Papa Muda

Papa Muda
44


__ADS_3

Nadila bangunnya pagi pagi banget.. Iya soalnya hyunjin udah bangun dari habis subuh tadi.


Gatau kenapa sekarang hyunjin bangunnya habis subuh. Kedengeran suara adzan kali ya.


Nadila habis gantiin popok hyunjin. Rencananya dia mau jemur hyunjin di depan rumah..


Ya yang jelas dia nggak bakalan ninggalin si kecil sendirian.. Ntar kalau diculik lagi bisa ribet lagi urusannya.


Taeil aja masih tidur. Ya mungkin karena hari ini dia libur. Atau nggak meliburkan diri, karena kecapekan.


Ya soalnya kemarin dia melakukan serangan gerilya ke nadila... Sukurin deh capek sendiri. Untung aja hyunjin nggak bangun di tengah tengah kesibukan mereka bermain ranjang. Kalau bangun kan ya bisa ribet.


"Hyunjin berjemur dulu yuk,, biar anaknya bunda ini sehat.." nadila keluar kamar sebentar buat nyiapin kereta bayi di luar.


Tangannya hyunjin gerak terus dari tadi.


Plak!


Dan nggak sengaja kena mukanya taeil,


Dan akhirnya taeil bangun..


Dia lihat ke samping.. Ternyata ada hyunjin.


"Hyunjin nih.. Ayah lagi tidur di gampar." malah nyalahin hyunjin.


Hyunjin ikut ikutan miring, tapi masih belum bisa..


"Bunda mana hmm??" taeil benerin posisinya hyunjin biar enak. Dan sekarang tangannya taeil yang dibuat mainan.


Bayi mah bebas.


"Mas taeil kok udah bangun?" nadila datang.


"Dibangunin sama hyunjin nih.."


"Mas nggak ke kantor hari ini?" tanya nadila.


"Biar jisoo aja deh yang ke kantor. "


"Kenapa gitu?"


"Mas capek banget dil... Gara gara semalem."


"Ya salah sendiri.. Udah tahu capek abis ngurusin hyunjin, malah ngajakin begituan. Karma mu itu." - nadila


"Alah.. Tapi kemarin juga kamu akhirnya mau kan. Malah kamu yang minta terus.." taeil godain nadila


"Mas!"


Taeil cuma cengengesan..


"Mandi sana! Nggak lengket apa itu badan gara gara empat hari nggak mandi?" nadila udah gendong hyunjin.


"Iya ya.. Ditambah kemarin aku ngeluarinnya nggak di dalem.. Tambah lengket."


"MAS TAEIL!" nadila pengen ngegaplok taeil. Tapi untung ada hyunjin.. Akhirnya nggak jadi


Taeil cengengesan aja bisanya.. Konyol asli.


"Kamu mau bawa hyunjin kemana?" tanya taeil


"Berjemur mas..."


"Nggak usah deh dil, nanti ilang lagi gimana??" - taeil


"Ya kan kali ini aku nggak kemana mana.. Lagian kata mama nih ya.. Bayi itu harus sering sering di jemur. Biar sehat, terus nggak gampang sakit." - nadila


"Yaudah deh, aku mandi dulu." taeil beranjak dari tempat tidur.. Mau ke kamar mandi.


"Yaudah mandi sana. Habis ini anterin aku ke pasar."

__ADS_1


"Iya nyonya taeil hutomo..."


Dan akhirnya taeil mandi setelah berhari hari nggak kena air. Mana itu nggak pake apa apa lagi jalan ke arah kamar mandi.


Gatau malu emang.


Skip ><


Dan sekarang taeil sama nadila sama hyunjin lagi nggak ada di rumah..


Kemana mereka??


Lagi jalan jalan muter komplek.


Nadila yang ngajakin, mumpung taeil lagi ada di rumah.. Issya juga masih di rumah mama seohyun. Jadi mereka bertiga menghabiskan waktu dipagi hari yang cerah ini..


Kapan lagi coba quality time bertiga? Taeil kan sibuk terus.


"Kayaknya hyunjin seneng deh diajak jalan jalan.." - taeil.


"Iya. Tapi aku nya nggak seneng!" daritadi nadila cemberut terus.


"Kenapa sih? Cemberut terus??" - taeil


"Aku tuh kesel deh mas sama bocah bocah yang tinggal di sini! Apalagi yang cewek cewek tuh.. Ibu ibu juga!" - nadila


"Kenapa kok kesel? Ada yang salah emang?"


"Ya masa setiap kita lewat. Mereka lihatin kamuuu terus. Mana pake senyum senyum lagi! Nggak nyadar apa kalau aku itu istri kamu!" - nadila cemburu ternyata..


Taeil yang tahu langsung ketawa.


"Cemburu nih ceritanya??"


