahu kalau ancaman Sean bukanlah main-main,itu adalah sungguhan,tapi entah aku selalu mematuhinya.
"You are Really sweet,I like it a lot(kau sungguh manis,aku sangat menyukainya).
"Really,honey?(benarkah,sayang?).
"Yes, of course(iya,tentu saja).
__ADS_1
"Buat Sean untuk membuat Sania mau menuruti kata-katanya adalah dengan cara mengombalinnya.
"Sania tidak pernah marah walaupun ia sudah tahu,Sean sedang merayunya dengan kata-kata gombal.
"Asalkan Sean bahagia,itu tidak jadi masalah.
"Karena Sania tidak pernah mendapatkan cinta yang setulus ini.
"Aku akan membalas semua cinta yang kau curahkan padaku, dengan mematuhi semua keinginanmu,gumamku dalam hati.
"Capek..?"tanya Sean karena melihat Sania keletihan mengikuti latihan beladiri, pakaiannya basah karena keringat sehabis latihan.
"Bukan jawaban yang Sean dapat,tapi ciuman yang diberikan sania,sehingga orang-orang yang ada disana menggelengkan kepala melihat kelakukan kami berdua.
"No problem,honey?"for you I will obey, as long as you don't go away from me(tidak masalah, sayang?"untukmu aku akan mematuhinya,asalkan kau jangan pergi dariku).
"Ucapku dengan mengecup berulang-ulang bibir Sean.
"Begitu besar cintamu padaku sang pria asing."Tidak ada rasa takut dimatamu, tapi rasa cintamu yang terlihat.
"Gumam Sean dalam hati dengan membiarkan Sania mengecup bibirnya sampai ia puas.
"Manis...?"aku suka,sayang.
"Kita pulang,lanjutin dirumah, ucap Sean.
"no...?"i'm hungry(tidak mau, aku lapar).
"Rayu Sania dengan mengalungkan kedua tangannya dileher Sean.
"Okay,we eat(oke kita makan)."Ucap Sean.
"Okay,we go now(oke kita pergi sekarang).
__ADS_1
"Jawab Sania dengan mengandeng tangan Sean.
"Sean hanya geleng-geleng kepala melihat kelakukan sang istri yang baginya sangat menyenangkan.
*//*//*//*//*/Flahsoff /*//*//*//*//*//*
"Sania memasuki area latihan,lengkap dengan pakaian beladirinya.
"Semua mata tertuju kearah Sania,yang terlihat sehat-sehat saja.
"I just want to ask,who is the person who dares to attack me.(aku hanya ingin bertanya, siapa orang yang berani menyerangku).
"Tanya Sania dengan berdiri tegak,siap untuk membalas.
"I am the one, what you want."(aku orangnya, apa yang kau inginkan), tanya pria itu.
"Will you fight me again, which yesterday was not so interesting.(maukah kau melawanku, yang kemarin tidak begitu menarik).
"Ucap Sania dengan suara genitnya.
"You are crazy, I don't want to fight weak People.(kau sidah gila, aku tidak ingin melawan orang yang lemah),ucap pria itu meremehkan kemampuan Sania.
"Really,why don't we try it again?"if I lose, you can **** me. (benarkah,mengapa kita tidak mencobanya lagi?"jika aku kalah, kau boleh meniduriku),ucap Sania.
"Alright, I accept your challenge? (baiklah,aku tetima tantanganmu)."Ucap pria itu menyetujuinya.
"Semua tidak percaya dengan pendengaran mereka.
"Scot ingin menghentikannya Sania sudah langsung memberikan pukulan.
"Sania tahu pasti Scot akan menghentikannya,maka dari itu Sania langsung menyerang.
"Scot tidak bisa berbuat banyak,karena Sania sudah memulainya.
__ADS_1