Putri Yang Tersakiti

Putri Yang Tersakiti
Kabar bahagia Putri dan Sonya


__ADS_3

Lutfi pun memberitahukan keluarga nya, Tentu sangat bahagia. tidak dengan Arjuna. dia sangat kesal mendengar berita tersebut.


" Ngapain ikut hamil segala.. munafik, katanya nggak cinta, tapi hamil juga.. " Kesalnya, yang di dengar istrinya. Saat Sonya sedang terima telpon dari mamanya. Ia tak peduli dengan kejengkelan suaminya.


" Oh. aku juga ikut senang ma. mendengar kabar ini, moga Putri bahagia ya ma.. " Sonya senang. karena adik kecilnya tersebut juga sedang hamil.


Saat menerima panggilan telpon dari mamanya, Sonya ingin ke kamar kecil, tapi saat ia mau masuk hilang lagi. ia keluar, namun kembali terasa. pas ia jongkok. ia dengar bunyi sesuatu pecah. dan keluar lah air, tapi perutnya terasa melilit ingin buang air besar. Ia bingung apa ini.


Mamanya yang masih aktif mendengar keresahan anaknya,. " Sayang.. kamu kenapa nak..? " Tanya Vanessa di sebrang.


" Nggak tau ma. rasanya perutku mules pengen buang air, tapi tak mau juga. tadi pas jongkok aku dengar suara meletus gitu ma. sekarang aku di kamar mandi, karena banyak sekali pipisnya.. "


Vanessa yang mendengar keterangan anaknya jadi khawatir. " Nak. mana suami mu. kamu sekarang ke dokter ya. itu bukan pipis nak. tapi ketuban. kamu mau melahirkan..! " Pekik Vanessa di sebrang.


Sonya yang mendengarkan jadi kalut. ia berteriak. hingga Arjuna datang menghampiri istrinya yang terduduk di kloset.

__ADS_1


" Kamu kenapa.? " Tanya Arjuna khawatir.. Dan mengangkatnya ke kasur.


" Aku kayaknya mau lahiran. Ar.. bawa aku ke rumah sakit." Bentak Sonya yang sedang mengerang menahan sakit.


Arjuna pun mengangkat istrinya ke mobil menuju rumah sakit. ia cukup panik. karena ini pengalaman pertama mereka.


Awalnya Arjuna menolak mendampingi Sonya lahiran. namun Sonya memaksa. Dengan jantung yang tak karuan, ia melihat Sonya yang melahirkan anaknya mengejan. bahkan rambutnya acak-acakan di tarik Sonya saat ia kembali mengejan.


Arjuna menitikkan air matanya, saat terdengar suara tangis bayi perempuan. Ia bahagia karena sudah menjadi papa muda.


Setelah bayinya di bersihkan perawat. Arjuna menerima anaknya untuk di azan kan. ada rasa hari saat memandang bayi kecil itu. Kemudian ia meletakkan bayinya dekat Sonya untuk ASI pertama.


Bayinya mencari ****** sumber makanannya


mulutnya ayang kecil, mencoba menghisap nya. Sonya merasakan bahagia. karena sekarang I sudah jadi ibu.

__ADS_1


Arjuna duduk menghadap. ia membelai bayinya lembut. Sekarang aku sudah jadi papa. maaf jika sikap ku selama ini tidak baik. Aku.. tidak tahu.. apa jadinya jika anak kita tidak bisa di selamatkan. terimakasih kamu telah berjuang.. " Ucap Arjuna lembut. Sonya terharu mendengar ucapan suaminya.


Ia akan membuka hatinya, jika benar suaminya mau berubah demi anaknya.


"Maaf.! tadi aku menyiksa mu.. " Sonya menatap suaminya yang sedang tersenyum melihat anaknya sedang Menyapih.


Ada suara deringan dari HP nya Sonya. itu dari mamanya. Arjuna memberikan HP istrinya yang ada dalam tas.


" Assalamu'alaikum ma."


" Waalaikumsalam. nak. gimana ke adaan mu..? " Tanya Vanessa panik.


" Aku sudah lahiran ma. perempuan.." Jawab Sonya bahagia.


" Alhamdulillah. kamu akhirnya lahiran dengan selamat. tadi mama benar-benar panik di sini. oh ya.. Mama dan papa akan ke sana hari ini. mungkin kami sore sampainya."

__ADS_1


" Baik ma.. titip salam untuk semua." Sonya menutup telpon nya. karena bayi nya menangis. Sister mendekatinya. ternyata Bayinya pipis.


Saat suster menggantikan popok bayinya. Arjuna mengambil gambar anaknya. karena kelihatan lucu dengan tangan kaki yang mungil. ia mengirim ke SW nya.


__ADS_2