Pengorbanan Raisha

Pengorbanan Raisha
Rancana Hendri


__ADS_3

Hendri memilih tidur di ruang kerjanya, dia tidak mau melihat Raisha. Menghindar adalah cara terbaik untuk membunuh perasaannya. Entah mengapa setiap melihat wajah istrinya dia begitu kasihan. Memang selama menikah dengan Hendri tak seharipun Raisha bisa tenang, ada saja masalah dan selalu saja Raisha yang disalahkan. Tapi itu semua belum cukup membuat Hendri bahagia.


Rasanya terlalu berlebihan Hendri menaruh dendam kepada Haris dengan melimpahkan kekesalan kepada Raisha. Sebenarnya lebih kepada rasa sakit hati yang dikhianati oleh orang-orang yang dicintainya. Dia pernah sangat mencintai tapi diperlakukan secara tak adil. Dua orang wanita telah melukai hatinya dan masi membekas sampai sekarang. Sehingga dia tidak bisa percaya lagi kepada wanita. Dia menganggap mereka sama saja seperti istrinya sekarang yang berbuat curang dibelakangnya. Walau anggapannya salah Hendri tak pernah mau cari tau kebenaran yang terjadi dan dia tak mau mendengar pembelaan dari istrinya. Yang dia yakini sekarang adalah wanita hanya akan membuat dia lemah. Maka dia tidak boleh memberi peluang kepada Raisha untuk menyakitinya seperti yang dilakukan ibu dan juga Yulis pacar pertamanya.


Ibu yang meninggalkannya telah mengores luka yang dalam dihati Hendri ditambah lagi dengan penghianatan Yulis sudah cukup membuat Hendri untuk tidak percaya lagi kepada wanita. Semenjak kejadian itu dia menjauhkan diri dari para wanita, dia bekerja mati-matian untuk mendapatkan uang. Dia sudah bertekat untuk membeli para wanita lalu menghinanya agar mereka tau berapa harga diri mereka. Itu lah yang dilakukannya sekarang menikahi Raisha, anak pria yang menghinanya dimasa lalu. Dan sekarang dia ingin membuat hidup Raisha menderita karena telah berani mempermainkannya dengan bersekongkol dengan Haris untuk mendapatkan hartanya.


Hendri beranggapan kalau Haris sengaja menikahkan anaknya dengan Hendri untuk memperoleh keuntungan. Dan yang lebih buruknya Raisha setuju dijadikan umpan dalam permainannya. Sehingga dimata Hendri Raisha tak lebih dari seorang wanita m*r*h*n. Menjual diri kepada laki-laki untuk memperoleh kehidupan yang nyaman.


Hendri akan membuat hidup Raisha menderita, "Dia harus berada dalam kendaliku, dan kau akan menyesal telah bermain-main dengan seorang Hendri Gunawan."

__ADS_1


***


Pagi itu Raisha sengaja bangun lebih awal, dia hendak ke kampus untuk menyelesaikan semua urusannya. Dia sudah memasak dan membereskan rumah. Hendri hendak pergi ke kantor tanpa lebih dulu sarapan. Raisha yang melihat Hendri yang terus berjalan ke garasi berusaha mencegahnya dengan melempar pertanyaan sederhana.


"Mas kamu gak sarapan dulu?"


Raisha hanya terdiam ditempatnya, dadanya begitu sesak. Tak pernah sekalipun Hendri berbicara baik-baik denganya.


"Rumah tangga macam apa ini. Dua orang yang saling membenci tinggal bersama bahkan tidak bisa menyapa dengan baik satu sama lain."

__ADS_1


Raisha memilih untuk melupakan semua hal yang menyakitinya pagi ini. Dia harus ke kampus dan menemui ketiga sahabatnya. Mereka sudah banyak membantu menyiapkan keperluan sidangnya.


Raisha memesan taxi diaplikasi online dan dia baru ingat kalau dia belum bilang kalau mau ke kampus kepada Hendri.


"Mas Hendri pasti marah lagi kalau aku gak bilang ke dia mau ke kampus, bagaimana kalau nanti aku bertemu kak Ronal. Bisa-bisa aku kena masalah lagi. Lebih baik aku segera menghubungi mas Hendri untuk minta izin, tapi lebih baik aku WA saja takutnya mengganggu, mungkin dia sedang rapat."


"Mas, aku ke kampus dulu ya mau urus persiapan sidang hari senin ini. Abis dari kampus aku langsung pulang kerumah."


***

__ADS_1


__ADS_2