
"Setelah diizinkan pulang David membawa Phoenix untuk tinggal bersamanya sampai Phoenix benar-benar sembuh.
"Setelah itu Phoenix boleh kembali lagi kepanti."Ucap David kepada Phoenix.
"Phoenix tidak mau berdebat dengan Uncle David,ia takut kalau Uncle David melupakan dan meninggalkannya.
"Entah sejak kapan aku menyukai uncle David.
"Ibu pernah mengatakan padaku,
"Jika suatu saat Phoenix bertemu dengan seorang pria,yang datang memberikan banyak kasih sayang pada Phoenix,tanpa melihat siapa Phoenix,pertahankan dia.
"Dan Jika Phoenix mampu menjaga kesetiaan yang ia berikan,maka Phoenix akan menjadi wanita yang paling bahagia.(Phoenix harus mengingat ini, janji).
*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*
"Pertemuan singkatku bersama Sean merubah duniaku yang kelam menjadi terang bercahaya.
"Cinta yang diberikan Sean padaku, membuatku menyerahkan segala-segalanya.
"Mata birunya membuatku tengelam kedalam pelukkan hangatnya,yang penuh dengan ketulusan, keikhlasan serta kejujuran.
"Kini duniaku kembali kelam,cintaku hilang bersama gundukkan tanah yang bertatahkan batu Nisan.
"Ku terima siksaan demi siksaan hanya untuk satu tujuan,membalaskan rasa kehilangan.
"Ku jilati darah dari orang-orang yang merampas kebahagianku.
"Ku habisin mereka hinggar tidak tersisa keturunannya.
"Aku berubah menjadi wanita yang sangat kejam, dingin serta tidak memiliki belas kasih.
"Aku tidak memiliki rasa takut akan dosa maupun neraka,yang terpenting Aku bisa membalaskan dendamku kepada mereka yang telah melenyapkan kebahagianku.
*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*
"Scot berhenti didepan dirumah mewah dan sangat besar.
"Scot membunyikan klakson mobil,beberapa pria bertubuh tegap berpakaian rapi membuka pagar mewah dan elegant.
__ADS_1
"Good night,mr.Scot.
"Good night.
"Saat membuka pintu Mobil,mereka semua kaget melihat kedatangan Sania,karena bagi tempat ini seorang wanita dilarang untuk datang kemari,kecuali bosan hidup.
"Sania memperhatikan keadaan sekitar.
"What is this place,Scot?"Sania bertanya kepada Scot tentang tempat ini.
"This is where your husband's Sean career began."If you feel afraid we go home.
"Scot memberitahukan kepada Sania bahwa tempati ini awal dimulainya karir, Sean.
"Dan jika Sania takut,Scot siap membawanya pulang.
"No,I will never back down,ucap Sania dengan rasa jengkel dan melangkah masuk kedalam rumah.
"Scot hanya tersenyum melihat sikap Sania yang bertingkah seperti anak kecil.
" Sania masuk kedalam rumah,ia sangat terkejut ternyata yang tinggal didalam rumah Ini semuanya adalah laki-laki.
"Sania kaget salah satu diantara mereka, menarik tubuhku dan langsung menendang perutku dengan sangat keras.
"Bukk....
"Aku tersungkur,serta meringis menahan rasa sakit diperutku.
"Belum sempat aku berdiri,sebuah tendangan menghantam punggungku,sehingga tubuhku membentur dinding.
"Bukk.....
"Brengsek kalian gumamku dalam hati.
"Aku kembali berdiri menetralkan pandanganku.
"Tetapi mereka tidak memberikan aku kesempatan untuk bernafas
"Aku menyilangkan kedua tangan untuk melindungi wajahku dari sebuah pukulan tangan yang tiba-tiba menyerangku lagi.
__ADS_1
"Aku pikir itu pukulan, ternyata itu adalah tendangan,yang membuat aku harus berteriak menahan rasa sakit dikedua tanganku.
"Ahkkk.....aku kembali meringis karena tanganku terasa kebas dan nyeri
"Belum rasa sakit dikedua tanganku hilang.
"Aku mendapatkan kembali sebuah tendangan yang mengenai tulang rusukku.
"Sehingga aku terlempar mengenai sudut-kursi.
"Ahkkk... Ahkkk...
"Air mataku keluar dari sudut mata dan mengalir kepipi.
"Aku memejamkan mata, untuk menikmati rasa sakit diseluruh tubuhku.
"Aku tidak mengerti mengapa mereka menyerangku,apakah mereka tidak menyukai wanita?.
"Prok. prrok... prrok... prrok...
"Do you like the remarks,Sania?"ucap Scot padaku.
"Rasanya aku ingin tertawa mendengar ucapan Scot.
"Oh...,sambutan..
"Of course I like it,Scot?"can you give it again?
"jawabku yang membuat Scot mendekat kearahku.
"Aku berusaha untuk bangkit walaupun seluruh tubuhku masih nyeri.
"Aku tidak akan menyerah apa lagi mati sia-sia."Demi Sean dan balas dendam aku akan menerima semua siksaan ini.
"Did your ability only reach here?"you guys are like sissy,ucapku mengejek Scot dan teman-temannya.
"Scot tiba-tiba melayangkan pukulnya kearahku,tetapi dengan cepat aku menghindar dan menangkis pukulannya.
"Karena tubuhku masih sakit,aku tidak bisa menghindar pukulan Scot yang bertubi-tubi menyerangku.
__ADS_1
"Darah keluar dari sudut bibirku yang pecah "Mataku kabur saat Scot mendekatiku,setelah itu aku tidak tahu apa yang terjadi.