"Yaiyalah.. Istri mana sih yang nggak cemburu lihat suaminya digodain cewek cewek rempong gitu?!" - nadila


"Ehh ada om taeil!!"


Belum juga keselnya nadila ilang.. Ada lagi yang dateng.


Taeil tuh emang dikenal sebagai duda paling ganteng dan paling ramah di komplek ini... Makanya banyak yang ngefans sama dia.. Mulai dari anak anak bahkan ibu ibu. Janda juga ada.


Makanya mereka pada nangis bombay denger taeil nikah sama nadila. Padahal udah banyak ibu ibu komplek ini yang berusaha ngejodohin anaknya sama taeil.. Tapi sama taeil di tolak.. Yang pastinya di tolak dengan halus.


"Iya nancy..." taeil malah membalas sapaannya.


Nadila kan panas.


"Tumben om taeil keluar rumah.. Nggak kerja ya om?"


"Ya kalau orangnya disini berarti nggak kerja dong dek.." nadila yang ngomong


"Hehe.. Oh iya tante ini istrinya om ganteng yaa??"


Ini lagi satu! Manggilnya om ganteng segala.


"Iya.. Kenapa?"


"Gapapa... Kalian serasi kok hehe."


"Makasih taeha." taeil senyum ke dua cewek genit itu.


"Mas taeil... Awas aja ya nanti di rumah."


"Anaknya om taeil sama tante nadila ganteng deh." - nancy


"Iya.. Kan ayahnya juga ganteng hehe."


Nadila makin panas ini..


"Coba aja kalau nikahnya sama taeha.. Pasti anaknya lebih ganteng atau cantik lagi om.."

__ADS_1


"Ekhem! Jadi menurut kamu tante ini nggak cantik ya??" - nadila


"Eh? Cantik kok tan, cantik banget malah hehe."


"Om ganteng mau kemana sih??"


"Om lagi ngajakin anak sama istri om jalan jalan.." - taeil masih dijawab aja.


Makin bersungut loh ini si nadila.


"Ihh sama,,, kita juga mau jalan jalan.." - taeha


"Gimana kalau kita jalan ba-"


"Maaf ya adek adek,, ngomongnya dilanjutin kapan kapan aja.. Udah siang.. Adek kecil waktunya pulang ke rumah.." - nadila sudah tidak tahan dengan semua ini.


"Ohh gitu ya tante? Yaudah om ganteng.. Kapan kapan kita jalan pagi bareng yaaa,, taeha sama nancy pamit dulu.." bocah berdua yang namanya nancy sama taeha itu pergi, mana dadah dadah ke taeil lagi.


Taeil ngebalesnya dengan senyuman manis. Kan buat mereka histeris...


"Udah yuk pulang.." - tanpa merasa bersalah. Taeil ngajakin nadila pulang.


"Pulang aja sana sama bocah ingusan tadi!" nadila ninggalin taeil.


"Yahh sayang kok marah sih?" taeil nyusulin istri sama anaknya.


"Bodo! Gausah ngomong sama aku. Senyumin aja sana cewek cewek tadi.."


Taeil ketawa kecil.


"Istri aku ternyata cemburuan.."


"Semua istri begitu! Nggak cuma aku doang." - nadila


Nyesel dia ngajakin taeil keluar rumah.


"Lagian apa salahnya sih Membalas sapaan tetangga? Kan nggak dosa."


"Iya mas nggak dosa, tapi mereka mereka yang dosa, soalnya udah genitin suaminya orang!"


"Iya iya.. Mas minta maaf, kan aku udah terbiasa gitu dil sama tetangga."


"Iya. Tapi nggak usah mau juga diajak basa basi.. Nanti kalau terus terusan mas digogain. Mas jadi baper sendiri, terus mas kepincut, abis itu mas ninggalin aku sama hyunjin sama issya. Terus habis itu-"


CUP!


Tak disangka taeil ngecup bibirnya nadila singkat... Mana itu dilihatin ibu ibu yang belanja di tukang sayur lagi.


"Mas taeil! Berani banget sih?? Aku malu mas dilihatin sama ibu ibu yang lagi belanja.."


"Biarin aja. Toh ibu ibunya juga nggak apa apa.. Abisnya kamu bawel sih.. Ngomel mulu kerjaannya."


"Ya gimana nggak ngomel. Orang kamu aja seneng digenitin bocah bocah tadi!" nadila udah masuk ke halaman rumah, taeil juga.


"Dil.. Maafin mas dong, mas janji nggak bakalan gitu lagi.."


"Bodo! Nggak dimaafin."


"Dila mah gitu deh sama mas.."


"Biarin aja!"


"Nadila sayang... Maafin suamimu yang ganteng ini ya."


"Mas taeil!"


"Selamat pagi.."


Nadila sama taeil menoleh ke belakang.


Dan betapa terkejutnya mereka..

__ADS_1


"Minhyun?"


TBC


__ADS_2