PAHIT

PAHIT
BAB 78


__ADS_3

"Tok... tok... tok...


"Siapa lagi yang datang,sih?"ucap David kesal karena ia belum memakai setelah jasnya.


"David bergerak membuka,pintu.


"Romy lo dari mana?"tanya David.


"Gue dipanggil,Sania?"Dia memberikan setelah jas untuk kita berdua.


"Kita berdua bukan keluarganya,ucap David.


"Setidaknya Kau pakailah untuk menyenangkan hati Phoenix,karena ini warna pilihannya.


"Apakah kau mau melihat Phoenix menangis lagi,seperti kemarin malam,ucap Romy semoga David terpengaruh.


"Baiklah aku akan memakainya untuk Phoenix.


"Romy tersenyum lega,salah satu tugasnya telah berhasil dan tugas terakhirnya memaksa David Menikahi Phoenix.


"David mematung dikaca memperhatikan dirinya,dia menautkan kedua alisnya,gue pakai jas Seperti ini,kayak orang mau nikah, gumamnya dalam hati.


"Lo,ngapain?"bisa-bisa kaca tuh pecah gara-gara,lo."Ucap Romy saat melihat betapa gagah bossnya memakai jas tersebut.


"Setelah selesai mereka keluar dari kamar.


"Mereka berduka kaget, melihat Sania sudah berdiri didepan pintu kamar.


"Ah... Sania lo ngapain berdiri didepan pintu, Tanya David.


"Jemput kalian yang lama banget ngak keluar -keluar.


"Cepatlah... kalian masuk dalam iring-iringan pengantin.


"Iya.....Ayo jalan.

__ADS_1


"Uncle....sini disamping Phoenix.


"David menelan salivanya,saat melihat penampilan Phoenix yang seperti dewi dalam serial fantasi.


"Phoenix mengandeng lengan David,dengan manjanya.


"Iring-iringan pengantin memasuki Aula tempat akad nikah.


"Semua mata tertuju dengan iring-iringan penganti.


"David kaget melihat orangtuanya sudah duduk didepan penghulu bersama, pak Bram.


"Uncle David mau menikah disini,dengan siapa,batin Phoenix saat melihat kedatangan orangtua David.


Kenapa mama dan papa ada disini?


"Mengapa mereka duduk disana.


"Belum hilang rasa kagetnya,David Dan Phoenix diminta untuk duduk didepan penghulu,diikuti Romy dan juga Sania.


"David ingin bertanya,tetapi mama dan papa sudah melototkan mata kearahnya.


"Hari ini adalah empat pasangan pengantin yang akan saya nikahkan.


"Pertama Phoenix Alexsander Agresia binti Sania Putri Dirgantara Agresia,yang berwalikan Hakim dengan David Adam Sahid bin Dermawan Adam Sahid.


"Sedangkan yang kedua Kalista Putri binti Ahmad Aris dengan Agra Sadewo bin Hartono.


"Baiklah kita akan menikahkan pasangan yang pertama,ucap pak penghulu.


"David tidak percaya ucapan Sania tadi pagi ternyata tidak main-main.


"Romy menjadi saksi dari pihakku dan pak Bram saksi dari pihak Phoenix.


"Ya, Allah Kalau ini kehendakmu aku menerimanya.

__ADS_1


"Selamat, yah nak?"akhirnya mama punya menantu,tiga tahun lagi mama akan menimang cucu.


"Mama suka kejutan darimu dan papa juga.


"Hebat,keduanya mengangkat jempolnya.


"Phoenix tidak menyangka kalau Uncle David mampu meyakinkan ibu untuk menikahi Phoenix.


"Uncle David....Phoenix sayang Uncle David.


"Janji untuk tidak meninggalkan Phoenix seperti daddy meninggalkan,ibu.


"Tentu saja,uncle tidak akan meninggalkanmu,ucap David dengan mencium puncak kepala Phoenix.


"David baru memperhatikankan orang-orang disekelilingnya,setelah mendapatkan tepuk tangan dari rekan-rekan bisnisnya.


"Ssttt.....ini gila mereka juga ada disini.


"Bagaimana mereka bisa tahu aku ada disini?


"Selamat,yah?"hati-hati saat bela duren, kasihan karena masih kecil.


"Walaupun undangannya melalui WA, kami tetap akan datang.


"Kepala David rasanya mau pecah,Sania harus menjelaskan semuanya ini.


"Romy...


"Iya, ada apa?


"Apakah lo udah tahu rencana ini?


"Iya, tadi pagi.


"Kau jangan marah dulu,nanti Sania akan menjelaskannya padamu,tunggu saja.

__ADS_1


"Ucap Romy pergi berlalu meninggalkan David.


"Selesai foto keluarga dan sahabat, serta rekan-rekan bisnis David dan Phoenix dibawa kekamar yang telah disiapkan,yaitu kamar pengantin.


__ADS_2